Kejagung Usut Transkrip Pembicaraan Basrief-Mega
Quote:
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung), Tony Spontana, membantah isi transkip yang disebut-sebut sebagai pembicaraan Jaksa Agung Basrief Arief dan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri tentang dugaan korupsi bus Transjakarta.
Menurut dia, Basrief tak pernah membicarakan kasus dugaan korupsi bus Transjakarta dengan presiden kelima itu. "Itu adalah fitnah yang sangat keji," kata Kapuspenkum Kejagung Tony Spontana di kantornya, Rabu, 18 Juni 2014.
Selanjutnya, Tony menjelaskan, Kejagung akan mempelajari transkip percakapan tersebut. Menurut dia, lembaganya tak sekali ini mendapat fitnah menjelang pemilihan presiden.
Dia juga mewaspadai kemunculan fitnah lain dalam waktu dekat. Menurut dia, fitnah baru bisa terjadi karena persaingan politik semakin panas. "Bisa saja hal serupa terjadi terus menjelang pemilihan presiden ini," ujarnya.
Salah satu fitnah yang pernah menerpa Kejagung, kata Tony, adalah surat permintaan penangguhan penetapan tersangka yang mengatasnamakan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Dia memastikan surat itu palsu. Kejagung, ujarnya, juga telah melaporkan kasus dokumen palsu itu ke Markas Besar Kepolisian.
SUMBER