Quote:
Merdeka.com - Pelaksana Tugas (Plt)
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja
Purnama (Ahok) bertemu dengan tim
pemenangan Prabowo-Hatta DKI Jakarta
yaitu Abraham Lunggana (PPP),
Triwisaksana (PKS) dan Muhammad Taufik
(Gerindra). Dalam pertemuan tersebut,
Ahok memberikan nasihat kepada tim
tersebut untuk tidak melakukan kampanye
hitam.
"Mereka kan menganggap saya penasihat tim
sukses. Jadi harus ada masukan nasihat dong,"
ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu
(4/6).
Ahok menyarankan kepada tim pemenangan
tersebut untuk tidak memberikan uang dalam
mendulang suara Prabowo-Hatta. Lantaran, para
anggota tim pemenangan tersebut sudah jor-
joran bagi-bagi uang dalam pemilihan legislatif
lalu. Bahkan, Ahok ragu para anggota tersebut
mengeluarkan uang untuk memenangkan
Prabowo-Hatta.
Selain itu, Ahok meminta tim pemenangan
Prabowo-Hatta untuk tidak jumawa karena
gemuknya koalisi merah putih yang diisi enam
partai-partai besar. Menurut Ahok, lebih efektif
berbicara di media ketimbang membuat
kampanye hitam.
"Makanya debat publik, supaya bisa menang.
Kan ada masyarakat yang masih ngambang
(swing voter). Di situ pertontonkan dong
program kamu yang lebih unggul," kata dia.
Selain itu, Ahok meminta untuk tidak
menggunakan kampanye SARA. Hal tersebut
akan menguntungkan lawan politik karena
masyarakat akan bersimpati dengan lawan
politiknya.
"Jangan kampanye soal Jokowi keturunan China
kristen, karena keluarga Prabowo juga kristen.
Masa kalian lupa waktu pilgub kemarin. Kalau
Nachrowi Ramli tidak bilang 'haiya', mungkin
Fauzi Bowo yang akan menang. Kalau yang
seperti itu malah bisa berkebalikan. Jadi harus
pikirkan cara kampanye yang baik, apalagi ini
kan Jakarta," pungkas dia.
http://m.merdeka.com/politik/ahok-ke-haji-lulung-jangan-kampanye-soal-jokowi-keturunan-china.html
haiyaaaa...owe olang dengelin itu ahok ngomong
