- Beranda
- Berita dan Politik
Uang Korupsi Anas untuk Metro TV, TVOne, RCTI, Jawa Pos dan Rakyat Merdeka
...
TS
ainaliza
Uang Korupsi Anas untuk Metro TV, TVOne, RCTI, Jawa Pos dan Rakyat Merdeka
Biaya Iklan Pencalonan Ketum Demokrat Habiskan Rp 20 Miliar
Uang Korupsi Anas untuk Metro TV, TVOne, RCTI, Jawa Pos dan Rakyat Merdeka

SICOM Anas Urbaningrum kembali membuat kejutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Jumat (30/5/2014).
Dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum, disebutkan uang dari hasil korupsi Anas mengalir ke kepada media massa nasional.
Anas disebut menerima setoran sebesar lebih dari Rp 84,5 miliar dari Muhammad Nazaruddin. Dari uang itu, Anas kemudian membayar biaya publikasi sejumlah media massa nasional terkait pencalonan sebagai Ketua Umum PD pada 2010 di Bandung, Jawa Barat.
Disebutkan sejumlah media massa yang kecipratan uang mulai stasiun televisi swasta nasional hingga media cetak.
“Terdakwa membayar biaya siaran live (langsung) Metro TV sebesar Rp 2 miliar, biaya siaran di TV One dan RCTI sebesar Rp 4,5 miliar,” demikian dibacakan Jaksa Trimulyono Hendradi.
Tak hanya itu, lanjut Jaksa Tri, Anas juga menghabiskan Rp 13 miliar untuk membuat iklan politik. Dari jumlah itu, dia membayar ongkos pembuatan iklan politik dengan judul ‘ANAS untuk Demokrat 1′ sebesar Rp 3,2 miliar kepada M. Ichsan Loulembah dari PT Impact Indonesia.
Tidak berhenti di situ saja, Anas juga merogoh kocek Rp 8,5 miliar diperuntukkan bagi grup media Jawa Pos dan surat kabar Rakyat Merdeka. Ongkos itu dibayar sebagai biaya komunikasi media.
Perhitungan jaksa, Anas telah menghabiskan biaya iklan Rp 20 miliar agar terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat 2010.
sumbber : http://www.siagaindonesia.com/2014/0...rakyat-merdeka
Uang Korupsi Anas untuk Metro TV, TVOne, RCTI, Jawa Pos dan Rakyat Merdeka

SICOM Anas Urbaningrum kembali membuat kejutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Jumat (30/5/2014).
Dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum, disebutkan uang dari hasil korupsi Anas mengalir ke kepada media massa nasional.
Anas disebut menerima setoran sebesar lebih dari Rp 84,5 miliar dari Muhammad Nazaruddin. Dari uang itu, Anas kemudian membayar biaya publikasi sejumlah media massa nasional terkait pencalonan sebagai Ketua Umum PD pada 2010 di Bandung, Jawa Barat.
Disebutkan sejumlah media massa yang kecipratan uang mulai stasiun televisi swasta nasional hingga media cetak.
“Terdakwa membayar biaya siaran live (langsung) Metro TV sebesar Rp 2 miliar, biaya siaran di TV One dan RCTI sebesar Rp 4,5 miliar,” demikian dibacakan Jaksa Trimulyono Hendradi.
Tak hanya itu, lanjut Jaksa Tri, Anas juga menghabiskan Rp 13 miliar untuk membuat iklan politik. Dari jumlah itu, dia membayar ongkos pembuatan iklan politik dengan judul ‘ANAS untuk Demokrat 1′ sebesar Rp 3,2 miliar kepada M. Ichsan Loulembah dari PT Impact Indonesia.
Tidak berhenti di situ saja, Anas juga merogoh kocek Rp 8,5 miliar diperuntukkan bagi grup media Jawa Pos dan surat kabar Rakyat Merdeka. Ongkos itu dibayar sebagai biaya komunikasi media.
Perhitungan jaksa, Anas telah menghabiskan biaya iklan Rp 20 miliar agar terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat 2010.
sumbber : http://www.siagaindonesia.com/2014/0...rakyat-merdeka
0
1.6K
18
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
691.7KThread•56.9KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya