TS
jenag.gulo
(Hot)korut tembak kapal korsel
Seoul - Ketegangan yang terjadi antara dua
negara tetangga, Korea Selatan dan Korea Utara
semakin meningkat. Kini, kedua negara di
Semenanjung Korea tersebut saling tuding soal
tembakan Korut terhadap kapal perang Korsel.
Menurut Kementerian Pertahanan Korsel, Korut
melepas dua kali tembakan ke arah kapal
perang milik Angkatan Laut Korsel yang tengah
berpatroli di Laut Kuning, atau tepatnya di
wilayah perbatasan laut yang menjadi sengketa
kedua negara. Insiden ini terjadi pada Kamis
(22/5) kemarin.
Untungnya, tembakan tersebut meleset dan
jatuh di area berjarak 150 meter dari kapal
Korsel. Tembakan tersebut kemudian dibalas
lima kali tembakan oleh kapal Korsel, yang jatuh
di perairan dekat kapal perang Korut. Demikian
seperti dilansir AFP , Jumat (23/5/2014).
Pagi ini, Korut menyampaikan bantahan soal
tudingan Korsel tersebut. Otoritas Korut bahkan
balik menuding Korsel yang melanggar wilayah
perairan mereka.
"Fakta yang sebenarnya adalah kapal angkatan
laut negara boneka, yang memasuki wilayah
perairan kami sangat jauh, dengan dalih
mengendalikan kapal-kapal nelayan China,
mereka menembak dengan sembrono dan
berbohong bahwa kami yang melepas tembakan
terlebih dahulu," demikian bunyi pernyataan
Komando Militer Barat Terdepan Korut.
"Seluruh tentara di bawah Komando Militer
Barat Terdepan Korut telah bersiap dengan
baik, untuk menghancurkan dengan kejam
setiap tindakan provokatif yang dilakukan
gangster militer negara boneka dalam nama
seluruh rakyatnya," imbuh pernyataan tersebut.
Tidak hanya itu, Korut bahkan bersumpah untuk
menjadikan wilayah perbatasan laut menjadi
'makam' bagi militer Korsel.
Merasa tidak terima dengan tudingan tersebut,
otoritas Korsel kembali menyampaikan
tanggapannya. Juru bicara Kementerian
Pertahanan Korsel, Kim Min Seok menyebut
klaim Korut tersebut adalah kebohongan besar.
"Klaim Korut yang terlalu mengada-ada tersebut
bukan apa-apa, melainkan kebohongan besar ...
dan akan menjadi bahan ejekan bagi komunitas
internasional," sebut Kim.
Atas insiden ini, Presiden Park Geun Hye
menyampaikan penyesalannya yang mendalam
karena Korut terus melontarkan provokasi.
Terutama di saat Korsel masih berduka atas
insiden kapal feri Sewol yang menewaskan
nyaris 300 orang, yang sebagian besar
merupakan pelajar.
m.detik.com/news/read/2014/05/23/164111/2591042/1148/korut-dan-korsel-saling-tuding-soal-tembakan-di-perbatasan-laut
nunggu episode berikutnya
negara tetangga, Korea Selatan dan Korea Utara
semakin meningkat. Kini, kedua negara di
Semenanjung Korea tersebut saling tuding soal
tembakan Korut terhadap kapal perang Korsel.
Menurut Kementerian Pertahanan Korsel, Korut
melepas dua kali tembakan ke arah kapal
perang milik Angkatan Laut Korsel yang tengah
berpatroli di Laut Kuning, atau tepatnya di
wilayah perbatasan laut yang menjadi sengketa
kedua negara. Insiden ini terjadi pada Kamis
(22/5) kemarin.
Untungnya, tembakan tersebut meleset dan
jatuh di area berjarak 150 meter dari kapal
Korsel. Tembakan tersebut kemudian dibalas
lima kali tembakan oleh kapal Korsel, yang jatuh
di perairan dekat kapal perang Korut. Demikian
seperti dilansir AFP , Jumat (23/5/2014).
Pagi ini, Korut menyampaikan bantahan soal
tudingan Korsel tersebut. Otoritas Korut bahkan
balik menuding Korsel yang melanggar wilayah
perairan mereka.
"Fakta yang sebenarnya adalah kapal angkatan
laut negara boneka, yang memasuki wilayah
perairan kami sangat jauh, dengan dalih
mengendalikan kapal-kapal nelayan China,
mereka menembak dengan sembrono dan
berbohong bahwa kami yang melepas tembakan
terlebih dahulu," demikian bunyi pernyataan
Komando Militer Barat Terdepan Korut.
"Seluruh tentara di bawah Komando Militer
Barat Terdepan Korut telah bersiap dengan
baik, untuk menghancurkan dengan kejam
setiap tindakan provokatif yang dilakukan
gangster militer negara boneka dalam nama
seluruh rakyatnya," imbuh pernyataan tersebut.
Tidak hanya itu, Korut bahkan bersumpah untuk
menjadikan wilayah perbatasan laut menjadi
'makam' bagi militer Korsel.
Merasa tidak terima dengan tudingan tersebut,
otoritas Korsel kembali menyampaikan
tanggapannya. Juru bicara Kementerian
Pertahanan Korsel, Kim Min Seok menyebut
klaim Korut tersebut adalah kebohongan besar.
"Klaim Korut yang terlalu mengada-ada tersebut
bukan apa-apa, melainkan kebohongan besar ...
dan akan menjadi bahan ejekan bagi komunitas
internasional," sebut Kim.
Atas insiden ini, Presiden Park Geun Hye
menyampaikan penyesalannya yang mendalam
karena Korut terus melontarkan provokasi.
Terutama di saat Korsel masih berduka atas
insiden kapal feri Sewol yang menewaskan
nyaris 300 orang, yang sebagian besar
merupakan pelajar.
m.detik.com/news/read/2014/05/23/164111/2591042/1148/korut-dan-korsel-saling-tuding-soal-tembakan-di-perbatasan-laut
nunggu episode berikutnya
Diubah oleh jenag.gulo 23-05-2014 17:13
0
2.5K
15
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Militer
20.4KThread•10.6KAnggota
Urutkan
Terlama
Thread Digembok