Ahok: PHL di Dinas Kebersihan Catut Nama Loper Koran dan Pemulung
Quote:
Pegawai Harian Lepas (PHL) yang ada di Dinas Kebersihan DKI sempat membuat Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama berang. Dia kaget ketika disodorkan data PHL berjumlah 10.721 orang yang dianggapnya banyak data siluman.
Sepekan berlalu, Ahok mengaku sudah mulai dapat data awal tentang nama-nama tersebut yang ternyata diisi oleh orang yang tidak sepatutnya, antara lain loper koran dan pemulung.
“Saya sinyalir di (PHL) Dinas Kebersihan ada loper koran. Kita lagi mau selidiki. Pemulung juga ada sebagian, makanya kita mesti cek ini,” kata Ahok kepada pewarta di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (16/5/2014).
Dia berujar dari temuan sementara ini, dia mendapat info bahwa nama-nama pemulung dan loper koran dicatut atas ulah sebagian oknum. Lalu dari biaya gaji yang seharusnya diberikan pemprov untuk pegawai, nama-nama siluman itu mendapat persenan.
“Mereka didaftarin, namanya dimasukin. Jadi enggak usah kerja, tapi namanya ditumpangi. Ya kamu mau dong, kamu enggak usah kerja, saya cuma numpang nama kamu, kamu dapat seperempat atau dikasih 10% juga pasti mau kan,” katanya.
Ahok berujar dia sudah memerintahkan stafnya untuk menyelidiki permainan oleh oknum tersebut. Tapi dia menyatakan tidak akan melibatkan inspektorat lagi.
“Kalau ketemu yang gini, sudah deh, saya bisa penjarakan kalian. Tapi mau suruh siapa ngeceknya, inspektorat? Kalau kita laporin ke inspektorat, kadang–kadang mereka justru dapat duitnya dari oknum sini. Kayak gini ada temuan nih, enggak pernah lapor balik ke saya apa sanksi yang diberikan,” bebernya.
Sebelumnya, pada 8 Mei lalu, Ahok mengamuk kepada Kepala Dinas Kebersihan Saptastri Ediningtyas karena sejumlah data PHL dinilai dibuat asal-asalan. Ahok meminta Dinas Kebersihan untuk memperbaiki data tersebut paling lambat selama dua pekan yakni tanggal 22 Mei mendatang. [Detikcom]
SUMUR
Komeng :
Mknya semakin byk HATERS JKW-AHOK di BP....