Teman - teman, santai dulu sejenak yah, dengan membaca makna lagu dari Ilir - ilir, agan udah pada tahu kan? Lagu yang di ciptakan oleh Kanjeng Sunan Kalijaga, tapi ada juga yang mengatakan lagu ini karya sunan Ampel, yang digunakan untuk menyebarkan dakwah agama islam di Jawa ini ?
Saya akan mengajak agan semua memasuki dunia Lir Ilir
Bagi yang berkenan atau Silakan, kalau tidak, ya tidak apa apa, because i'm just share
Spoiler for Bisakah?:
Bisakah luka yang dalam ini nanti akan sembuh ? Apa kita mengerti persis apa yang kita cari ? Cakrawala yang manakah yang menjadi tujuan dari langkah kita ? Pernahkah kita bertanya bagaimana langkah yang benar ? masih tersediakah ruang didalam kerendahan hati kita untuk mencari apapun saja yang kita perlukan, meskipun menyakitkan sendiri, agar supaya sakit kita ini benar - benar sembuh total, sekurang - kurangnya dengan perasaan santai dan perasaan sportif pada diri kita sendiri, bahwa yang bersalah bukan hanya mereka atau ia, tapi juga diri kita .
Quote:
1.Lir-ilir, Lir-ilir (Bangunlah, bangunlah)
2.Tandure wo sumilir (Tanaman sudah bersemi)
3.Tak ijo royo-royo (Demikian menghijau)
4.Tak sengguh temanten anyar (Bagaikan pengantin baru)
Kanjeng sunan seolah olah baru saja bertutur kepada kita, tentang kita, tentang segala sesuatu yang kita mengalaminya sendiri, namun tidak kunjung sanggup kita mengerti, sejak 5 abad silam ia telah lantunkan dan tidak ada jaminan bahwa sekarang kita sudah faham, padahal kata kata beliau itu mengeja kehidupan ini sendiri . alfa, beta, alif, ba, ta kebingungan sejarah kita dari hari ke hari . Sejarah tentang sebuah negeri yang puncak kerusakannya terletak pada ketidaksanggupan para penghuninya untuk mengakui betapa kerusakannya sudah sedemikian . Siuman dari pingsanmu, menggeliatlah dari matimu, bangunlah dari tidur panjangmu, sungguh negeri ini adalah penggalan sorga, sorga seolah olah pernah bocor dan mencpratkan kekayaan dan keindahannya, dan cipratan keindahannya itu bernama INDONESIA RAYA .
Spoiler for Penggalan Sorga:
Engkau bisa tanam benih kesejahteraan apa saja diatas kesuburan tanahnya yang tidak terkirakan, tidak mungkin kita temukan makhluk tuhanmu kelaparan ditengah hijau bumi kepulauan yang bergandeng mesra ini . Bahkan kita bisa menyelenggarakan dan merayakan pengantin - pengantin pembangunan lebih dari yang bisa dicapai negeri yang manapun .
Tapi kita kita memang telah tidak mensyukuri rahmat sepenggal sorga ini, kita telah memboroskan anugrah tuhan ini, melalui cocok tanam keadilan dan panen - panen kerakusan
Spoiler for Rahmat tuhan:
1.Cah angon, cah angon (Anak gembala, anak gembala)
2.Penekno Blimbing kuwi (Panjatlah (pohon) belimbing itu)
3.Lunyu-lunyu penekno (Biar licin dan susah tetaplah kau panjat)
4.Kanggo mbasuh dodotiro (untuk membasuh pakaianmu)
Kanjeng sunan tidak memilih figur Pak Jendral , Pak Presiden, juga bukan seniman, bukan pak kyai, ulama - ulama atau yang lain . Kanjeng sunan juga menuturkan “Penekno blimbing” , bukan semangka atau sawo ? karena Bergigir 5, terserah apa tafsir agan mengenai Lima ! yang jelas, harus ada yang memanjat pohon yang licin itu, dan yang memanjat adalah bocah angon, penggembala tentu saja ia boleh seorang doktor, boleh seorang kyai, boleh seorang jendral, atau siapapun, yang pasti dia harus memiliki daya angon, daya menggembala . kesanggupan untuk ngemong semua fihak, karakter untuk merangkul dan memesrai siapa saja, sesama saudara sebangsa, determinasi yang menciptakan garis resultan kedamaian bersama, pemancar kasih sayang yang dibutuhkan dan diterima oleh semua warna, semua golongan, semua kecenderungan, bocah angon adalah pemimpin nasional, bukan tokoh golongan, atau pemuka, suatu gerombolan .
Selicin apapun pohon tinggi reformasi ini, sang bocah ini harus memanjatnya, harus dipanjat sampai selamat memperoleh buahnya,bukan ditebang, atau dirobohkan atau diperebutkan .
Dan air saripati belimbing itu digunakan untuk mencuci pakaian, pakaian nasional . Pakaian adalah akhlak . Pakaian adalah landasan moral dan sistem nilai, pakaianlah yang membuat manusia bernama manusia, pakaianlah yang membedakan manusia dengan hewan, kalo agan tidak percaya, cobalah agan copot pakaian agan ditengah pasar, maka agan akan kehilangan martabatmu sebagai manusia .Sistem nilai itulah yang harus kita cuci dengan pedoman 5 .
If you know what i mean
Masih punya banyak waktu kita untuk memperbaiki, semuanya, bukan menyalahkan, mereka atau ia, tapi juga diri kita .
Satu tembang tidak selesai ditafsirkan dengan 1000 jilid buku dan 1000 orang melakukannya,
Mari sejenak agan dan agan wati semuanya untuk berkeliling memandang warna warni yang bermacam macam dengan membiarkan mereka dengan warnanya masing masing,
agar kita mengerti dengan hati dan ketulusan kita apa muatan kalbu mereka mengenai Lir - ilir
Yang akan kita bicarakan nanti kapan saja . tapi aku ingin mengajak untuk mendengarkan siapa saja diantara saudara saudara kita tanpa kita perlu larang larang menjadi ini, atau itu . asal kita bersepakat bahwa kita bersama sama untuk menyumbangkan yang terbaik bagi semuanya,
bukan bagi ini
Spoiler for Bagi ini:
atau itu,
Spoiler for Itu:
dan bukan hanya bagi yang disini, atau yang disana .
Tapi bagi kita Semua
0
2.6K
Kutip
21
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!