ainalizaAvatar border
TS
ainaliza
Prabowo tidak anti asing, tenang saja Bro!
Banyak pihak menduga, pernyataan Presiden SBY di Youtube soal capres berbahaya ditujukan ke Prabowo Subianto. Namun, Gerindra adem-adem saja. Gerindra tidak merasa tersindir apalagi diserang SBY.

Namun demikian pernyataan SBY tersebut bisa mengganggu peta dukungan terhadap Prabowo Subianto. Karena peringatan SBY tersebut ditengarai ditujukan kepada calon presiden Partai Gerindra itu.

Pengamat politik Adi Suryadi Culla menilai, partai-partai yang sudah merapat ke Prabowo bisa menjaga jarak gara-gara pernyataan SBY itu. Bisa-bisa, tidak ada yang mau berkoalisi yang menyebabkan Prabowo gagal nyapres.

“Saya melihat, partai lain akan tercerah dengan pernyataan SBY. Sebab, memang betul pernyataan Prabowo itu sangat bahaya dan fatal. Nasionalisasi aset-aset asing kan ideologi sosialis. Nama ada coba partai di Indonesia yang mau disebut sosialis,” ujar Dosen FISIP Universitas Hasanuddin.

Suryadi menduga, Prabowo juga sebenarnya tidak berpikir seekstrem itu, menasionalisasi semua perusahaan asing.

“Mungkin waktu itu Prabowo split. Karena terlalu semangat jadi tidak terkontrol. Tapi, karena itu sudah terucap, maka Prabowo harus menyampaikan klarifikasi. Karena ini bisa menyebabkan dia kesulitan cari teman koalisi,” katanya menyarankan.

Sementara Ketua Umum Gerindra Suhardi menyatakan, Prabowo tidak pernah menyatakan akan menasionalisasi perusahaan-perusahaan asing yang ada di Indonesia. Karena itu, Gerindra yakin ucapan SBY bukan ditujukan untuk capres dan juga ketua dewan pembina mereka.

“Yang disampaikan Pak Prabowo, kan renegosiasi. Dari yang tidak adil dibuat menjadi lebih adil. Dari yang tidak menguntungkan Indonesia ke yang menguntungkan Indonesia. Tapi caranya dengan win-win solution, untuk perbaikan ekonomi yang saling menguntungkan,” jelasnya, Kamis, (8/5).

Suhardi menambahkan, Prabowo juga tidak anti asing. Keinginan renegosiasi itu karena melihat banyak perjanjian kerja sama yang merugikan Indonesia. Bagian Indonesia sebagai pemilik sah sumber daya alam terlalu kecil. Jadi, bukan mau mengusir perusahaan asing dari tanah air.

“Renegosiasi itu supaya adil. Karena kita kan majikan. Tapi mereka (perusahaan asing) juga tetap nyaman bekerja di Indonesia. Mereka juga tetap baik,” jelasnya.

Suhardi memastikan, hubungan Prabowo dan SBY baik-baik saja. Keduanya bahkan berteman baik dan sering bertemu. Pihaknya juga masih sangat yakin di pilpres nanti Gerindra dan Demokrat bisa berkoalisi untuk bersama-sama mendukung pencapresan Prabowo.

http://www.siagaindonesia.com/2014/0...ng-tenang-saja
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
1.7K
4
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Pilih Capres & Caleg
Pilih Capres & Caleg
KASKUS Official
22.5KThread3.1KAnggota
Urutkan
Terlama
Thread Digembok
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.