DEPOK – Dukungan untuk Rusia muncul dari beberapa mahasiswa Universitas Indonesia (UI). Hal tersebut muncul selepas seminar umum mengenai masalah Ukraina digelar di UI.
“Apa yang terjadi di Ukraina adalah reaksi logis saja. Toh Amerika Serikat juga mengirim pasukan di perbatasan lebih mendukung mantan Presiden Yanukovich. Melihat konflik yang terjadi di Ukraina Timur, saya lebih mendukung Rusia, karena lebih mampu menjaga perdamaian di sana,” ucap Aziz salah satu alumni Sastra Rusia saat ditemui Okezone, di Depok, Selasa (29/4/2014).
Tak hanya Aziz, salah satu mahasisiwi Sastra Inggris UI Diana turut menyampaikan pendapatnya. Menurut Diana, dalam melihat konflik yang terjadi antara Amerika dan Rusia kemungkinan tidak ada jalan tengah dari krisis ini.
Apabila diteliti secara budaya, lanjut Diana, permasalahan yang terjadi adalah urusan antara Ukraina dan Rusia. AS tidak dibutuhkan dalam krisis yang terjadi di Ukrania.
"Karena AS merupakan Negara Adidaya jadi dia cuma memanaskan situasi aja. AS di posisi yang salah, kalau sudah ada lembaga PBB, tidak perlu secara frontal ikut campur,” ucap Diana. (ger)
Yap benar sekali di UI sedang diadakan seminar pertemuan dubes AS dan Rusia
Spoiler for "CEKIDOT":
JAKARTA - Pada hari ini di Universitas Indonesia, Duta Besar Amerika Serikat (AS) Robert Blake bertemu dengan Dubes Rusia Mikhail Galuzin.
Kedua perwakilan diplomatik dari dua kutub yang selalu bertentangan bertemu dalam diskusi yang bertemakan "Krisis Ukrania dan Pengaruhnya di Asia Tenggara."
Dalam sebuah foto yang berhasil diambil oleh Okezone, terlihat tidak ada rona ketegangan atau wajah bermusuhan di antara Galuzin dan Blake.
Mereka terlihat terlibat dalam perbincangan hangat dan bersahabat. Tak hanya itu dalam foto tersebut, Dubes Blake terlihat memperhatikan dengan seksama apa yang sedang disampaikan Galuzin.
Tidak dapat diketahui pasti apa yang dibicarakan oleh kedua kepala perwakilan diplomatik ini. Namun, apa yang ditampilkan mereka sangat bertolak belakang dengan keadaan hubungan yang terjadi antara dua negara ini.
Berulang kali AS dan Negara Barat lainnya menuduh Rusia merupakan biang keladi rusuh di Ukraina. AS juga mengancam akan memberikan sanksi kepada Rusia atas tindakannya di Ukraina.
Namun, semua ancaman dari AS serta Barat tidak sedikit pun membuat Rusia gentar. Negeri Beruang Merah balik menuding AS dan Barat telah menggunakan media untuk menyampaikan berita yang tidak benar mengenai keadaan sebenarnya di Ukraina. (ger)
Jika berkenan kirim ane cendol ya gan!
Kalau ga suka beritanya jgn bata ane, ane cuma sharing
Kunjungi thread ane juga gan: Kebusukan Amerika & Perlawanan Rusia!Disana ada sedikit pencerahan tentang situasi panas yang sedang dihadapi kedua negara raksasa ini. Informasinya cukup panjang
Diubah oleh Synaiderix 30-04-2014 17:34
0
4.8K
Kutip
42
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!