- Beranda
- The Lounge
Bencana Alam Dari Tahun 2000
...
TS
therealteenager
Bencana Alam Dari Tahun 2000
Spoiler for NoRepost:
BENCANA ALAM DARI TAHUN 2000
Spoiler for Apa Itu Bencana Alam ?? :
Bencana alam adalah suatu peristiwa alam yang mengakibatkan dampak besar bagi populasi manusia. Peristiwa alam dapat berupa banjir, letusan gunung berapi, gempa bumi, tsunami, tanah longsor, badai salju, kekeringan, hujan es, gelombang panas, hurikan, badai tropis, taifun, tornado, kebakaran liar dan wabah penyakit. Beberapa bencana alam terjadi tidak secara alami.Contohnya adalah kelaparan, yaitu kekurangan bahan pangan dalam jumlah besar yang disebabkan oleh kombinasi faktor manusia dan alam.Dua jenis bencana alam yang diakibatkan dari luar angkasa jarang mempengaruhi manusia, seperti asteroid dan badai matahari.
Spoiler for Macam Macam Bencana Alam:
Bencana alam meteorologi : Bencana alam meteorologi atau hidrometeorologi berhubungan dengan iklim
Bencana alam geologi : Bencana alam geologi adalah bencana alam yang terjadi di permukaan bumi seperti gempa bumi, tsunami, tanah longsor dan gunung meletus
Bencana alam dari ruang angkasa : Bencana dari ruang angkasa adalah datangnya berbagai benda langit seperti asteroid atau gangguan badai matahari
"Di Sini Saya Akan Share Beberapa Bencana Alam Dari Tahun 2000"
Spoiler for Penampakan :
Spoiler for Tahun 2000:
Spoiler for Gempa Bumi Bengkulu:

Gempa Bumi Bengkulu 2000 adalah rangkaian gempa yang terjadi di Palung Jawa, di lepas pantai Bengkulu, Sumatra, Indonesia. Gempa ini terjadi pada 4 Juni 2000. Gempa ini menewaskan sedikitnya 94 orang.
Gempa ini sedikitnya 15.000 rumah rusak berat, dan 29.940 rusak ringan, gedung-gedung sekolah juga runtuh dimana 566 gedung TK, 418 SD, 81 SLTP, dan 31 SLTA di samping 13 gereja, 377 mesjid, tiga pura, 35 puskesmas, 68 puskesmas pembantu dan lain-lain.
Spoiler for Gempa Bumi Kepulauan Banggai:

Gempa Bumi Kepulauan Banggai 2000 adalah rangkaian gempa yang terjadi di lepas pantai Kepulauan Banggai, Sulawesi, Indonesia. Gempa ini terjadi pada 4 Mei 2000. Gempa ini menewaskan sedikitnya 54 orang disertai gelombang tsunami setinggi 3 meter.
Gempa yang disertai gelombang tsunami ini sedikitnya merusak 23.000 rumah penduduk
Spoiler for Tahun 2001:
Spoiler for Gempa bumi El Salvador 2001:

Gempa bumi El Salvador 2001 adalah dua gempa bumi yang mengguncang El Salvador.
Gempa ini terjadi pada tanggal 13 Januari dan 13 Februari 2001.
Kedua gempa ini muncul pada dua plat yang berbeda.
Spoiler for Tahun 2004:
Spoiler for Gempa bumi Chūetsu 2004:
Gempa pertama melanda wilayah Chuetsu, Prefektur Niigata, Jepang, berkekuatan 7 pada skala Shindo[1] di Kawaguchi, Niigata, Jepang. Pada skala Richter, besarnya moment magnitudo gempa diperkirakan mencapai 6,9.[2] Gempa itu terjadi pada kedalaman 15.8 km. Badan Meteorologi Jepang (JMA) memberikan koordinat gempa sebagai 37,3°LU 138,8°BTKoordinat: 37,3°LU 138,8°BT.
Kemudian gempa kedua terjadi pada pukul 6:12, 16 menit setelah yang pertama. Gempa ini terjadi pada kedalaman lebih dangkal, yang berkekuatan Shindo 6+ dan mencapai magnitudo 5.9. Gempa ketiga terjadi pada 6:34, memiliki kekuatan Shindo 6-. Pada pukul 7:46, terjadi gempa selanjutnya yang berkekuatan Shindo 6-. Beberapa gempa bumi antara dan susulan berikutnya dengan intensitas yang lebih rendah juga mengguncang wilayah tersebut. Selama 66 jam pertama, 15 gempa bumi dengan intensitas Shindo 5- atau lebih terus mengguncang wilayah Chuetsu.
28 orang korban jiwa, di mana telah terjadi likuifaksi besar dan tsunami yang menghancurkan kota pelabuhan Niigata
Spoiler for Gempa bumi Alor 2004:

Gempa Bumi Alor 2004 adalah rangkaian gempa yang terjadi di lepas pantai Alor, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Gempa ini terjadi pada 12 November 2004. Gempa ini menewaskan sedikitnya 34 orang dan melukai 162 orang.
Gempa ini sedikitnya 2.275 unit rumah penduduk rusak total, 5.519 unit rumah rusak parah dan 12.168 unit rumah rusak ringan, 28 unit bangunan sekolah rusak total, 150 unit rusak parah dan 145 unit gedung sekolah rusak ringan.
Spoiler for Gempa Nabire 2004:

Gempa Nabire 2004 adalah sebuah gempa Bumi berkekuatan 7,2 skala Richter (menurut lembaga obeservasi gempa di Hong Kong dan Australia; menurut pihak Indonesia gempa tersebut berkekuatan 6,4 skala Richter) yang mengguncang Nabire di Papua pada 26 November 2004. Musibah tersebut merupakan gempa Bumi kedua yang menimpa Nabire pada tahun 2004. Sebelumnya, Nabire pernah mengalami hal yang sama pada bulan Februari.
Gempa pada November terjadi pada pukul 09.25 WIB. Pusat gempa berada di darat kira-kira 17 km selatan Nabire. Gempa ini menyebabkan seluruh kota lumpuh karena hubungan listrik dan telepon seluruhnya terputus. Bandara Nabire juga mengalami kerusakan.
Spoiler for Gempa bumi dan tsunami Samudra Hindia 2004:

Gempa bumi Samudra Hindia 2004 adalah gempa bumi megathrust bawah laut yang terjadi pukul 00:58:53 UTC pada hari Minggu, 26 Desember 2004, dengan episentrum di lepas pesisir barat Sumatera, Indonesia. Gempa ini dikenal di kalangan ilmuwan dengan nama Gempa bumi Sumatera–Andaman.[5][6] Tsunami yang terjadi sesudahnya mendapat banyak nama, termasuk tsunami Samudra Hindia 2004, tsunami Asia Selatan, tsunami Indonesia, tsunami Natal, dan tsunami Hari Boxing.[7]
Gempa bumi ini terjadi ketika lempeng Hindia disubduksi oleh lempeng Burma dan menghasilkan serangkaian tsunami mematikan di pesisir sebagian besar daratan yang berbatasan dengan Samudra Hindia. Gelombang tsunami yang puncak tertingginya mencapai 30 m (98 kaki) ini menewaskan lebih dari 230.000 orang di 14 negara dan menenggelamkan banyak permukiman tepi pantai.[8] Ini merupakan salah satu bencana alam paling mematikan sepanjang sejarah. Indonesia adalah negara yang terkena dampak paling besar, diikuti Sri Lanka, India, dan Thailand.
Spoiler for Tahun 2005:
Spoiler for Gempa bumi Asia Selatan 2005:

Gempa bumi Asia Selatan 2005 terjadi di Kashmir, Pakistan utara, dan juga kerusakan di Afganistan dan utara India pada 8 Oktober 2005 03:50:38 UTC, menewaskan sedikitnya 74.000 orang dan menyebabkan 2,5 juta penduduk kehilangan tempat tinggal.
United States Geological Survey memberikan besar gempa dengan magnitudo 7,6, dengan episenter di 34°29′35″ LU 73°37′44″ BT, dekat Muzaffarabad, sekitar 105 km (65 mil) timur laut Islamabad dengan kedalaman 26 km (16,2 mil) dari permukaan. Japan Meteorological Agency memberikan magnitudo sebesar 7,8. Gempa ini diklasifikasikan besar oleh USGS.
Banyak korban yang meninggal dunia saat bangunan yang mereka diami runtuh. 50% gedung-gedung di Muzaffarabad dinyatakan telah rata dengan tanah. Di Islamabad, dua bangunan tinggi yang merupakan apartemen, runtuh, sehingga korban dalam gedung mencapai sekitar ratusan. Pada empat tahun kemudian, gempa bumi berkekuatan sama terjadi di Padang
Spoiler for Gempa bumi Laut Banda 2005:
Gempa bumi Laut Banda 2005 adalah gempa bumi yang terjadi di wilayah Laut Banda, kira-kira 500 km dari Timor Timur pada tanggal 2 Maret 2005. Penduduk Darwin merasakan dampak gempa ini, meskipun episenter gempa ini terletak sejauh 140 km. Terdapat berbagai laporan mengenai kekuatan gempa ini, dengan perkiraan awal sekitar 7.2 sampai 7.5 Skala Richter. Gempa ini, yang muncul beberapa bulan setelah Gempa Bumi Samudra Hindia 2004 dan tsunaminya yang berhubungan, menimbulkan ketakutan akan tsunami lainnya akibat gempa ini, tetapia hal ini tidak terjadi.
Spoiler for Gempa bumi Sumatera 2005:

Gempa Bumi Sumatera 2005 terjadi pada pukul 23.09 WIB pada 28 Maret 2005. Pusat gempanya berada di 2° 04′ 35″ U 97° 00′ 58″ T, 30 km di bawah permukaan Samudra Hindia, 200 km sebelah barat Sibolga, Sumatera atau 1400 km barat laut Jakarta, sekitar setengah jarak antara pulau Nias dan Simeulue. Catatan seismik memberikan angka 8,7 skala Richter (BMG di Indonesia mencatat 8,2) dan getarannya terasa hingga Bangkok, Thailand, sekitar 1.000 km jauhnya.[1]
Dengan kekuatan sebesar 8,7 SR, gempa ini merupakan gempa Bumi terbesar kedua di dunia sejak tahun 1964. Segera setelah terjadi, muncul peringatan akan kemungkinan datangnya tsunami yang akhirnya tidak terjadi.
Spoiler for Gempa bumi Zarand 2005:

Gempa bumi Zarand 2005 mengguncang kota Zarand dan beberapa desa di Provinsi Kerman, Iran pada 22 Februari 2005. Gempa terjadi pada pukul 05:55 (UTC+3:30) yang berkekuatan pada 6,4 Skala Richter. Gempa itu berlangsung selama 11 detik dan sedikitnya 61 gempa susulan dilaporkan terjadi dengan kekuatan antara 3,3 dan 4,8 SR. Zarand terletak 740 km di sebelah tenggara Teheran.Walaupun pemerintahan Iran menyatakan 612 orang tewas dan 990 lainnya luka-luka, kantor berita ISNA melaporkan 790 orang tewas dan 1.423 orang luka-luka, mengutip pernyataan pejabat Universitas Ilmu Medis Kerman. Empat desa yang secara keseluruhan dihuni oleh 4.000 orang dilaporkan rata dengan tanah. Sedangkan 30% hingga 70% bangunan yang terdapat di sedikitnya 40 desa dalam keadaan rusak.
Spoiler for Tahun 2006:
Spoiler for Tsunami Aceh:

Kejadian Yang Paling bersejarahh

Spoiler for Banjir Malaysia:
Banjir Malaysia 2006—2007 adalah bencana banjir yang menimpa Malaysia.
Pada 18 Desember 2006,[1] banjir menimpa Johor, Malaka, Pahang dan Negeri Sembilan. Selama periode ini, negara bagian Malaysia selatan dengan Singapura mengalami hujan yang tidak normal yang menyebabkan banjir.
Spoiler for Gempa bumi Sulawesi Januari 2006:

Gempa bumi Sulawesi 2006 adalah gempa yang berkekuatan 6,3 pada skala richter yang mengguncang Kota Palu dan sekitarnya. Lokasi pusat gempa terletak di darat pada koordinat 1°25' LS dan 119°79' BT atau sekitar 40 km barat daya kota Palu dengan kedalaman 10 km.
Wilayah Palu memang merupakan salah satu daerah di Indonesia yang rawan gempa bumi khususnya karena adanya sistem sesar aktif Palu Koro dengan mekanisme gerak mendatar/geser. Kedudukan bidang sesar adalah N329E/86 dengan kedudukan slip -3 derajat. Kekuatan gempa adalah 6,3 Skala Richter pada kedalaman 10 km.
Batuan penyusun wilayah ini pada umumnya dibentuk oleh satuan batuan berumur pratersier, batuan tersier yang relatif sudah lapuk serta endapan kuarter yang bersifat belum kompak. Keadaan batuan seperti ini mudah mengalami perubahan susunan butir dan bersifat memperbesar efek guncangan gempa bumi. Daerah Sulawesi Tengah beberapa kali mengalami gempa bumi termasuk yang diiringi dengan tsunami seperti yang terjadi pada tahun 1996 yang lalu
Spoiler for Gempa bumi Sulawesi Juli 2006:

Gempa bumi Sulawesi Juli 2006 terhadu dengan kekuatan magnitudo 6.1,[1][2][3] gempa bumi ini terjadi di Sulawesi wilayah Indonesia. Gempa bumi ini terjadi pada 23 Juli 2006 pada pukul 08:22 UTC (16:22 waktu lokal).[1] Seismolog menyatakan episentrum berada pada 0,415°LS 123,177°BT, dan hiposentrum pada kedalaman 86.2 km. Gempa ini terjadi pada 1575 km barat laut Darwin, Australia dan 1935 km timur laut Jakarta, ibu kota Indonesia. [1] Gempa ini dirasakan hampir merata di Sulawesi, tapi tidak ada laporan kerusakan dan korban luka akibat gempa.[2][3]
Ratusan orang dilaporakan melarikan diri ke daerah yang lebih tinggi di kota pesisir pantai Luwuk setelah terjadi gempa, karena takut terjadi tsunami.
Spoiler for Gempa bumi Jawa 2006:
Gempa Bumi Jawa Juli 2006 ialah gempa Bumi berkekuatan 6,8 versi bmkg pada skala Richter di lepas pantai Jawa Barat, Indonesia. Terjadi pada 17 Juli 2006 pada pukul 8:19 UTC.[2] Gempa Bumi ini menyebabkan tsunami setinggi 2 meter yang menghancurkan rumah di pesisir selatan Jawa, membunuh setidaknya 659 jiwa. [3]
Tsunami itu menghantam desa-desa di pesisir selatan Jawa di Cipatujah, Tasikmalaya dan Pangandaran, Ciamis. [4] Dilaporkan tempat liburan pantai Jawa Barat di Pangandaran mengalami rusak parah. [5] Menurut U.S. Geological Survey gempa Bumi ini berpusat pada 9,295°LS 107,347°BT, 48,6 km di bawah dasar laut. [6] Berada 225 km (140 mil) timur laut Pulau Natal dan 240 km (150 mil) tenggara Tasikmalaya, Indonesia, dan 358 km (222 mil) selatan Jakarta.[7]
Spoiler for Gempa bumi Yogyakarta 2006:

Gempa Bumi Yogyakarta Mei 2006 adalah peristiwa gempa Bumi tektonik kuat yang mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah pada 27 Mei 2006 kurang lebih pukul 05.55 WIB selama 57 detik. Gempa Bumi tersebut berkekuatan 5,9 pada skala Richter. United States Geological Survey melaporkan bahwa gempa terjadi sebesar 6,2 pada skala Richter.[1]
Spoiler for Topan Durian:
Topan Durian adalah nama yang diberikan untuk angin topan yang melanda Filipina pada tahun 2006. Taifun ini menyebabkan longsor pada tanggal 30 November di Catanduanes selatan dan di Albay. Setelah bergerak ke barat, juga menyebabkan longsor di Bondoc Peninsula di Quezon, di Marinduque, dan di Oriental Mindoro. Angka resmi yang dikeluarkan sampai 4 Desember 2006 menyatakan bahwa 450 orang tewas, 507 luka-luka, dan 599 lainnya belum ditemukan. Palang Merah memperkirakan korban jiwa bisa mencapai 1.000 orang. Lebih dari 40.000 orang kehilangan tempat tinggal dan banyak dari mereka yang tinggal di tempat-tempat penampungan sementara.setidaknya adalah 37 orang dengan lebih dari 1.000 rumah hancur dan lebih dari 800 kapal nelayan tersapu dari pinggir pantai.
Spoiler for Tahun 2007:
Spoiler for Gempa Bumi Bengkulu 2007:
Gempa Bumi Bengkulu 2007 adalah rangkaian gempa yang terjadi di Palung Jawa, di lepas pantai Bengkulu, Sumatra, Indonesia. Gempa ini menimbulkan peringatan tsunami di pantai-pantai Samudra Hindia, yang kemudian dicabut.
Gempa awal memiliki kekuatan 8.4 Mw [1] atau 7.9 SR[2], terjadi pada tanggal 12 September 2007 pukul 18.10 WIB[5]. Pusat gempa terletak kira-kira 10 km di bawah tanah, sekitar 105 km lepas pantai Sumatra, atau sekitar 600 km dari ibukota Jakarta. Gempa utama ini diikuti oleh serangkaian gempa susulan, yang berkekuatan sekitar 5 through 6 Mw pada patahan yang sama. Gempa utama tersebut juga disusul dengan gelombang pasang yang kemudian membanjiri sedikitnya 300 rumah penduduk dan bangunan publik di Pulau Pagai, Kepulauan Mentawai sampai setinggi 1 meter.[6]
Spoiler for Gempa bumi Fyord Aisén 2007:
Gempa bumi Fyord Aisén 2007 adalah rentetat gempa bumi dengan kekuatan berbeda yang terjadi di Fyord Aisén dari 22 Januari 2007 sampai 22 April.
Gempa ini mencapai kekuatan 6.2 skala Richter.
Sepuluh orang menghilang, menurut ONEMI (Chile's National emergency office), tetapi tiga mayat ditemukan tanggal 22 April oleh Angkatan Laut Chili.
Spoiler for Gempa bumi Kepulauan Solomon 2007:
Gempa bumi Kepulauan Solomon 2007 terjadi pada tanggal 2 April 2007, didekat pulau Gizo, di Kepulauan Solomon. Kekuatannya dihitung oleh United States Geological Survey (USGS) sebesar 8.1 Mw. Menurut USGS, gempa bumi ini terjadi sekitar pukul 7:39:56 pagi waktu setempat (UTC+11).
Spoiler for Gempa bumi Laos 2007:
Gempa bumi Laos 2007 pada 16 Mei 2007 adalah sebuah gempa bumi berkekuatan 6,1 Mw yang terjadi pada pukul 03:59 waktu setempat dengan pusat gempa di 20'5 LU-100'8'BT[1] dekat kota Bane Mone, dan mengguncang Laos dan utara Thailand. Getaran dirasakan hingga sampai ke provinsi Yunnan, Republik Rakyat Cina,[2] Hanoi, Vietnam dan Bangkok, Thailand. [3]
Spoiler for Gempa bumi Jawa 2007:
Gempa Bumi Jawa Agustus 2007 adalah gempa Bumi dengan kekuatan 7,5 pada Skala Richter terjadi pada 9 Agustus 2007 di hampir sebagian besar pulau Jawa, sebagian kecil pulau Sumatera dan Bali. Gempa Bumi ini juga dapat dirasakan di beberapa wilayah di Malaysia. Pusat gempa terletak pada kedalaman 290 km di bawah permukaan laut 75 km barat kota Indramayu, Jawa Barat.
GAN LANJUT DIBAWAH YAA 

Diubah oleh therealteenager 19-01-2014 22:12
0
14.8K
Kutip
21
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•108.3KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya


