Pemimpin-Pemimpin (Negara) Pemberani Yang Memberantas Korupsi
TS
petamasadepan
Pemimpin-Pemimpin (Negara) Pemberani Yang Memberantas Korupsi
Gan..Sista...mumpung masih anget2nya pilihan wakil rakyat plus sebentar lagi (3 bulan maksudna ) pilihan presiden. So kali ini saya posting pemimpin-pemimpin negara pemberani yang memberantas korupsi. Nah...kira-kira, capres-capres ntar berani seperti mereka tidak
Semoga tidak
Spoiler for no repost:
Kita mulai Gan...Sist... #8. Felipe Calderon (Meksiko)
Spoiler for Felipe Calderon:
Ini dia presiden paling tegas memberantas korupsi di negaranya. Felipe Calderon memecat lebih dari 4.500 anggota polisi Meksiko sebab terkait rasuah, penyalahgunaan jabatan, dan kejahatan terorganisasi.
Langkah ini diambilnya sejak dua tahun lalu sampai sekarang. Namun sayang, bulan depan masa jabatannya bakal berakhir. Padahal masih banyak kasus korupsi perlu ditangani. Menurut Indeks Persepsi Korupsi versi Transparency International, Meksiko masih berada di peringkat seratus bersama Indonesia, Argentina, Gabon, Madagascar, Malawi, Suriname, dan lain-lain, dengan nilai 3,0.
#7. Ellen Johnson Sirleaf (Liberia).
Spoiler for Ellen Johnson Sirleaf:
Ini presiden perempuan paling garang dalam memberantas korupsi. Ellen Johnson Sirleaf bahkan memecat anaknya sendiri bersama 45 pejabat negara lain sebab tidak menyerahkan daftar kekayaan pada komisi antirasuah. Mereka tidak boleh kembali menjabat bila belum memberikan deretan penghasilan diperoleh dan darimana sumbernya.
Menurut Indeks Persepsi Korupsi versi Transparency International Liberia ada di peringkat 91. Itu artinya, penanganan korupsi di negara ini masih lebih baik ketimbang Indonesia.
#6. Ollanta Humala (Peru)
Spoiler for Ollanta Humala:
Baru menjabat tahun lalu, Presiden Peru Ollanta Humala langsung membuat hantaman besar di lembaga kepolisian. Dia memecat 30 dari 45 jenderal polisi, termasuk Kepala Kepolisian Raul Bacerra. Bacerra digantikan Jenderal Raul Salazar. Berdua saling membahu memberhentikan sepihak mereka mencuri uang negara satu sol atau lebih. Sol merujuk pada mata uang Peru.
Berdasarkan Indeks Persepsi Korupsi versi Transparency International negara di Amerika Latin itu menduduki peringkat 80, dengan skor 3,4.
#5. Lee Myung Bak (Korea Selatan)
Spoiler for Lee Myung Bak:
Tahun lalu, Presiden Korea Selatan Lee Myung Bak memerintahkan kepolisian untuk menangkap kakaknya sendiri, Lee Sang Deuk, duduk menjadi anggota parlemen Negeri Ginseng itu.
Deuk dituduh menerima suap Rp 4,9 miliar dari direktur dua bank bermasalah. Uang itu diterima Deuk kurun waktu 2007-2011 sebagai imbalan sebab dia membantu para pimpinan bank itu menghindar dari audit bank sentral negara itu.
Kejadian menimpa kakak Myung Bak, membuat presiden itu berkali-kali memohon ampunan rakyat Korea Selatan lewat media. Hingga kini kasus Deuk masih dalam penyelidikan.
#4. Benigno Aquino III (Filipina)
Spoiler for Benigno Aquino III:
Presiden Filipina Benigno Aquino III dan jajarannya ada di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi memerintahkan penahanan Mantan Presiden Gloria Macapagal Arroyo sebab penyalahgunaan dana lotere nasional sebesar Rp 84 miliar.
Aquino juga memecat sembilan orang pejabat di kantor lotere nasional. Jika terbukti benar, Arroyo dan kroninya bajak menjalani hukuman penjara seumur hidup tanpa ada kemungkinan bebas meski dengan jaminan.
#3. Hu Jintao (China)
Spoiler for Hu Jintao:
Presiden China Hu Jintao tidak main-main dalam pemberantasan korupsi di negaranya. Saat terpilih, dia bersedia menyiapkan 1.000 peti mati untuk para koruptor dan satu peti mati buat dirinya jika terbukti melakukan korupsi. Sebuah janji sangat berani sebab Negeri Tirai Bambu ini memang menjatuhkan hukuman mati pada pelaku korupsi.
Jintao mengatakan, perang melawan korupsi perjuangan panjang, rumit, dan susah. Praktek korupsi hampir terjadi di seluruh tingkatan birokrasi China. Untuk memberantas rasuah dibutuhkan niat kuat dan keteguhan hati.
#2. Umar Ibn Khaththab
Spoiler for Umar:
Berdasar sejarah yang ada, Umar Ibn Khaththab adalah pemimpin pertama yang menerapkan metode "Pembuktian Terbalik"untuk pejabat-pejabat dibawah koordinasinya...bahkan diri sendiri dan keluarganya.
Umar bin khaththab pernah menerapkan hukum pembuktian terhadap para wali (mungkin mirip gubernur)nya. Salah satunya adalah kepada Abu Hurairah yang telah selesai bertugas sebagai gubernur di wilayah Bahrain. Umar berkata kepada Abu Hurairah, “Hai musuh Allah dan musuh Kitab-Nya, apa engkau telah mencuri harta Allah?” jawab Abu Hurairah, “Aku bukan musuh Allah dan bujkan pula musuh Kitab-Nya, aku hanya menjadi musuh orang-orang yang memusuhi keduanya dan aku bukanlah orang yang mencuri harta Allah!” Umar bertanya, “Dari mana kau peroleh sepuluh ribu itu?" Abu Hurairah menjawab, “Kuda kepunyaanku beranak pinak dan pemberian orang berdatangan”. "Kembalikan harta itu ke perbendaharaan Negara (Baitul Mal)" jawab Umar. Abu Hurairah menyerahkan hartanya itu kepada Umar, kemudian ia mengangkat tangannya kea rah langit sambil berdoa, “Ya Allah, ampunilah Amirul Mukminin”.
Nah ini dia Gan..Sist.. yang no wahid
#1. Muhammad Ibn Abdullah
Spoiler for Muhammad:
Kisah menarik Muhammad Ibn Abdullah terkait pencurian/korupsi muncul saat para bangsawan meminta Usamah untuk melakukan 'lobi' kepada Muhammad agar kerabatnya mendapatkan keringanan hukuman.
Ketika Usamah menyampaikan kepada Rasulullah SAW perihal keinginan mereka. Rasulullah SAW menjawab, “Apakah engkau hendak membela seseorang agar terbebas dari hukum yang sudah ditetapkan oleh Allah SWT?”
Setelah itu Rasulullah SAW berdiri dan berkhutbah, “Wahai manusia sesungguhnya yang membinasakan orang-orang sebelum kamu adalah, apabila seorang bangsawan mencuri, mereka biarkan. Akan tetapi apabila seorang yang lemah mencuri, mereka jalankan hukuman kepadanya. Demi Dzat yang Muhammad berada dalam genggaman-Nya. Kalau seandainya Fatimah binti Muhammad mencuri. Niscaya aku akan memotong tangannya.”
Kemudian Rasulullah SAW memerintahkan agar memotong tangan wanita tersebut. Setelah itu wanita tersebut bertaubat dan menikah. (HR Bukhari Muslim)
Muhammad Ibn Abdullah juga meletakkan pondasi hukum pidana yang akhirnya dijalankan oleh seluruh pengikutnya termasuk Umar Ibn Khaththab.
Itu Gan..Sist...kisah-kisah Pemimpin dunia yang pemberani. Semoga Menginspirasi Para Pelaku Negara Ini. Dan Saatnya Sekarang Ganti Rezim dan Ganti Sistem.
Pembaca yang baik pasti tinggal jejak atau tapi kalo mau juga g apa asal tidak