- Beranda
- Berita dan Politik
Golkar Disebut Selalu Main Dua Kaki Tiap Pemilu
...
TS
mabaik
Golkar Disebut Selalu Main Dua Kaki Tiap Pemilu
Golkar Disebut Selalu Main Dua Kaki Tiap Pemilu
Partai Golkar disebut selalu bermain dua kaki tiap ajang pemilu. Pemilu 2014 saat ini dinilai sama keadaannya seperti pemilu 2004.
Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, mengatakan setelah mengetahui posisi Golkar berada di urutan kedua dari hasil hitung cepat, maka kini tinggal menunggu ke mana Golkar akan merapat. Menurutnya fenomena Golkar kembali bermain dua kaki, mulai terlihat saat politisi senior Golkar Akbar Tandjung mendeklarasikan diri menjadi cawapres.
"Akbar Tandjung tiba-tiba deklarasi jadi cawapres. Sementara Golkar sudah menunjuk Aburizal Bakrie (ARB) menjadi capres. Ini mengingatkan pemilu 2004. Saat Golkar mengajukan Wiranto, ada Jusuf Kalla yang merapat ke SBY," ujar Hendrik di Galeri Cafe TIM, Kamis (10/4/2014).
"Skenarionya bisa ARB tetap maju capres, tapi ada cawapres (Golkar) yang menempel di salah satu capres. Mirip sekali kejadiannya dengan 2004," katanya.
Hendri memaparkan, tujuan akhir Golkar adalah bagaimana supaya tetap bisa masuk ke pemerintahan. Ia menegaskan sikap Golkar memang selalu bermain dua kaki setiap pemilu pascareformasi.
"Sekarang ARB digadang-gadang dan ada tokoh Golkar yang jadi cawapres. Mereka selalu main dua kaki. Garisnya selalu dalam kekuasaan. Buat Golkar, apapun hasilnya harus masuk pemerintahan. Tahun 2009, usung pasangan JK-Wiranto tapi tetap bisa masuk pemerintahan. Golkar punya bargain position dengan suaranya yang stabil 14 persen," ujarnya.
Link : http://www.tribunnews.com/pemilu-201...ki-tiap-pemilu
Mengamankan kepentingan ical dan mafia-mafia golkar

Partai Golkar disebut selalu bermain dua kaki tiap ajang pemilu. Pemilu 2014 saat ini dinilai sama keadaannya seperti pemilu 2004.
Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, mengatakan setelah mengetahui posisi Golkar berada di urutan kedua dari hasil hitung cepat, maka kini tinggal menunggu ke mana Golkar akan merapat. Menurutnya fenomena Golkar kembali bermain dua kaki, mulai terlihat saat politisi senior Golkar Akbar Tandjung mendeklarasikan diri menjadi cawapres.
"Akbar Tandjung tiba-tiba deklarasi jadi cawapres. Sementara Golkar sudah menunjuk Aburizal Bakrie (ARB) menjadi capres. Ini mengingatkan pemilu 2004. Saat Golkar mengajukan Wiranto, ada Jusuf Kalla yang merapat ke SBY," ujar Hendrik di Galeri Cafe TIM, Kamis (10/4/2014).
"Skenarionya bisa ARB tetap maju capres, tapi ada cawapres (Golkar) yang menempel di salah satu capres. Mirip sekali kejadiannya dengan 2004," katanya.
Hendri memaparkan, tujuan akhir Golkar adalah bagaimana supaya tetap bisa masuk ke pemerintahan. Ia menegaskan sikap Golkar memang selalu bermain dua kaki setiap pemilu pascareformasi.
"Sekarang ARB digadang-gadang dan ada tokoh Golkar yang jadi cawapres. Mereka selalu main dua kaki. Garisnya selalu dalam kekuasaan. Buat Golkar, apapun hasilnya harus masuk pemerintahan. Tahun 2009, usung pasangan JK-Wiranto tapi tetap bisa masuk pemerintahan. Golkar punya bargain position dengan suaranya yang stabil 14 persen," ujarnya.
Link : http://www.tribunnews.com/pemilu-201...ki-tiap-pemilu
Mengamankan kepentingan ical dan mafia-mafia golkar

0
1.7K
24
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
696.1KThread•59.5KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya