Kaskus

News

audaciousAvatar border
TS
audacious
AWACS versi ausi sedang bermasalah
Naval Air: Wedgetail Perseveres

Setelah hampir 2 dekade Australia masih tidak dapat mengoperasikan pesawat Wedgetail AWACS secara seratus persen penuh.
Pekerjaan dimulai pada tahun 1997, dan direncanakan dikirim pada tahun 2006. Tapi ini tidak terjadi hingga 2009, ketika 2 pesawat pertama tiba.
Saat ini sudah ada 6 unit dan Australia tidak berharap bahwa semuanya dapat 100 persen beroperasi penuh hingga 2015.
Kemampuan terbatas dapat tercapai ditahun 2012, tetapi beberapa sistim elektronik masih bermasalah, yang menyebabkan keterlambatan.
Sejauh ini proyek Wedgetail sudah menghabiskan dana Australia sebesar lebih dari 3 billion dollar, dan para pemasok sudah menyerap hampir 1 triliyun dana tambahan selain biaya untuk memperbaiki kesulitan kesulitan teknis pada pesawat dan elektronik.
Ada banyak kesulitan teknis, dan umumnya tidak diperkirakan.

Australia adalah pembeli pertama pesawat jenis Wedgetail, dan itulah kenapa proyek ini menghadapi banyak kendala.
Australia menggunakan pesawat pabrikan Boeing jenis &37, dan dimodifikasi oleh Boeing sebagai pesawat militer Wedgetail.
Kecepatan jelajah pesawat ini 910 km/jam dan versi Wedgetail ini mempunyai awak 8-12 untuk crew pesawat dan operator electronic, yang menggunakan berbagai macam radar dan sensor.
Pesawat berbobot 78 ton in dapat terbang selama lebih dari 10 jam per sorti.
Pemeliharaan satu buah pesawat ini setahun sebesar 28 juta dollar, walaupun pesawat ini tidak terbang sekalipun

Jika pesawat Wedgetail ini beroperasi secara penuh 100 persen, radar pesawat ini dapat mengendus pesawat tempur sejauh 370 km, dan kapal frigate sejauh 240 km.
Kemampuan radar dalam mengendus sasaran di udara dan dilaut sangat penting bagi Australia yang dikelilingi oleh lautan, dan tidak mempunyak perbatasan darat dengan siapapun.
Radar juga dapat mengendus transmisi radar asing sampai sejauh 850 km, dan perangkat lunak dan database dapat mengindentifikasi dalam jumlah besar transmisi asing lainnya.
Jika dipergunakan sebagai AWACS murni, Wedgetail dapat melacak hingga 180 pesawat, dan dapat menuntun pesawat pesawat tempur kawan ke 24 intercep pada saat yang sama.

Di tahun 2009, Wedgetail versi latih digunakan untuk membuat dan menguji penggunaan Wedgetail sebagai pengendali 3 UAV ScanEagle.
Hal ini mengakibatkan Wedgetail dapat memperluas kemampuan jangkauan pengamatan, dengan menggunakan sendiri radar AESA yang dimiliki, dan tayangan video dari UAV untuk mengindentifikasi secara cepat pergerakan di darat atau di laut.
Kemampuan ini menyebabkan semua jenis UAV dengan peralatan komunikasi yang memadai dapat dikendalikan oleh Wedgetail.
Teknik ini juga sudah menguji keberhasilan pesawat tempur dalam mengendalikan UAV.

Proyek Wedgetail sendiri bukanlah suatu proyek gagal, walaupun kesulitan sedang dihadapi Australia, tetapi negara Turki dan Korea Selatan sudah memesan pesawat jenis ini.
Sedangkan Jepan dan Itali saat ini sedang mengevaluai dan menguji pesawat ini untuk pertahanan mereka.

http://www.strategypage.com/htmw/htn.../20140402.aspx

pelajaran yang bisa dipetik dari sini adalah jika membeli barang gress 100 persen baru, pasti banyak kendala (KFX dan mungkin chang bo go)

jadi sampai kira kira tahun depan, kita masih bisa sedikit mengejar ketertinggalan soal pesawat awacs dengan membelinya sekarang.... hehehe
(paling nggak sudah pesan gitu lho maksudnya, daripada tambah lama lagi belinya) emoticon-Matabelo
0
3.4K
13
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Militer
Militer
KASKUS Official
20.4KThread10.8KAnggota
Urutkan
Terlama
Thread Digembok
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.