Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
1798
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/532ddbd5bfcb17ed0d8b45b4/ketika-mendaki-gunung-pun-tak-luput-dari-pengalaman-yang-ganjil---real-story
Klik dibawah ini untuk mampir ke base camp lintas Traveler :iloveindonesias INDONESIA TRAVELING Salam sejahtera :cool agan sebangsa tanah sebangsa air. dini hari yang dingin ini perkenankan ane sharing cerita pengalaman nyata ane ketika mendaki gunung Lawu ( 3265 mdpl ) Jawa Tengah. tanpa banyak cocot-logi langsung saja kita ke inti cerita :cool PENAMPAKKAN GUNUNG LAWU ( 3265 mdpl ) Tokoh-Tokoh Ut
Lapor Hansip
23-03-2014 01:52

Ketika Mendaki Gunung pun Tak Luput dari Pengalaman yang ganjil [ Real Story ]

Ketika Mendaki Gunung pun Tak Luput dari Pengalaman yang ganjil [ Real Story ]
Ketika Mendaki Gunung pun Tak Luput dari Pengalaman yang ganjil [ Real Story ][/CENTER]

Klik dibawah ini untuk mampir ke base camp lintas Traveler emoticon-I Love Indonesia (S)



Salam sejahtera emoticon-Coolagan sebangsa tanah sebangsa air. dini hari yang dingin ini perkenankan ane sharing cerita pengalaman nyata ane ketika mendaki gunung Lawu ( 3265 mdpl ) Jawa Tengah. tanpa banyak cocot-logi langsung saja kita ke inti cerita emoticon-Cool



PENAMPAKKAN GUNUNG LAWU ( 3265 mdpl )
Ketika Mendaki Gunung pun Tak Luput dari Pengalaman yang ganjil [ Real Story ]


Quote:Tokoh-Tokoh Utama di cerita ini :
1. Ane sendiri emoticon-Cool
2. Mas Pekok disingkat MP ( nama samaran )
3. Mas Bentoel disingkat MB ( Nama Samaran )
4. Mbak Mia Disingkat MM emoticon-Kiss (S) ( Nama Samaran )


PART 1 : PREPARE TO CLIMB
Cerita pengalaman real ini terjadi pada akhir tahun 2004, waktu itu ane bersama rekan-rekan penggiat alam dari salah satu organisasi kepencintalaman Universitas Swasta di Yogyakarta melakukan pendakian bersama ke Gunung Lawu via jalur Cemoro Kandang, sebenarnya agenda pendakian gunung waktu itu adalah agenda pribadi ane yang jauh-jauh datang ke tanah Jawa dari tanah Sumatera untuk menapaki jejak kaki ane di tiga gunung Jawa tengah yaitu Gunung Merapi, Merbabu & Lawu atau biasa disingkat dengan M2L. --SKIP-- menjelang maghrib ane bersama 3 orang rekan perjalanan ane, yaitu MP & MB dari Yogyakarta serta MM dari Sumatera, telah tiba di gerbang masuk pintu pendakian via Cemoro Kandang, setelah cukup beristirahat dan mempersiapkan segala sesuatunya termasuk koordinasi ke base camp AGL ( Anak Gunung Lawu ) akhirnya sekitar lepas Isya kami berempat bersiap-siap melakukan start pendakian, waktu itu kami mendapatkan rekan seperjalanan baru yang ingin bareng dengan kami, total sekitar 10 orang ( dari solo ) termasuk sepasang suami istri paruh baya berasal dari Sragen kalau ane tidak salah ingat, oya waktu itu memang pas saat malam tanggal 1 suro sehingga wajar kalau pada saat itu beberapa pendaki gunung Lawu adalah orang-orang yang sengaja mendaki karena ingin mendatangi tempat-tempat yang dianggap mempunyai daya tarik mistik ( Laku Spiritual ) tak terkecuali di Gunung Lawu ini, dan sepasang suami istri tersebut adalah salah satu dari orang-orang yang mendatangi gunung Lawu karena ingin melakukan laku spiritual di gunung Lawu.

Setelah berkumpul dalam lingkaran untuk berdoa bersama memohon keselamatan-Nya, kami bersepuluh lalu berjalan beriringan menapaki jalan setapak di kegelapan malam, cahaya lampu senter adalah satu-satunya pelita yang membantu penglihatan kami menapaki belantara raya gunung Lawu malam itu...dalam perjalanan itu salah satu rekan perjalanan ane sempat menghampiri & berbicara kepada ane tentang keganjilan di dalam rombongan kami, selagi berdoa di awal start pendakian rekan ane iseng-iseng menghitung jumlah tim rombongan..tetapi yang membuat dia heran kenapa hitungannya meleset karena dia menghitung jumlah tim rombongan berjumlah 11, bukan 10 orang sebagaimana mestinya..namun ane segera menetralisir mungkin saja dia hanya selip karena waktu itu memang udara sangat dingin dan pencahayaan yang remang-remang sehingga error human itu sangat memungkinkan karena biasanya dalam suasana yang begitu konsentrasi manusia tidak akan optimal dalam beraktifitas, tak terkecuali untuk aktifitas hitung menghitung yang sederhana...selama perjalanan kami bersepuluh memang tidak selalu bersama-sama, terkadang ada beberapa rekan-rekan yang lainnya menyalip ketika ada yang beristirahat dan sebaliknya.. Skip, ketika tengah malam akhirnya kami bersepuluh tiba di Shelter Pos 3, dimana di Pos 3 tersebut terdapat warung sederhana terbuat dari kayu dan bambu milik penduduk lokal, lalu ane bersama 3 orang rekan ane pun segera mencari lokasi tanah yang datar dan kondusif untuk membuka doome ( tenda kubah ), rombongan pendaki yang lainnya pun sepertinya melakukan hal yang sama dengan kami, oya ane sama rekan ane MM membawa Doome sendiri, begitupun MP & MP (dua rekan ane dari Yogyakarta) membawa doome juga, sehingga tim ane cukup longgar doomenya karena berisi 2 orang tiap doome, malam pertama yang dingin di pos 3 Gunung Lawu kami lewati dengan banyak beristirahat setelah kurang lebih hampir 4 jam berjibaku berjalan menapaki jalan yang temaram, sesekali menanjak di tengah rimba raya kelam gunung Lawu..sesekali suara hewan malam khas pegunungan saut-menyaut melantunkan kidungnya seakan-akan menina bobokan pendaki yang cukup kelelahan malam itu...

Menjelang Shubuh yang sangat dingin...tenda ane dan tenda rekan ane yang dari Yogyakarta sudah dikejutkan oleh suara orang dari luar yang terdengar cukup panik meminta ane dan rekan ane segera keluar dari tenda.. ane dan rekan ane yang masih meringkuk didalam kantung tidur ( sleeping bag ) didalam tenda pun segera terbangun karena cukup terkejut karena teriakan panik orang diluar, lalu dengan bergegas kamipun segera berhamburan keluar memnuhi permintaan dari orang tersebut..ketika sudah diluar kamipun tak segan bertanya kenapa dia bertingkah seperti itu..lalu diapun menjelaskan dengan terbata-bata karena masih panik, bahwa ada Ibu-ibu yang terperosok ke dalam jurang di belakang Warung, sedangkan yang bapak-bapak ( suaminya ) sedang berada diwarung masih shock karena tidak bisa melakukan apa-apa ketika dia dan istrinya berusaha menuruni jurang yang cukup terjal itu, namun karena berbekal peralatan dan stamina yang sudah jauh menurun, sang istri mungkin kehilangan konsentrasi sehingga terpeleset jatuh ke dalam jurang yang terjal & kelam, sedang sang suami tidak bisa berbuat banyak untuk menyelamatkan istrinya....

------BERSAMBUNG----


PETA JALUR POPULER DI GUNUNG LAWU
Ketika Mendaki Gunung pun Tak Luput dari Pengalaman yang ganjil [ Real Story ]


Sementara ini terimakasih atas semua atensi yang diberikan baik berupa minuman segar beraroma go green emoticon-Cendol (S)( baru 1 balok ) maupun coment2nya emoticon-Malu (S)
SS Minuman Segar Aroma Go Green




UPDATE PART 2 -> PAGE 3 POST #56










UPDATE : BONUS CERITA TENTANG PENDAKI LAINNYA ( BEDA GENRE )













[CENTER]Thanks bagi yang berjiwa Go Green-Go Grey emoticon-Salaman
Ketika Mendaki Gunung pun Tak Luput dari Pengalaman yang ganjil [ Real Story ]


KALAU BERKENAN SUDILAH UNTUK SINGGAH
DI PONDOK KAMI DIBAWAH INI






Diubah oleh Justape
profile-picture
profile-picture
wurri.834 dan Pujolzzone memberi reputasi
2
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 57 dari 91
Ketika Mendaki Gunung pun Tak Luput dari Pengalaman yang ganjil [ Real Story ]
25-03-2014 09:56
Yahhh....masih nunggu besok gan,keburu kuota abis nihhh emoticon-Ngakak
0 0
0
Ketika Mendaki Gunung pun Tak Luput dari Pengalaman yang ganjil [ Real Story ]
25-03-2014 09:58
Yahhh....keburu kuota abis gan kalo besokemoticon-No Hope
0 0
0
Ketika Mendaki Gunung pun Tak Luput dari Pengalaman yang ganjil [ Real Story ]
25-03-2014 10:05
keganjilan keganjilan mulai terkuak...bagaimanakah kisah selanjutnya emoticon-Big Grin

di tunggu apdetnya gan
0 0
0
Ketika Mendaki Gunung pun Tak Luput dari Pengalaman yang ganjil [ Real Story ]
25-03-2014 10:11
buset nungguin lagi... kagak jadi klimaks ganemoticon-Ngakak
0 0
0
Ketika Mendaki Gunung pun Tak Luput dari Pengalaman yang ganjil [ Real Story ]
25-03-2014 10:16
Izin nyimak gan, *bukatenda*
0 0
0
Ketika Mendaki Gunung pun Tak Luput dari Pengalaman yang ganjil [ Real Story ]
25-03-2014 10:17
emoticon-Ngakak, sabar...sabar semuanya.....part terakhir di rilis malam jum'at aja kangmas, sisipkan lagi tembang lingsir wengi (mocopat durma)....biar makin klimaks.........emoticon-Ngakak
0 0
0
Ketika Mendaki Gunung pun Tak Luput dari Pengalaman yang ganjil [ Real Story ]
25-03-2014 10:19
cepet gan update ..
ane lagi seru baca nih emoticon-Mad (S)emoticon-Mad (S)
0 0
0
Ketika Mendaki Gunung pun Tak Luput dari Pengalaman yang ganjil [ Real Story ]
25-03-2014 10:32
ane tiap hari naik gunung gan . gunung kamojang di garut. soalnya rumah ane disana emoticon-Ngakak
0 0
0
Ketika Mendaki Gunung pun Tak Luput dari Pengalaman yang ganjil [ Real Story ]
25-03-2014 10:32
Quote:Original Posted By Justape
Update part akhir akan di release esok hari dengan waktu seperti biasanya..diatas jam 9 malam..sebenarnya pengen ane akhiri saat ini juga, namun ketika sedang asyik2nya merapihkan thread dan part -4, kewajiban lainnya yang lebih penting mesti harus segera dilakukan..so jangan kecewa ya..karena sampai hari ini ane tidak mengingkari janji..itu sudah emoticon-Cool

nb: tenang gan besok sepertinya adalah akhir dari ane share cerita pengalaman di Gunung Lawu.. arsip sudah siap gan..dan lagi-lagi bagi yang merasa penasaran harap bersabar 1 hari lagi ya...terima kasih. tabek emoticon-Cool


ayolaaah gan...
0 0
0
Ketika Mendaki Gunung pun Tak Luput dari Pengalaman yang ganjil [ Real Story ]
25-03-2014 10:32
numpang baca yak gan
0 0
0
Ketika Mendaki Gunung pun Tak Luput dari Pengalaman yang ganjil [ Real Story ]
25-03-2014 10:36
sial..


pengalaman pertamanya sama kayak yg pernah ane alamin bro

waktu kemping juga, cuman ane ga digunung, cuma hutan bukit2 gitu, sama sendang

sebelum jelajah malem, abis briefing kita hitung orang, pake cara tradisional. orang2 disuruh berbaris trus masing2 sebutin angka 1,2,3 dst

eh hasilnya selalu lebih satu,

begitupun pas 1 orang diminta ngitung 1 per 1, selalu lebih 1 emoticon-Hammer

tapi pas dicocokin sama daftar nama (diabsen), ga da yg lebih. semuanya dah merasa diabsen

akhinya guru ane waktu itu bilang, yaudah kalo mau ikut ya gpp, tapi tolong jangan ganggu. kalo bisa jagain murid2 saya dijalan.

alhamdulillah, sampe ke tujuan dan balik ke camp lagi semuanya aman emoticon-Big Grin

0 0
0
Ketika Mendaki Gunung pun Tak Luput dari Pengalaman yang ganjil [ Real Story ]
25-03-2014 10:38
Ninggalin jejak dulu gan
0 0
0
Ketika Mendaki Gunung pun Tak Luput dari Pengalaman yang ganjil [ Real Story ]
25-03-2014 10:40
hais masih ntar malem updatenya emoticon-Nohope
0 0
0
Ketika Mendaki Gunung pun Tak Luput dari Pengalaman yang ganjil [ Real Story ]
25-03-2014 10:41
yang santun dimanapun kita berada Gans...... waalaupun kdg memang susah emoticon-Matabelo
0 0
0
Ketika Mendaki Gunung pun Tak Luput dari Pengalaman yang ganjil [ Real Story ]
25-03-2014 10:47
yah bersambung lg, ane ikutan antri gan....emoticon-Matabelo
0 0
0
Ketika Mendaki Gunung pun Tak Luput dari Pengalaman yang ganjil [ Real Story ]
25-03-2014 10:51
GOKIL GAN CERITANYA !!! sayang ane ga punya cendol. jadi di rate bintang 5 aja yah gan. btw selamat buat anak pertamanya gan emoticon-Big Grin
0 0
0
Ketika Mendaki Gunung pun Tak Luput dari Pengalaman yang ganjil [ Real Story ]
25-03-2014 10:54
ceritanya ngambang ga jelas emoticon-Cape deeehh
0 0
0
Ketika Mendaki Gunung pun Tak Luput dari Pengalaman yang ganjil [ Real Story ]
25-03-2014 11:04
dtunggu part akhirnya gan emoticon-Takut ... tenda ane mulai sepi nih emoticon-Big Grin
klo inti cerita seru ane ksih ijo ijonya gan emoticon-Takut
0 0
0
Ketika Mendaki Gunung pun Tak Luput dari Pengalaman yang ganjil [ Real Story ]
25-03-2014 11:04
gelar tiker.. siapin cemilan kacang+kopi gak lupa roko buat nunggu update terbarunya
0 0
0
Ketika Mendaki Gunung pun Tak Luput dari Pengalaman yang ganjil [ Real Story ]
25-03-2014 11:11
Tambah rame aja nih emoticon-Big Grin coba kalo di tulisnya di OANC pasti bakal jadi sarang laba2 keknya emoticon-Ngakak

ditunggu paman kelanjutannyah emoticon-Big Grin
0 0
0
Halaman 57 dari 91
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia