- Beranda
- Berita dan Politik
Anis: PKS menuju istana seperti Nabi Yusuf. Parti Islam Se-Malaysia Doakan PKS Menang
...
TS
julianirani
Anis: PKS menuju istana seperti Nabi Yusuf. Parti Islam Se-Malaysia Doakan PKS Menang
Anis : PKS menuju istana seperti Nabi Yusuf
Minggu, 16 Maret 2014 14:38 WIB

Presiden PKS Anis Matta (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)
Jakarta (ANTARA News) - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengatakan perjalanan partainya menuju Istana atau tampuk pimpinan pemerintahan pada Pemilu 2014 sama beratnya dengan perjuangan Nabi Yusuf. "Sekarang saya tanya kepada kalian semua, apakah kita sudah keluar dari sumur ?. Sekarang kita sudah keluar dari 'sumur' itu, dan kita siap keluar menuju babak kedua," kata Anis dalam taklimatnya di rapat akbar kampanye nasioanl PKS di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu.
"Sekarang kita menuju babak dua, yang sama dengan babak dua, perjalanan Nabi Yusuf menuju Istana," ujarnya sambil berteriak di depan kader PKS yang tumpah ruah di Stadion berkapasitas 88 ribu penonton itu.
Anis mengatakan PKS selama setahun terakhir berusaha keras untuk mengeluarkan citra partai dari "sumur" yang menenggelamkan PKS. Anis tidak menjelaskan maksud dari analogi tersebut. Anis yang sebelumnya menjadi Sekretaris Jenderal DPP PKS, mengatakan "PKS telah sukses keluar dari sumur itu" dan siap merebut kekuasaan. "Sekarang kita putihkan DKI, besok kita putihkan Indonesia," kata Anis, merujuk pada warna dasar logo PKS.
Anis mengaku yakin citra PKS sudah benar-benar bersih di hadapan masyarakat. Jika ada kampanye hitam yang ingin menenggelamkan partainya dalam stigma negatif, cara itu tidak akan efektif. PKS, partai peraih 7,88 persen suara atau sekitar 8.206.955 suara pada Pemilu Legislatif 2009, mendapat nomor urut tiga pada Pemilu 2014.
http://www.antaranews.com/pemilu/ber...rti-nabi-yusuf
Survei Puskapi: Pemilu 2014 PKS Nomor 1
Survei Puskapi: Pemilu 2014 PKS Nomor 1Kalau pemilu dilaksanakan secara jujur, bersih dan tidak dikotori oleh politik uang, diprediksi partai pimpinan Anis Matta akan menempati urutan pertama pada pemilu 2014, demikian dikatakan peneliti Pusat Kajian Pemilu Indonesia (Puskapi), Abdulloh.
Menurut Puskapi, posisi empat besar pada Pemilu 2014 akan diikuti oleh parpol berhaluan nasionalis. Hanya PKS satu-satunya partai Islam yang naik. “Ini pertama kalinya sejak pemilu di era reformasi, walaupun pada survei sebelumnya, partai politik Islam tak satu pun yang masuk ke dalam lima besar. Namun tsunami politik yang menghantam partai dakwah itu justru melahirkan simpati publik yang luas. Salah satu contoh adalah kemenangan Aher di Jawa Barat, ” ujar Bang Dull.
Menurutnya, partai berbasis Islam lainnya seperti PPP dan PAN akan menempati urutan 6 dan 7, disusul PD, Nasdem, PKB diprediksi akan hilang dari peta politik Indonesia. Jika kondisi survei ini tetap bertahan, maka peluang tokoh-tokoh PKS untuk maju sebagai capres semakin terbuka lebar” kata Abdulloh.
Puskapi menemukan empat faktor penyebab meningkatnya elektablitas PKS, pertama, yakni makin cerdasnya masyarakat melihat kinerja kader-kader PKS di akar rumput, atau dapat dikatakan mayoritas masyarakat Indonesia sudah muak dengan janji manis politisi yang tidak memiliki moral dan integritas.
Kedua, yakni banyak nya politisi dari partai nasionalis yang telah dijatuhi hukuman tetap karena bermacam kasus mulai dari korupsi, asusila dan narkoba.
Ketiga, yakni perlakuan tidak adil KPK yang dipertontonkan di muka publik terhadap mantan presiden PKS Lutfi Hasan Ishak dalam kasus dugan suap impor daging sapi yang berdampak pada munculnya simpati masyarakat.
Keempat, yakni banyak tokoh-tokoh nasionalis kutu loncat yang menjadikan politik Indonesia sebagai tempat mengadu nasib.
Survei Puskapi ini dilakukan pada 25-27 Februari 2013 dengan sample 1.400 responden di 33 provinsi, menggunakan metode pengacakan beringkat (multistage random sampling), pengumpulan data melalui wawancara telephone, dengan tingkat kesalahan sekitar 2,0 persen.
5 Besar parpol 2014
1. PKS
2. GOLKAR
3. PDIP
4. GERINDRA
5. HANURA
http://www.pks-kabserang.org/berita-...14-pks-nomor-1
Parti Islam Se-Malaysia doakan PKS menang pemilu
Kamis, 19 Desember 2013 − 14:04 WIB
Sindonews.com - Presiden Parti Islam Se-Malaysia (PAS), Dato Seri Abdul Hadi bin Awang mendoakan kemenangan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam Pemilu 2014 mendatang. “Saya berharap umat Islam dapat mendukung PKS untuk menyongsong kemenangan pemilu mendatang. Apalagi mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim,” ungkap dia saat berkunjung ke Kantor DPP PKS, Jakarta, Kamis (19/12/2013).
Kunjungan presiden dan pengurus PAS ini diterima langsung oleh Anis Matta beserta pengurus DPP PKS. Dalam pertemuan ini kedua partai saling bertukar pengalaman mengenai koalisi yang dilakukan. “Secara umum memang ada kemiripan dalam pengalaman, bahwa partai-partai Islam ini akan mendapatkan lebih banyak kemaslahatan politik jika mereka berkoalisi bersama dalam membentuk pemerintahan,” ungkap Presiden PKS ini.
Pengalaman koalisi memang bukan hal baru bagi PKS. Partai bernomor urut tiga ini telah mengawali koalisi sejak 1999 dalam poros tengah, dilanjutkan koalisi dalam Pemerintahan SBY tahun 2004 dan 2009. Sedangkan, PAS sendiri juga memiliki pengalaman koalisi yang hampir sama antara lain dengan Partai Keadilan Rakyat. Silaturahim dan kunjugan ini diharapkan dapat menguatkan hubungan baik antara partai-partai Islam di dua negara tersebut.
http://nasional.sindonews.com/read/2...-menang-pemilu
--------------------------------
Selama masa kampanye politik jelang pemilu seperti saat ini, tak ada larangan untuk melakukan "onani politik' ....
:
Minggu, 16 Maret 2014 14:38 WIB

Presiden PKS Anis Matta (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)
Jakarta (ANTARA News) - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengatakan perjalanan partainya menuju Istana atau tampuk pimpinan pemerintahan pada Pemilu 2014 sama beratnya dengan perjuangan Nabi Yusuf. "Sekarang saya tanya kepada kalian semua, apakah kita sudah keluar dari sumur ?. Sekarang kita sudah keluar dari 'sumur' itu, dan kita siap keluar menuju babak kedua," kata Anis dalam taklimatnya di rapat akbar kampanye nasioanl PKS di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu.
"Sekarang kita menuju babak dua, yang sama dengan babak dua, perjalanan Nabi Yusuf menuju Istana," ujarnya sambil berteriak di depan kader PKS yang tumpah ruah di Stadion berkapasitas 88 ribu penonton itu.
Anis mengatakan PKS selama setahun terakhir berusaha keras untuk mengeluarkan citra partai dari "sumur" yang menenggelamkan PKS. Anis tidak menjelaskan maksud dari analogi tersebut. Anis yang sebelumnya menjadi Sekretaris Jenderal DPP PKS, mengatakan "PKS telah sukses keluar dari sumur itu" dan siap merebut kekuasaan. "Sekarang kita putihkan DKI, besok kita putihkan Indonesia," kata Anis, merujuk pada warna dasar logo PKS.
Anis mengaku yakin citra PKS sudah benar-benar bersih di hadapan masyarakat. Jika ada kampanye hitam yang ingin menenggelamkan partainya dalam stigma negatif, cara itu tidak akan efektif. PKS, partai peraih 7,88 persen suara atau sekitar 8.206.955 suara pada Pemilu Legislatif 2009, mendapat nomor urut tiga pada Pemilu 2014.
http://www.antaranews.com/pemilu/ber...rti-nabi-yusuf
Survei Puskapi: Pemilu 2014 PKS Nomor 1
Survei Puskapi: Pemilu 2014 PKS Nomor 1Kalau pemilu dilaksanakan secara jujur, bersih dan tidak dikotori oleh politik uang, diprediksi partai pimpinan Anis Matta akan menempati urutan pertama pada pemilu 2014, demikian dikatakan peneliti Pusat Kajian Pemilu Indonesia (Puskapi), Abdulloh.
Menurut Puskapi, posisi empat besar pada Pemilu 2014 akan diikuti oleh parpol berhaluan nasionalis. Hanya PKS satu-satunya partai Islam yang naik. “Ini pertama kalinya sejak pemilu di era reformasi, walaupun pada survei sebelumnya, partai politik Islam tak satu pun yang masuk ke dalam lima besar. Namun tsunami politik yang menghantam partai dakwah itu justru melahirkan simpati publik yang luas. Salah satu contoh adalah kemenangan Aher di Jawa Barat, ” ujar Bang Dull.
Menurutnya, partai berbasis Islam lainnya seperti PPP dan PAN akan menempati urutan 6 dan 7, disusul PD, Nasdem, PKB diprediksi akan hilang dari peta politik Indonesia. Jika kondisi survei ini tetap bertahan, maka peluang tokoh-tokoh PKS untuk maju sebagai capres semakin terbuka lebar” kata Abdulloh.
Puskapi menemukan empat faktor penyebab meningkatnya elektablitas PKS, pertama, yakni makin cerdasnya masyarakat melihat kinerja kader-kader PKS di akar rumput, atau dapat dikatakan mayoritas masyarakat Indonesia sudah muak dengan janji manis politisi yang tidak memiliki moral dan integritas.
Kedua, yakni banyak nya politisi dari partai nasionalis yang telah dijatuhi hukuman tetap karena bermacam kasus mulai dari korupsi, asusila dan narkoba.
Ketiga, yakni perlakuan tidak adil KPK yang dipertontonkan di muka publik terhadap mantan presiden PKS Lutfi Hasan Ishak dalam kasus dugan suap impor daging sapi yang berdampak pada munculnya simpati masyarakat.
Keempat, yakni banyak tokoh-tokoh nasionalis kutu loncat yang menjadikan politik Indonesia sebagai tempat mengadu nasib.
Survei Puskapi ini dilakukan pada 25-27 Februari 2013 dengan sample 1.400 responden di 33 provinsi, menggunakan metode pengacakan beringkat (multistage random sampling), pengumpulan data melalui wawancara telephone, dengan tingkat kesalahan sekitar 2,0 persen.
5 Besar parpol 2014
1. PKS
2. GOLKAR
3. PDIP
4. GERINDRA
5. HANURA
http://www.pks-kabserang.org/berita-...14-pks-nomor-1
Parti Islam Se-Malaysia doakan PKS menang pemilu
Kamis, 19 Desember 2013 − 14:04 WIB
Sindonews.com - Presiden Parti Islam Se-Malaysia (PAS), Dato Seri Abdul Hadi bin Awang mendoakan kemenangan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam Pemilu 2014 mendatang. “Saya berharap umat Islam dapat mendukung PKS untuk menyongsong kemenangan pemilu mendatang. Apalagi mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim,” ungkap dia saat berkunjung ke Kantor DPP PKS, Jakarta, Kamis (19/12/2013).
Kunjungan presiden dan pengurus PAS ini diterima langsung oleh Anis Matta beserta pengurus DPP PKS. Dalam pertemuan ini kedua partai saling bertukar pengalaman mengenai koalisi yang dilakukan. “Secara umum memang ada kemiripan dalam pengalaman, bahwa partai-partai Islam ini akan mendapatkan lebih banyak kemaslahatan politik jika mereka berkoalisi bersama dalam membentuk pemerintahan,” ungkap Presiden PKS ini.
Pengalaman koalisi memang bukan hal baru bagi PKS. Partai bernomor urut tiga ini telah mengawali koalisi sejak 1999 dalam poros tengah, dilanjutkan koalisi dalam Pemerintahan SBY tahun 2004 dan 2009. Sedangkan, PAS sendiri juga memiliki pengalaman koalisi yang hampir sama antara lain dengan Partai Keadilan Rakyat. Silaturahim dan kunjugan ini diharapkan dapat menguatkan hubungan baik antara partai-partai Islam di dua negara tersebut.
http://nasional.sindonews.com/read/2...-menang-pemilu
--------------------------------
Selama masa kampanye politik jelang pemilu seperti saat ini, tak ada larangan untuk melakukan "onani politik' ....
:0
2.5K
35
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.6KThread•59.2KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya