- Beranda
- Berita dan Politik
Kapolda: Kejahatan di Jakarta 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Daerah
...
TS
phustun7
Kapolda: Kejahatan di Jakarta 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Daerah
Kapolda: Kejahatan di Jakarta 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Daerah
Mei Amelia R - detikNews
"Kalau saya lihat, yang jelas jumlah kejahatannya. Di sini, kejahatannya 3 kali lipat lebih banyak dari Polda Jateng meski kita (Polda Jateng) punya 35 Polres," kata Dwi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (18/3/2014).
Dwi mengungkapkan masing-masing daerah memiliki kearifan lokal yang berbeda. Jakarta sebagai kota metropolitan, memiliki penduduk dengan suku bangsa dan agama yang beragam dan tentunya kerawanan kriminalitasnya pun kian beragam.
"Kalau di Jateng mayoritas suku Jawa. Misalnya unjuk rasa di Polda Jateng anarkis boleh dikatakan tidak ada, walaupun ada tetapi ya sebab itu harapan kita masyaralat kita di Jakarta bisa memahami dan membantu polisi," jelasnya.
Pria kelahiran Purbalingga ini mengklaim selama menjabat sebagai Kapolda Jawa Tengah, ia mampu menurunkan angka kejahatan hingga 12 persen, dari 19 ribu kasus menjadi 17 ribu kasus. Kendati angka kriminalitas di Jakarta diprediksi lebih banyak, namun ia tetap optimis mampu mengamankan situasi Jakarta.
"Insya Allah (sanggup)," imbuhnya.
Keyakinannya itu karena Polda Metro Jaya, menurutnya, memiliki anggota-anggota yang handal dan terpilih untuk menuntaskan kasus-kasus kejahatan yang terjadi di Jakarta.
"Tadi kita kan punya direkrorat-direktorat nomor 1, orang-orang pilihan yang ada di Polda Metro Jaya ini, sehingga patut berbangga dan dengan kebanggaannya itu dia melaksanakan tugas dengan tulus," tuturnya.
Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB
(mei/aan)
http://news.detik.com/read/2014/03/1...ah?nd772204btr
JANGKRIK..SOPO SENG GUBERNURNYA
Mei Amelia R - detikNews
"Kalau saya lihat, yang jelas jumlah kejahatannya. Di sini, kejahatannya 3 kali lipat lebih banyak dari Polda Jateng meski kita (Polda Jateng) punya 35 Polres," kata Dwi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (18/3/2014).
Dwi mengungkapkan masing-masing daerah memiliki kearifan lokal yang berbeda. Jakarta sebagai kota metropolitan, memiliki penduduk dengan suku bangsa dan agama yang beragam dan tentunya kerawanan kriminalitasnya pun kian beragam.
"Kalau di Jateng mayoritas suku Jawa. Misalnya unjuk rasa di Polda Jateng anarkis boleh dikatakan tidak ada, walaupun ada tetapi ya sebab itu harapan kita masyaralat kita di Jakarta bisa memahami dan membantu polisi," jelasnya.
Pria kelahiran Purbalingga ini mengklaim selama menjabat sebagai Kapolda Jawa Tengah, ia mampu menurunkan angka kejahatan hingga 12 persen, dari 19 ribu kasus menjadi 17 ribu kasus. Kendati angka kriminalitas di Jakarta diprediksi lebih banyak, namun ia tetap optimis mampu mengamankan situasi Jakarta.
"Insya Allah (sanggup)," imbuhnya.
Keyakinannya itu karena Polda Metro Jaya, menurutnya, memiliki anggota-anggota yang handal dan terpilih untuk menuntaskan kasus-kasus kejahatan yang terjadi di Jakarta.
"Tadi kita kan punya direkrorat-direktorat nomor 1, orang-orang pilihan yang ada di Polda Metro Jaya ini, sehingga patut berbangga dan dengan kebanggaannya itu dia melaksanakan tugas dengan tulus," tuturnya.
Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB
(mei/aan)
http://news.detik.com/read/2014/03/1...ah?nd772204btr
JANGKRIK..SOPO SENG GUBERNURNYA

0
954
13
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
696.2KThread•59.5KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya