- Beranda
- Berita dan Politik
Ini Kata User: Bus INKA Disebut Lebih Jelek
...
TS
Pitung.Kw
Ini Kata User: Bus INKA Disebut Lebih Jelek
Quote:
Busnya Disebut Lebih Jelek dari Buatan China, Ini Tanggapan INKA
Feby Dwi Sutianto - detikfinance
Kamis, 13/02/2014 17:05 WIB
Jakarta -Perum Damri selaku operator bus TransJakarta mengeluh bus gandeng (articulated bus) buatan PT INKA (Persero) sering rusak. Bahkan bus-bus ini dinilai kalah bersaing dengan bus Zong Tong buatan China.
Direktur Produksi INKA Hendy Hendratno Adji menjelaskan pihaknya tidak menampik memang kerap muncul kerusakan pada bus yang dirancang dan diproduksi di Madiun, Jawa Timur tersebut. Tetapi secara keandalan, Inobus buatan INKA bisa membantu peran Damri meraih kategori operator TransJakarta terbaik.
"Yang jelas, Inobus ikut andil mengantarkan Damri meraih operator terbaik tahun lalu. Kalau gangguan, pasti ada karena beroperasi sejak akhir 2011 atau awal 2012 sampai saat ini. Mungkin bisa di lihat prosentase gangguan dari awal beroperasi sampai sekarang," kata Hendy saat dikonfirmasi detikFinance Kamis (13/2/2014).
Menurutnya untuk data kerusakan. Harus merujuk pada data yang ada di Damri sehingga penilaian bisa obyektif.
"Ada yang namanya reliability (keandalan) juga bisa dimintakan data availability (ketersediaan) serta respons after sales-nya. Angka-angka tersebut bisa untuk melihat kualitas kendaraan secara obyektif," terangnya.
Untuk mesin, Inobus menggunakan mesin dari Amerika Serikat (AS) dan transmisi didatangkan dari Jerman. Sedangkan teknologi body, INKA memadukan dengan teknologi kereta.
Sementara untuk komponen, bus made in Madiun ini, memanfaatkan hingga 41% kandungan lokal di tanah air. "Kandungan lokal Inobus INKA sekitar 41%," jelasnya.
Sebelumnya, Direktur Utama Damri Agus Suherman Subrata menjelaskan bus buatan INKA secara kualitas kalah bersaing dibandingkan bus buatan China. Bahkan pada saat awal-awal dioperasikan, berbagai komponen mulai dari power steering, power management system sering mengalami gangguan.
"Waktu launching di koridor 11. Hari pertama launching biasa, hari ke- 2 manajemen Damri dibikin shock. Power stering nggak jalan, pematiknya mati semua," kata Agus di Kantor Pusat Damri Jakarta, Kamis siang.
Alhasil Damri pun melakukan berbagai perbaikan dan perombakan komponen sehingga bus bisa layak jalan dan jarang bermasalah. Agus menjelaskan kelemahan ini terjadi karena Damri tidak menentukan sendiri spesifikasi bus buatan INKA. Sebab bus yang dioperasikan di koridor 11 ini, dibeli langsung oleh Pemprov DKI.
(feb/ang)
http://finance.detik.com/read/2014/0...-inka?f9911013
Feby Dwi Sutianto - detikfinance
Kamis, 13/02/2014 17:05 WIB
Jakarta -Perum Damri selaku operator bus TransJakarta mengeluh bus gandeng (articulated bus) buatan PT INKA (Persero) sering rusak. Bahkan bus-bus ini dinilai kalah bersaing dengan bus Zong Tong buatan China.
Direktur Produksi INKA Hendy Hendratno Adji menjelaskan pihaknya tidak menampik memang kerap muncul kerusakan pada bus yang dirancang dan diproduksi di Madiun, Jawa Timur tersebut. Tetapi secara keandalan, Inobus buatan INKA bisa membantu peran Damri meraih kategori operator TransJakarta terbaik.
"Yang jelas, Inobus ikut andil mengantarkan Damri meraih operator terbaik tahun lalu. Kalau gangguan, pasti ada karena beroperasi sejak akhir 2011 atau awal 2012 sampai saat ini. Mungkin bisa di lihat prosentase gangguan dari awal beroperasi sampai sekarang," kata Hendy saat dikonfirmasi detikFinance Kamis (13/2/2014).
Menurutnya untuk data kerusakan. Harus merujuk pada data yang ada di Damri sehingga penilaian bisa obyektif.
"Ada yang namanya reliability (keandalan) juga bisa dimintakan data availability (ketersediaan) serta respons after sales-nya. Angka-angka tersebut bisa untuk melihat kualitas kendaraan secara obyektif," terangnya.
Untuk mesin, Inobus menggunakan mesin dari Amerika Serikat (AS) dan transmisi didatangkan dari Jerman. Sedangkan teknologi body, INKA memadukan dengan teknologi kereta.
Sementara untuk komponen, bus made in Madiun ini, memanfaatkan hingga 41% kandungan lokal di tanah air. "Kandungan lokal Inobus INKA sekitar 41%," jelasnya.
Sebelumnya, Direktur Utama Damri Agus Suherman Subrata menjelaskan bus buatan INKA secara kualitas kalah bersaing dibandingkan bus buatan China. Bahkan pada saat awal-awal dioperasikan, berbagai komponen mulai dari power steering, power management system sering mengalami gangguan.
"Waktu launching di koridor 11. Hari pertama launching biasa, hari ke- 2 manajemen Damri dibikin shock. Power stering nggak jalan, pematiknya mati semua," kata Agus di Kantor Pusat Damri Jakarta, Kamis siang.
Alhasil Damri pun melakukan berbagai perbaikan dan perombakan komponen sehingga bus bisa layak jalan dan jarang bermasalah. Agus menjelaskan kelemahan ini terjadi karena Damri tidak menentukan sendiri spesifikasi bus buatan INKA. Sebab bus yang dioperasikan di koridor 11 ini, dibeli langsung oleh Pemprov DKI.
(feb/ang)
http://finance.detik.com/read/2014/0...-inka?f9911013
ini kata user loh

0
5.8K
Kutip
35
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.2KThread•58.9KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya