- Beranda
- Berita Luar Negeri
Filipina Berhasil Tarik US$ 29 Juta Uang Marcos dari Bank Swiss
...
TS
panasbro
Filipina Berhasil Tarik US$ 29 Juta Uang Marcos dari Bank Swiss

ASATUNEWS - Negara Kesatuan Republik Indonesia, negara besar dengan sejarah gemilang dan punya tokoh-tokoh hebat sekaligus punya bejibun penduduk miskin, wajib merasa malu dengan Filipina. Pemerintah Filipina ternyata berhasil menyelamatkan uang negara senilai lebih dari US$ 29 juta yang ada di rekening mantan presiden mereka, Ferdinand Marcos, di sebuah bank di Swiss, pekan lalu.
“Uang yang berhasil dikembalikan itu merupakan bagian dari US$ 712 juta yang tersimpan di sebuah rekening rahasia dan kini sudah berada di tangan pemerintah Filipina,” kata Andres Bautista, Kepala Presidential Commission on Good Government, badan yang bertugas memburu dan mengembalikan harta haram milik Marcos ke kas negara.
Pemerintah Filipina berhasil memenangkan kepemilikan dana itu setelah melalui proses hukum bertahun-tahun di pengadilan Singapura, yang didasarkan gugatan para korban pelanggaran hak asasi manusia di bawah rezim Marcos dan perusahan-perusahaan milik keluarga diktator tersebut.
Sejauh ini, Filipina telah berhasil mendapatkan kembali lebih dari US$ 4 miliar, dari perkiraan US$ 5 miliar hingga US$ 10 miliar Dollar dana haram yang ditumpuk Marcos selama 20 tahun berkuasa.
Bautista pada bulan lalu juga mengatakan, pemerintah menargetkan paling sedikit US$ 1,1 miliar lagi aset Marcos yang bisa dikembalikan ke negara. “Masih ada banyak pekerjaan yang bisa dilakukan dalam hal mengejar kekayaan haram,“ ujarnya.
Pada tahun 2003 lalu, Mahkamah Agung Filipina memutuskan, harta kekayaan Marcos yang nilainya melebihi total pendapatan sah mereka—yang diperkirakan senilai US$ 304 ribu—diduga berasal dari hasil korupsi. Marcos meninggal di pengasingan di Hawaii pada 1989 dan tak pernah mengakui berbagai kesalahan yang ia lakukan selama berkuasa.
Bautista mengatakan, pemerintah telah mendaftarkan lebih dari 200 kasus gugatan untuk mengembalikan dan menyita kembali aset haram, termasuk dalam bentuk lahan yasan (real estate), senilai sekitar US$ 890 juta dari keluarga Marcos, kroni, serta rekan-rekan mereka. Pemerintah Filipina juga memburu lebih dari 150 lukisan karya oara maestro yang dikoleksi keluarga Marcos, yang hilang ketika diktator itu terpaksa pergi meninggalkan istana kepresidenan selama pemberontakan rakyat pada 1986.
Bautista menolak berkomentar ketika ditanya apakah ia percaya janda Marcos, Imelda, dan ketiga anak mereka, masih hidup dari kekayaan tersembunyi milik mereka.
Imelda Marcos kini anggota parlemen. Anak perempuan tertua mereka, Imee, adalah gubernur di kampung halaman mereka di sebelah utara Provinsi Olocos Norte. Sementara itu, anak laki-lakinya Ferdinand Jr., adalah seorang anggota senator. Anak perempuan mereka lainnya, Irene, memilih tidak muncul dan menjauh dari dunia politik. | DW/DJE
sumber: http://asatunews.com/berita-20226-fi...ank-swiss.html
0
1.7K
5
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita Luar Negeri
82.1KThread•20.7KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya