Tentunya agan dan aganwati yang muslim pasti pernah bangun kesiangan untuk melaksana kan sholat subuh, entah itu karena tidur kemaleman atau karena capek yang sangat di pagi harinya karena segala aktifitas yang agan dan aganwati lakukan. Walaupun ada nya Alarm untuk membangunkan kita di saat subuh itu pun terkadang ga bisa untuk membuat kita bangun..
Dan ketika matahari pun agak tinggi kita kaget bukan kepayang saat melihat semua nya sudah menjadi terang, dan TERLAMBAT WAKTU UNTUK SHOLAT SUBUH dan tentunya juga terlambat untuk menjalankan aktifitas rutinan di pagi hari,,
Mungkin sebagian Kaskuser bertanya tanya dalam hati,
"Masih kah diterima Sholat Subuh ku ini??"
Nah ini Penjelasannya Gan!!
Spoiler for Penjelasan:
DIRIWAYATKAN dari Abu Qatadah r.a, yang berkata: Pada suatu malam kami menempuh perjalanan bersama Nabi s.a.w, sebagian orang mengatakan: “Ya Rasulullah! Sebaiknya kita beristirahat menjelang pagi ini.”
Rasulullah s.a.w bersabda: “Aku khawatir kalian tidur nyenyak sehingga melewatkan shalat subuh.”
Kata Bilal : “Saya akan membangunkan kalian.”
Mereka semua akhirnya tidur, sementara Bilal menyandarkan punggungnya pada hewan tunggangannya, namun Bilal akhirnya tertidur juga.
Nabi s.a.w bangun ketika busur tepian matahari sudah muncul. Kata Nabi s.a.w: “Hai Bilal! Mana bukti ucapanmu?”
Bilal menjawab: “Saya tidak pernah tidur sepulas malam ini.”
Rasulullah s.a.w bersabda: “Sesungguhnya Allah mengambil nyawamu kapanpun Dia mau dan mengembalikannya kapanpun Dia mau. Hai Bilal! bangunlah dan suarakan azan.”
Rasulullah s.a.w berwudhu, setelah matahari agak meninggi sedikit dan bersinar putih, Rasulullah s.a.w berdiri untuk melaksanakan shalat. (Hadits Shahih Imam Bukhari, nomor 595)
Siapa Yang Lupa Tidak Shalat, Segera Laksanakan Ketika Ingat
Diriwayatkan dari Anas bin Malik r.a, bahwa Nabi s.a.w pernah bersabda: “Siapa yang lupa untuk melaksanakan shalat, maka laksanakanlah ketika ingat, tanpa kaffarah [denda] atas lupanya itu kecuali dengan mengerjakan shalat tersebut.” Kemudian Rasulullah s.a.w membaca ayat (yang artinya): “… dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.” (Al-Qur’an surat Thaahaa, ayat 14). (Hadits Shahih Bukhari, nomor 597)
Rasulullah SAW Pernah Shalat Ashar Pada Waktu Maghrib
Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah r.a, bahwa pada saat perang Khandaq, Umar bin Khattab datang setelah matahari terbenam. Umar mencaci-maki orang-orang kafir Quraisy. Kata Umar: “Ya Rasulullah! Saya hampir saja tidak melaksanakan shalat Asar sampai matahari hampir terbenam”. Nabi s.a.w bersabda: “Demi Allah! Aku belum melaksanakan shalat Asar.” Kata Jabir: Kami pergi ke Buthhan, kemudian Nabi s.a.w berwudhu untuk shalat dan kami pun berwudhu, lalu Nabi s.a.w melaksanakan shalat Asar setelah matahari terbenam, setelah itu beliau melaksanakan shalat Maghrib,” (Hadits Shahih Bukhari, nomor 596).
SEKIAN TRIT ANE...Semoga trit ane ini bisa menjawab sebagian pertanyaan kegundahan hati kita semua saat terlambat melaksanakan Kewajiban Sholat kita karena unsur TAK SENGAJA..
Spoiler for Bonus Tidur:
gan untuk SR maupun yang belum ISO untuk yang berkenan memberikan jika menurut agan trit ini layak ane bener bener ga mau nrima gan,,,Ampun...!!
0
9.1K
Kutip
51
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!