- Beranda
- The Lounge
The Mo Brothers Bicara Serial Killer dan Pembunuhan
...
TS
Jhipau
The Mo Brothers Bicara Serial Killer dan Pembunuhan
HALLO 
Gan & Sis, siapa yang belum kenal dengan The Mo Brothers? Mereka adalah gabungan antara Kimo Stamboel dan Timo Tjahjanto kakak beradik yang tak terpisahkan ketika menyutradarai film yang kerap bermuncratan darah
Dua sutradara Kimo Stamboel dan Timo Tjahjanto atau The Mo Brothers, mengawali eksistensi mereka sebagai filmmaker spesialis horror-slasher lewat satu film pendek, Dara, yang berlanjut jadi film panjang Rumah Dara. Nah, pada Februari ini, mereka akan kembali unjuk gigi dengan merilis film terbaru, Killers. Lewat film bergenre psychological thriller tersebut, The Mo Brothers seakan naik level dalam memperlihatkan kegilaan mereka terhadap aksi pembunuhan. Tapi, 'segila' apa sebenarnya mereka? Nah ada video wawancara eksklusif mereka ngomongin film, silahkan di waffer gan & sis
Dua sutradara Kimo Stamboel dan Timo Tjahjanto atau The Mo Brothers, mengawali eksistensi mereka sebagai filmmaker spesialis horror-slasher lewat satu film pendek, Dara, yang berlanjut jadi film panjang Rumah Dara. Nah, pada Februari ini, mereka akan kembali unjuk gigi dengan merilis film terbaru, Killers. Lewat film bergenre psychological thriller tersebut, The Mo Brothers seakan naik level dalam memperlihatkan kegilaan mereka terhadap aksi pembunuhan. Tapi, 'segila' apa sebenarnya mereka? Nah ada video wawancara eksklusif mereka ngomongin film, silahkan di waffer gan & sis
Quote:
Yah barang kali agan & sista punya saudara dan punya hobi sama, tidak ada salahnya mencontoh mereka.. biar hubungan keluarga makin akur dan menguntungkan


Spoiler for Cast Pemain Killers dan Adegan Sadis:
Spoiler for :

Oka Antara sebagai Bayu
Spoiler for :

Kazuki Kitamura sebagai Nomura
Spoiler for :

Luna Maya sebagai Dina
Spoiler for :

Rin Takanashi sebagai Hisae
Spoiler for :

Adegan Pembunuhan
Spoiler for :

Adegan Pembunuhan
Spoiler for :

Adegan Pembunuhan
Spoiler for Kumpulan Berita Film Killers:
Spoiler for Killers putar perdana di Sundance Film Festival:
Quote:
Film Killers Akan Diputar Perdana di Festival Film Sundance
Film Indonesia terbaru, Killers, resmi terpilih untuk diputar di salah satu program Sundance Film Festival di Utah, Amerika Serikat.
Sedianya dijadwalkan beredar bulan Oktober lalu, film terbaru kerja sama Indonesia-Jepang, Killers, akhirnya akan diputar pertama kali di dunia (world premiere) dalam salah satu festival film indie paling bergengsi di dunia, Sundance Film Festival 2014 di Park City, Utah, Amerika Serikat. Killers akan diputar dalam program non-kompetisi Park City at Midnight di festival yang bakal berlangsung 16 s.d. 26 Januari 2014 itu, seperti yang diumumkan di website resmi Sundance.
Keikutsertaan film Killers di Sundance sebenarnya sudah dibocorkan lewat salah satu eksekutif produsernya, Daniel Mananta ketika hadir di Open Air Cinema Jakarta International Film Festival (JiFFest) 2013 pada 30 November lalu, ketika mempromosikan film Killers. Namun, Daniel tidak memberitahukan secara gamblang nama festivalnya, selain hanya memberi petunjuk bahwa festival tersebut adalah “festival film-film independen terbesar”.
Dengan demikian, Killers akan menjadi film Indonesia kedua yang diputarkan di Sundance Film Festival. Setahun sebelumnya, film karya Mouly Surya, What They Don’t Talk About When They Talk About Love mencatatkan sejarah sebagai film Indonesia pertama yang diputar di Sundance Film Festival. Film drama yang dibintangi Nicholas Saputra dan Ayushita itu pun masuk dalam program kompetisi World Dramatic, namun belum berhasil membawa pulang gelar.
Killers menjadi salah satu dari sederet film bergenre komedi, horor, dan thriller dari berbagai negara yang akan diputar dalam program Park City at Midnight. Di antaranya ada film-film Amerika seperti Cooties yang dibintangi Elijah Wood dan The Signal yang dibintangi Laurence Fishburne, serta film The Babadook asal Australia, Dead Snow: Red vs. Dead asal Norwegia, dan What We Do in the Shadows dari Selandia Baru.
Film Killers adalah karya terbaru dari Mo Brothers (Timo Tjahjanto dan Kimo Stamboel) yang sebelumnya pernah sukses dengan horor slasher Rumah Dara. Killers merupakan proyek kerja sama Mo Brothers lewat Guerilla Merah Films dengan salah satu perusahaan film ternama Jepang, Nikkatsu. Film ini akan berkisah tentang dua orang di dua negara berbeda, yaitu Indonesia dan Jepang, yang terobsesi melakukan pembunuhan dan menyebarkan rekamannya di internet.
Killers akan menampilkan pemain dari Indonesia seperti Oka Antara, Luna Maya, Ray Sahetapy, Tara Basro, dan Epy Kusnandar, juga pemain dari Jepang seperti Kazuki Kitamura, Rin Takanashi, dan Mei Kurokawa. Film ini juga didukung oleh nama-nama tenar sebagai eksekutif produser seperti Daniel Mananta dan sutradara The Raid, Gareth Evans.
Killers direncanakan tayang di bioskop-bioskop Indonesia mulai 6 Februari 2014, dan juga akan tayang di beberapa negara lain, termasuk Jepang
Film Indonesia terbaru, Killers, resmi terpilih untuk diputar di salah satu program Sundance Film Festival di Utah, Amerika Serikat.
Sedianya dijadwalkan beredar bulan Oktober lalu, film terbaru kerja sama Indonesia-Jepang, Killers, akhirnya akan diputar pertama kali di dunia (world premiere) dalam salah satu festival film indie paling bergengsi di dunia, Sundance Film Festival 2014 di Park City, Utah, Amerika Serikat. Killers akan diputar dalam program non-kompetisi Park City at Midnight di festival yang bakal berlangsung 16 s.d. 26 Januari 2014 itu, seperti yang diumumkan di website resmi Sundance.
Keikutsertaan film Killers di Sundance sebenarnya sudah dibocorkan lewat salah satu eksekutif produsernya, Daniel Mananta ketika hadir di Open Air Cinema Jakarta International Film Festival (JiFFest) 2013 pada 30 November lalu, ketika mempromosikan film Killers. Namun, Daniel tidak memberitahukan secara gamblang nama festivalnya, selain hanya memberi petunjuk bahwa festival tersebut adalah “festival film-film independen terbesar”.
Dengan demikian, Killers akan menjadi film Indonesia kedua yang diputarkan di Sundance Film Festival. Setahun sebelumnya, film karya Mouly Surya, What They Don’t Talk About When They Talk About Love mencatatkan sejarah sebagai film Indonesia pertama yang diputar di Sundance Film Festival. Film drama yang dibintangi Nicholas Saputra dan Ayushita itu pun masuk dalam program kompetisi World Dramatic, namun belum berhasil membawa pulang gelar.
Killers menjadi salah satu dari sederet film bergenre komedi, horor, dan thriller dari berbagai negara yang akan diputar dalam program Park City at Midnight. Di antaranya ada film-film Amerika seperti Cooties yang dibintangi Elijah Wood dan The Signal yang dibintangi Laurence Fishburne, serta film The Babadook asal Australia, Dead Snow: Red vs. Dead asal Norwegia, dan What We Do in the Shadows dari Selandia Baru.
Film Killers adalah karya terbaru dari Mo Brothers (Timo Tjahjanto dan Kimo Stamboel) yang sebelumnya pernah sukses dengan horor slasher Rumah Dara. Killers merupakan proyek kerja sama Mo Brothers lewat Guerilla Merah Films dengan salah satu perusahaan film ternama Jepang, Nikkatsu. Film ini akan berkisah tentang dua orang di dua negara berbeda, yaitu Indonesia dan Jepang, yang terobsesi melakukan pembunuhan dan menyebarkan rekamannya di internet.
Killers akan menampilkan pemain dari Indonesia seperti Oka Antara, Luna Maya, Ray Sahetapy, Tara Basro, dan Epy Kusnandar, juga pemain dari Jepang seperti Kazuki Kitamura, Rin Takanashi, dan Mei Kurokawa. Film ini juga didukung oleh nama-nama tenar sebagai eksekutif produser seperti Daniel Mananta dan sutradara The Raid, Gareth Evans.
Killers direncanakan tayang di bioskop-bioskop Indonesia mulai 6 Februari 2014, dan juga akan tayang di beberapa negara lain, termasuk Jepang
Spoiler for Killers tampil duluan di Jepang:
Quote:
Film Killers Tayang Duluan di Jepang
Film Killers garapan Mo Brothers yang dibintangi Oka Antara dan Luna Maya akan tayang duluan di Jepang.
Film Indonesia terbaru, Killers, yang bergenre psychological thriller rupanya bakal tayang perdana duluan di Jepang pada Jumat, 20 Desember nanti. Film garapan duet sutradara Mo Brothers (Kimo Stamboel dan Timo Tjahjanto) ini akan diputar di gedung bioskop Super Delix, Nishi Azabu pukul 13:30 waktu setempat. Padahal di Indonesia, film Killers baru akan tayang pada 6 Februari tahun depan.
Pemutaran lebih awal film Killers di negeri matahari terbit itu ternyata ada tujuannya, yakni untuk mempromosikan Indonesia. "Kita beritahu kepada mereka di Jepang bahwa Indonesia juga hebat bisa membuat film yang menarik sekali seperti Killers ini yang juga mendapat penghargaan di festival film internasional berbagai negara," ucap Vice President Nikkatsu Corporation Tommy Tomita, seperti dikutip Tribunnews.
Film Killers sendiri merupakan proyek kerja sama Mo Brothers lewat Guerilla Merah Films dengan salah satu perusahaan film ternama Jepang, Nikkatsu. Dengan bintang utama Kazuki Kitamura dan Oka Antara, Killers berkisah tentang dua orang di dua negara berbeda, yaitu Indonesia dan Jepang, yang terobsesi melakukan pembunuhan dan menyebarkan rekamannya di internet.
Lewat kerja sama Indonesia dan Jepang itu, Tommy juga berharap film Killers akan menuai kesuksesan selama penayangan di bioskop-bioskop Jepang. Dengan begitu, Nikkatsu akan membawa dan memutarkan film Indonesia lainnya di Jepang pada masa datang.
"Selain memperkenalkan Indonesia di Jepang, kami pun juga ingin berbuat lebih banyak lagi sebenarnya di Indonesia. Pasti banyak bisnis bisa dilakukan di bidang entertainment di Indonesia," tambahnya lagi.
Setelah 20 Desember, Killers akan diputar di salah satu festival film indie paling prestisius di dunia, Sundance Film Festival 2014 di Utah, Amerika Serikat. Film yang juga dibintangi oleh Luna Maya ini juga bakal diputar dalam program non-kompetisi Park City at Midnight di festival yang bakal berlangsung 16 s.d. 26 Januari 2014 itu.
"Sundance mudah-mudahan bisa jadi jendela bagi perfilman asing, kerja sama dengan Indonesia," kata Oka Antara saat ditemui pada minggu lalu. Pemeran Bayu dalam film Killers itu juga memandang bahwa film-film Indonesia selama ini selalu dipandang sebelah mata oleh industri film internasional. Padahal, lanjutnya, Indonesia memiliki sineas-sineas perfilman yang tak kalah dengan sineas luar negeri.
Selain di Indonesia dan Jepang, film Killers juga akan tayang di empat negara lain, yaitu Jerman, Prancis, Turki dan Hong Kong. Pada pertengahan tahun ini, perusahaan penjualan yang berbasis di Amerika, XYZ Films, telah membuat kesepakatan dengan beberapa distributor film dari berbagai negara sewaktu European Film Market (EFM) pada Februari lalu.
Para distributor yang sudah resmi memegang hak edar Killers tersebut, antara lain Tiberius untuk Jerman, Wild Side untuk Prancis, Calinos untuk Turki, dan Sundream untuk Hong Kong. "Walaupun saat itu film masih dalam proses editing, namun sudah banyak mendapatkan respon yang positif, bahkan beberapa distributor film dari berbagai negara,” ujar Kimo Stamboel.
Film Killers garapan Mo Brothers yang dibintangi Oka Antara dan Luna Maya akan tayang duluan di Jepang.
Film Indonesia terbaru, Killers, yang bergenre psychological thriller rupanya bakal tayang perdana duluan di Jepang pada Jumat, 20 Desember nanti. Film garapan duet sutradara Mo Brothers (Kimo Stamboel dan Timo Tjahjanto) ini akan diputar di gedung bioskop Super Delix, Nishi Azabu pukul 13:30 waktu setempat. Padahal di Indonesia, film Killers baru akan tayang pada 6 Februari tahun depan.
Pemutaran lebih awal film Killers di negeri matahari terbit itu ternyata ada tujuannya, yakni untuk mempromosikan Indonesia. "Kita beritahu kepada mereka di Jepang bahwa Indonesia juga hebat bisa membuat film yang menarik sekali seperti Killers ini yang juga mendapat penghargaan di festival film internasional berbagai negara," ucap Vice President Nikkatsu Corporation Tommy Tomita, seperti dikutip Tribunnews.
Film Killers sendiri merupakan proyek kerja sama Mo Brothers lewat Guerilla Merah Films dengan salah satu perusahaan film ternama Jepang, Nikkatsu. Dengan bintang utama Kazuki Kitamura dan Oka Antara, Killers berkisah tentang dua orang di dua negara berbeda, yaitu Indonesia dan Jepang, yang terobsesi melakukan pembunuhan dan menyebarkan rekamannya di internet.
Lewat kerja sama Indonesia dan Jepang itu, Tommy juga berharap film Killers akan menuai kesuksesan selama penayangan di bioskop-bioskop Jepang. Dengan begitu, Nikkatsu akan membawa dan memutarkan film Indonesia lainnya di Jepang pada masa datang.
"Selain memperkenalkan Indonesia di Jepang, kami pun juga ingin berbuat lebih banyak lagi sebenarnya di Indonesia. Pasti banyak bisnis bisa dilakukan di bidang entertainment di Indonesia," tambahnya lagi.
Setelah 20 Desember, Killers akan diputar di salah satu festival film indie paling prestisius di dunia, Sundance Film Festival 2014 di Utah, Amerika Serikat. Film yang juga dibintangi oleh Luna Maya ini juga bakal diputar dalam program non-kompetisi Park City at Midnight di festival yang bakal berlangsung 16 s.d. 26 Januari 2014 itu.
"Sundance mudah-mudahan bisa jadi jendela bagi perfilman asing, kerja sama dengan Indonesia," kata Oka Antara saat ditemui pada minggu lalu. Pemeran Bayu dalam film Killers itu juga memandang bahwa film-film Indonesia selama ini selalu dipandang sebelah mata oleh industri film internasional. Padahal, lanjutnya, Indonesia memiliki sineas-sineas perfilman yang tak kalah dengan sineas luar negeri.
Selain di Indonesia dan Jepang, film Killers juga akan tayang di empat negara lain, yaitu Jerman, Prancis, Turki dan Hong Kong. Pada pertengahan tahun ini, perusahaan penjualan yang berbasis di Amerika, XYZ Films, telah membuat kesepakatan dengan beberapa distributor film dari berbagai negara sewaktu European Film Market (EFM) pada Februari lalu.
Para distributor yang sudah resmi memegang hak edar Killers tersebut, antara lain Tiberius untuk Jerman, Wild Side untuk Prancis, Calinos untuk Turki, dan Sundream untuk Hong Kong. "Walaupun saat itu film masih dalam proses editing, namun sudah banyak mendapatkan respon yang positif, bahkan beberapa distributor film dari berbagai negara,” ujar Kimo Stamboel.
Spoiler for Killers akan tampil di Inggris:
Quote:
Film Killers Akan Tayang di Inggris
Film Killers dibeli oleh distributor Lionsgate UK, sehingga film yang dibintangi Oka Antara ini akan tayang total di 12 negara.
Sutradara film Killers, Kimo Stamboel dan Timo Tjahjanto alias The Mo Brothers, pernah berujar bahwa dirinya berupaya untuk membuat film yang bisa menarik atensi penonton internasional. Tujuannya, lanjut Kimo, supaya film hasil karyanya dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
“Kami tidak bisa membuat film (yang sifat dan kontennya) terlalu lokal karena infrastruktur dalam sektor distribusi film di Indonesia tidak tumbuh secepat keinginan para filmmaker-nya," ucap Kimo saat Desember tahun lalu.
"Kalau film kami hanya ditonton oleh beberapa ribu penonton, kami tidak akan bisa meyakinkan para investor untuk proyek-proyek film kami berikutnya. Harus menjangkau penonton internasional supaya bisa bertahan," tambah Timo Tjahjanto.
Niatan Kimo dan Timo tersebut tidak bertepuk sebelah tangan. Sebab, ternyata film Killers garapan mereka yang dibintangi Oka Antara dan Kazuki Kitamura ini dipastikan akan beredar di bioskop-bioskop negara Inggris.
Hak pendistribusian Killers ini dibeli Lionsgate UK lewat kesepakatan bisnis yang diteken Richard Ashley-Cowan (Executive Assistant Lionsgate UK) dengan Nate Bolotin (bos sekaligus pemilik XYZ Films, perusahaan sales agency film Killers).
Alhasil, film psychological thriller karya The Mo Brothers ini total akan tayang di 12 negara. Sebelumnya, Killers juga dipastikan akan beredar di Australia dan Selandia Baru dengan distributor Vendetta. Lalu, Shaw Renters akan mengedarkannya di Singapura, serta Thailand dan Vietnam oleh IPA.
Dalam ajang European Film Market (EFM) Februari tahun lalu, XYZ Films juga telah menjual film Killers pada beberapa distributor film. Yaitu, Tiberius untuk Jerman, Wild Side untuk Prancis, Calinos untuk Turki, dan Sundream untuk Hong Kong.
Sedangkan di Jepang, pendistribusiannya oleh Nikkatsu dan Merantau Films untuk Indonesia. Adapun wilayah Amerika Utara, ada satu distributor yang tertarik dan masih dalam pembicaraan.
Selain itu, bisa dibilang bahwa harapan para pembuat film Killers mulai terkabulkan lewat adanya kesepakatan bisnis dengan Lionsgate UK ini.
"Gue pengen banget supaya Indonesia lebih dikenal di peta perfilman dunia. Sangat penting bagi negara yang segede dan sebanyak ini populasinya supaya film menjadi sebuah elemen dari budaya kita. Bukan hanya memperkenalkan budaya kita, tapi juga skill orang Indonesia sebagai filmmaker dan aktor-aktris Indonesia ke dunia," ujar Timo.
Maya Barack-Evans dari Merantau Films juga mengatakan, "Harapan kita setelah penayangan di Sundance Film Festival, yang merupakan salah satu festival film yang sangat signifikan dalan industri film internasional, insya Allah dapat menarik perhatian lebih banyak lagi para distributor di luar negeri."
Killers memang diputar world premiere dalam Festival Film Sundance program non-kompetisi Park City at Midnight pada 21 Januari lalu. Sambutan hangat diberikan para penonton kepada crew dan cast film Killers yang hadir di festival tersebut.
"KILLERS team got mobbed by the audience after the screening, in a good way. Pretty impressive at 3am. The movie's great. #Sundance2014," tulis Simmon Barret, penulis skrip film You're Next, V/H/S dan V/H/S 2, yang hadir dalam world premiere film Killers di Sundance.
Film Killers bercerita tentang Nomura (Kazuki Kitamura), eksekutif muda Jepang yang ternyata gemar membunuh dan menyebarkan video pembunuhannya via internet. Di Jakarta, Bayu (Oka Antara), jurnalis yang kariernya di ambang kehancuran, melihat video Nomura dan mulai membangkitkan sisi gelap dari dalam dirinya.
Kemudian, mereka pun terhubung melalui internet, dan di sinilah kehidupan dua lelaki ini berkembang menjadi ikatan yang mematikan. Deretan pemain Killers juga diperkuat oleh Luna Maya, Rin Takanashi dan Ray Sahetapy.
Film Killers diproduksi oleh Nikkatsu dari Jepang dan Guerilla Merah Film dari Indonesia. Selain itu, beberapa rumah produksi Indonesia juga terlibat dalam produksi Killers. Antara lain, Merantau Films, Damn Inc, dan Million Pictures (yang memproduksi Negeri 5 Menara dan Queen Bee).
Killers akan tayang serentak di bioskop-bioskop 6 Februari nanti.
Film Killers dibeli oleh distributor Lionsgate UK, sehingga film yang dibintangi Oka Antara ini akan tayang total di 12 negara.
Sutradara film Killers, Kimo Stamboel dan Timo Tjahjanto alias The Mo Brothers, pernah berujar bahwa dirinya berupaya untuk membuat film yang bisa menarik atensi penonton internasional. Tujuannya, lanjut Kimo, supaya film hasil karyanya dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
“Kami tidak bisa membuat film (yang sifat dan kontennya) terlalu lokal karena infrastruktur dalam sektor distribusi film di Indonesia tidak tumbuh secepat keinginan para filmmaker-nya," ucap Kimo saat Desember tahun lalu.
"Kalau film kami hanya ditonton oleh beberapa ribu penonton, kami tidak akan bisa meyakinkan para investor untuk proyek-proyek film kami berikutnya. Harus menjangkau penonton internasional supaya bisa bertahan," tambah Timo Tjahjanto.
Niatan Kimo dan Timo tersebut tidak bertepuk sebelah tangan. Sebab, ternyata film Killers garapan mereka yang dibintangi Oka Antara dan Kazuki Kitamura ini dipastikan akan beredar di bioskop-bioskop negara Inggris.
Hak pendistribusian Killers ini dibeli Lionsgate UK lewat kesepakatan bisnis yang diteken Richard Ashley-Cowan (Executive Assistant Lionsgate UK) dengan Nate Bolotin (bos sekaligus pemilik XYZ Films, perusahaan sales agency film Killers).
Alhasil, film psychological thriller karya The Mo Brothers ini total akan tayang di 12 negara. Sebelumnya, Killers juga dipastikan akan beredar di Australia dan Selandia Baru dengan distributor Vendetta. Lalu, Shaw Renters akan mengedarkannya di Singapura, serta Thailand dan Vietnam oleh IPA.
Dalam ajang European Film Market (EFM) Februari tahun lalu, XYZ Films juga telah menjual film Killers pada beberapa distributor film. Yaitu, Tiberius untuk Jerman, Wild Side untuk Prancis, Calinos untuk Turki, dan Sundream untuk Hong Kong.
Sedangkan di Jepang, pendistribusiannya oleh Nikkatsu dan Merantau Films untuk Indonesia. Adapun wilayah Amerika Utara, ada satu distributor yang tertarik dan masih dalam pembicaraan.
Selain itu, bisa dibilang bahwa harapan para pembuat film Killers mulai terkabulkan lewat adanya kesepakatan bisnis dengan Lionsgate UK ini.
"Gue pengen banget supaya Indonesia lebih dikenal di peta perfilman dunia. Sangat penting bagi negara yang segede dan sebanyak ini populasinya supaya film menjadi sebuah elemen dari budaya kita. Bukan hanya memperkenalkan budaya kita, tapi juga skill orang Indonesia sebagai filmmaker dan aktor-aktris Indonesia ke dunia," ujar Timo.
Maya Barack-Evans dari Merantau Films juga mengatakan, "Harapan kita setelah penayangan di Sundance Film Festival, yang merupakan salah satu festival film yang sangat signifikan dalan industri film internasional, insya Allah dapat menarik perhatian lebih banyak lagi para distributor di luar negeri."
Killers memang diputar world premiere dalam Festival Film Sundance program non-kompetisi Park City at Midnight pada 21 Januari lalu. Sambutan hangat diberikan para penonton kepada crew dan cast film Killers yang hadir di festival tersebut.
"KILLERS team got mobbed by the audience after the screening, in a good way. Pretty impressive at 3am. The movie's great. #Sundance2014," tulis Simmon Barret, penulis skrip film You're Next, V/H/S dan V/H/S 2, yang hadir dalam world premiere film Killers di Sundance.
Film Killers bercerita tentang Nomura (Kazuki Kitamura), eksekutif muda Jepang yang ternyata gemar membunuh dan menyebarkan video pembunuhannya via internet. Di Jakarta, Bayu (Oka Antara), jurnalis yang kariernya di ambang kehancuran, melihat video Nomura dan mulai membangkitkan sisi gelap dari dalam dirinya.
Kemudian, mereka pun terhubung melalui internet, dan di sinilah kehidupan dua lelaki ini berkembang menjadi ikatan yang mematikan. Deretan pemain Killers juga diperkuat oleh Luna Maya, Rin Takanashi dan Ray Sahetapy.
Film Killers diproduksi oleh Nikkatsu dari Jepang dan Guerilla Merah Film dari Indonesia. Selain itu, beberapa rumah produksi Indonesia juga terlibat dalam produksi Killers. Antara lain, Merantau Films, Damn Inc, dan Million Pictures (yang memproduksi Negeri 5 Menara dan Queen Bee).
Killers akan tayang serentak di bioskop-bioskop 6 Februari nanti.
Spoiler for Killers akan di buat Komik:
Quote:
Killers Akan Dibikin Komik
Meski baru akan tayang pada akhir tahun 2013 atau malah awal tahun 2014, tapi promosi Killers sudah berjalan. Kali ini dengan cara dibikin komik.
Penasaran dengan film Killers karya The Mo Brothers? Update terbaru dari sang pembuatnya bilang bahwa pada saat ini produksi film telah memasuki tahap editing. Rencananya film ini akan tayang pada akhir tahun 2013 atau awal tahun 2014 mendatang.
“Sekarang sih prosesnya sudah sekitar 50 persenan, tapi filmnya sendiri masih lama tayangnya. Rencananya kita akan bawa Killers ke beberapa festival film dunia dulu,” jelas Kimo Stamboel (The Mo Brothers) dalam acara Bincang Film di Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI) di Epicentrum pada 25 November lalu.
Bagi kamu yang sudah tidak sabar untuk menunggu film ini, tak usah khawatir dulu. Sebab, rencananya Killers akan membuat berbagai macam merchandise bagi para fansnya. Salah satunya adalah komik. "Kita akan keluarin merchandise dulu sebelum filmnya keluar, rencananya dalam bentuk komik dulu," kata Kimo.
Jika sekarang sedang tren-trennya mengadaptasi film jadi sebuah novel, atau sebaliknya, atas alasan komersil, maka Killers memodifikasi tren dengan membuat sebuah komik. Yang jadi pertanyaan, apakah para sineas Killers tidak takut komiknya nanti malah akan jadi spoiler bagi para calon penonton.
"Kalau kita sendiri sih nggak takut. Kita berusaha lebih kreatif saja. Kita melihatnya sebagai suatu yang positif saja, karena ini bisa jadi salah satu cara buat menarik penonton dan membentuk fan base. Tapi semua itu masih rencana sih," papar Kimo sambil tersenyum.
Killers yang diproduksi oleh Guerilla Merah Films, Damn! Inc, Merantau Film, Million Pictures, dan Nikkatsu & Image Lab Corp dari Jepang ini bertutur tentang kisah dua orang pembunuh dari Jepang dan Indonesia. Syutingnya menghabiskan 58 hari di Jepang dan Indonesia. Bagi Kimo, sebagai sutradara bahasa menjadi kendala yang menyulitkan dalam pembuatan film ini. Terutama saat Kimo dan Timo harus mengarahkan Kazuki Kitamaru dan Rin Takanashi, aktor dan aktris Jepang, saat beradegan. Soalnya, kebanyakan dari warga Jepang tidak mahir berbahasa Inggris.
“Orang Jepang sangat detail, termasuk Kazuki Kitamaru dan Rin Takanashi. Mereka minta penjelasan rinci tentang akting-akting yang harus mereka lakukan. Jadi kita pakai bantuan interpreter buat membantu kerja kita, selebihnya bahasa tubuh,” kata Kimo sambil tertawa.
Meski baru akan tayang pada akhir tahun 2013 atau malah awal tahun 2014, tapi promosi Killers sudah berjalan. Kali ini dengan cara dibikin komik.
Penasaran dengan film Killers karya The Mo Brothers? Update terbaru dari sang pembuatnya bilang bahwa pada saat ini produksi film telah memasuki tahap editing. Rencananya film ini akan tayang pada akhir tahun 2013 atau awal tahun 2014 mendatang.
“Sekarang sih prosesnya sudah sekitar 50 persenan, tapi filmnya sendiri masih lama tayangnya. Rencananya kita akan bawa Killers ke beberapa festival film dunia dulu,” jelas Kimo Stamboel (The Mo Brothers) dalam acara Bincang Film di Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI) di Epicentrum pada 25 November lalu.
Bagi kamu yang sudah tidak sabar untuk menunggu film ini, tak usah khawatir dulu. Sebab, rencananya Killers akan membuat berbagai macam merchandise bagi para fansnya. Salah satunya adalah komik. "Kita akan keluarin merchandise dulu sebelum filmnya keluar, rencananya dalam bentuk komik dulu," kata Kimo.
Jika sekarang sedang tren-trennya mengadaptasi film jadi sebuah novel, atau sebaliknya, atas alasan komersil, maka Killers memodifikasi tren dengan membuat sebuah komik. Yang jadi pertanyaan, apakah para sineas Killers tidak takut komiknya nanti malah akan jadi spoiler bagi para calon penonton.
"Kalau kita sendiri sih nggak takut. Kita berusaha lebih kreatif saja. Kita melihatnya sebagai suatu yang positif saja, karena ini bisa jadi salah satu cara buat menarik penonton dan membentuk fan base. Tapi semua itu masih rencana sih," papar Kimo sambil tersenyum.
Killers yang diproduksi oleh Guerilla Merah Films, Damn! Inc, Merantau Film, Million Pictures, dan Nikkatsu & Image Lab Corp dari Jepang ini bertutur tentang kisah dua orang pembunuh dari Jepang dan Indonesia. Syutingnya menghabiskan 58 hari di Jepang dan Indonesia. Bagi Kimo, sebagai sutradara bahasa menjadi kendala yang menyulitkan dalam pembuatan film ini. Terutama saat Kimo dan Timo harus mengarahkan Kazuki Kitamaru dan Rin Takanashi, aktor dan aktris Jepang, saat beradegan. Soalnya, kebanyakan dari warga Jepang tidak mahir berbahasa Inggris.
“Orang Jepang sangat detail, termasuk Kazuki Kitamaru dan Rin Takanashi. Mereka minta penjelasan rinci tentang akting-akting yang harus mereka lakukan. Jadi kita pakai bantuan interpreter buat membantu kerja kita, selebihnya bahasa tubuh,” kata Kimo sambil tertawa.
Spoiler for Poster film:

Ini poster versi Indonesia

Kalau ini versi Jepang

JUST INFO HARI INI KILLERS TAYANG
TERIMA KASIH SUDAH MAMPIR
Diubah oleh Jhipau 06-02-2014 13:19
0
5.6K
Kutip
48
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•108.7KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya