TERNYATA BOTOL PLASTIK BEKAS BISA DIMANFAATKAN MENJADI HAL BERGUNA GAN...
PRIA INI MEMBUAT IDE KREATIF
''LAMPU DARI BOTOL BEKAS''
Quote:
Hanya berbekal air, botol plastik, dan zat pemutih, seorang montir asal Brasil berhasil menciptakan cahaya tanpa aliran listrik. Alfredo Moser, nama montir itu, membuat alat penerangan dengan memanfaatkan kemasan air mineral yang diisi air bercampur zat pemutih khusus.
Moser mengatakan, cahaya yang dibikin memanfaatkan sinar matahari yang menyinari botol sepanjang hari. Zat pemutih membantu mensterilkan air dari organisme renik yang berkembang biak di dalam air.
"Sistem pencahayaan ini bekerja menggunakan pembiasan sinar matahari," kata Moser, Kamis 15 Agustus 2013.
Untuk mendapatkan pasokan sinar matahari sepanjang hari, bagian atas botol dipasang di atas genteng dengan perekat khusus sehingga tetap berdiri pada posisinya. Moser mengklaim penerangan dari botol bekas itu setara dengan bohlam berdaya 40-60 Watt.
Ia sudah menggunakan "lampu" sederhana buatannya itu sejak 2002 untuk menerangi ruangan rumahnya. Bahkan alat penghasil cahaya buatan Moser sudah jamak digunakan di berbagai negara berkembang di belahan dunia, di antaranya telah dipasang pada 140 ribu rumah di Filipina ataupun 15 negara lain termasuk Argentina, India, dan Fiji.
Moser mengisahkan ide membuat penerangan sederhana muncul saat sering terjadi pemadaman listrik di Brasil pada 2002. Saat itu hanya pabrik di selatan Brasil yang mendapatkan pasokan listrik. Saat itu atasan Moser di bengkel menyarankan penggunaan botol plastik berisi air sebagai lensa untuk memfokuskan sinar matahari ke arah rumput kering agar tercipta api. Konsep ini kemudian dijadikan dasar untuk mengembangkan alat penghasil cahaya
CARA MEMBUAT LAMPU BOTOL TENAGA MATAHARI
Spoiler for BAHAN:
1. Botol kemasan air minum berwarna bening;
2. Sealant (perekat berbahan silikon);
3. Bahan penambal seng;
4. Cairan pemutih pakaian;
Spoiler for LANGKAH KERJA:
1. Buatlah lubang melingkar di bagian tengah dari potongan seng dengan ukuran jari-jari 1 cm lebih kecil dari jari-jari botol mineral yang akan digunakan. Posisi tengah lubang dapat dipilih tepat di bagian punggung seng atau di bagian parit seng.
2. Kemudian buat potongan sepanjang 1 cm, sejajar jari-jari lubang, melingkar sepanjang lingkar luar lubang dengan jarak antar potongan 1 sampai 2 cm;
3. Bengkokkan tiap potongan ke arah atas, kemudian beri perekat sealant (berbahan silikon) sepanjang sisi bagian dalam lingkar lubang;
4. Masukan botol ke lubang setelah selant mengering, dengan posisi kepala botol dibagian atas, 2/3 bagian botol berada di bawah seng dan 1/3 bagian berada di bagian atas seng;
5. Kemudian rekatkan dan tutup celah antara dinding botol dan seng dengan menggunakan sealant. Akan lebih baik jika dilapisi lagi dengan sejenis bahan penambal atap atau pelapis atap untuk lebih memastikan tidak ada kebocoran atau celah yang terbuka;
6. Isi botol dengan air jernih hingga penuh dan dicampur dengan satu tutup botol cairan pemutih pakaian;
7. Tutup kembali botol dengan memberi sealant pada bagian dalam dan luar tutup botol;
8. Kemudian lubangi seng atap bangunan pada posisi yang direncanakan. Ukuran lubang tepat seukuran dengan lingkar botol;
9. Berikan sealant pada sekeliling lubang, dan setelah kering pasangkan botol dengan mencocokkan jalur air pada seng atap dengan potongan seng yang menempel pada botol;
10. Tutup celah antara potongan seng dengan seng atap dengan bahan penambal atap agar tidak terjadi kebocoran sewaktu hujan