- Beranda
- The Lounge
REI Berharap Pemerintah Segera Hapus PPN Rumah,cekidot GAN!
...
TS
anggi13
REI Berharap Pemerintah Segera Hapus PPN Rumah,cekidot GAN!

JAKARTA – Pengembang properti yang tergabung dalam Real Estat Indonesia (REI) berharap pemerintah segera menghapuskan pajak pertambahan nilai (PPN) 10% perumahan bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Penghapusan itu bermanfaat untuk mewujudkan target pemenuhan rumah bagi masyarakat segmen bawah.
“Kami berharap sesegera mungkin pemerintah mengeluarkan aturan penghapusan PPN 10%,” ujar Ketua Umum Real Estat Indonesia (REI) Eddy Hussy kepada Investor Daily, saat dihubungi di Jakarta, Rabu (22/1).
Menurut dia, pihaknya optimistis pemerintah bakal memenuhi harapan para pengembang properti. Saat ini, ujarnya, bila merujuk pada harga yang lama, para pengembang kesulitan untuk membangun rumah. Hal itu mengingat harga tanah dan bahan- bahan bangunan sudah cukup tinggi. “Kalau tidak disetujui, dampaknya pemenuhan rumah bagi MBR akan terganggu. Kami sulit mencapai target pembangunan 120- 130 ribu unit,” jelasnya.
Sekalipun demikian, Eddy pernah mengatakan bahwa tingginya kebutuhan rumah menengah bawah bisa menjadi peluang bisnis properti tahun 2014. Setiap tahun, total kebutuhan rumah mencapai sekitar 700 ribu unit. Khusus untuk rumah murah di bawah Rp 200 juta, menjadi peluang tersendiri bagi para pengembang properti. “Tahun ini, kami mengajak pengembang membangun rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Segmen ini menjadi peluang bagi pengembang pada 2014,” katanya.
SUMBER: Sekalipun demikian, Eddy pernah mengatakan bahwa tingginya kebutuhan rumah menengah bawah bisa menjadi peluang bisnis properti tahun 2014. Setiap tahun, total kebutuhan rumah mencapai sekitar 700 ribu unit. Khusus untuk rumah murah di bawah Rp 200 juta, menjadi peluang tersendiri bagi para pengembang properti. “Tahun ini, kami mengajak pengembang membangun rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Segmen ini menjadi peluang bagi pengembang pada 2014,” katanya.
[URL="Sekalipun demikian, Eddy pernah mengatakan bahwa tingginya kebutuhan rumah menengah bawah bisa menjadi peluang bisnis properti tahun 2014. Setiap tahun, total kebutuhan rumah mencapai sekitar 700 ribu unit. Khusus untuk rumah murah di bawah Rp 200 juta, menjadi peluang tersendiri bagi para pengembang properti. “Tahun ini, kami mengajak pengembang membangun rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Segmen ini menjadi peluang bagi pengembang pada 2014,” katanya. - See more at: [url]http://www.pbtaxand.com/news/2014/01/rei-berharap-pemerintah-segera-hapus-ppn-rumah#sthash.YpjhfQ7D.dpuf[/url]"]SUMBER[/URL]

Follow us on twitter: @pbtaxand
0
926
4
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•109KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya