Tim Densus 88 Antiteror berhasil menangkap dua tersangka terorisme di Jalan Raya Kedung Cowek, Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur. Tim Densus menyita dua bom aktif yang semula direncanakan untuk diledakkan pagi ini di pos polisi.
Dari foto yang diperoleh detikcom, Selasa (21/1/2014), dua bom pipa itu dilapisi kain warna kuning dan putih. Ikut disita sejumlah telepon genggam, korek, martil juga tas punggung.
Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Awi Setiyono merinci barang yang ditemukan yakni saklar, transistor 5 buah, lampu LED 12 buah, paku satu plastik kecil.
Kemudian ada paku panjang 5 cm 1 plastik, lem besi untuk menempelkan detonator di tabung besi serta dompet berisi uang Rp 4,7 juta. Barang-barang yang ditemukan di rumah kontrakan Abdul Majid di Tanah Merah IV, Kenjeran, Surabaya.
Sebelum penggeledahan, Abdul Majid dan Isnaini Ramdhoni lebih dulu ditangkap tim Densus 88 sekitar pukul 19.55 WIB, Senin (20/1). Bom yang dimiliki kedua tersangka rencananya diledakan pagi ini di pos polisi Keputi, Kenjeran, Surabaya.
Bukan cuma pos polisi, dua tersangka terorisme ini berencana meledakkan tempat hiburan malam. Salah satunya kawasan Dolly.
"Keduanya merencanakan amaliyah pengeboman dan menggunakan senjata tajam terhadap polisi dan tempat hiburan," kata Karopenmas Mabes Polri, Brigjen (Pol) Boy Rafli Amar terpisah.
Sejumlah tempat yang sudah disurvei kedua tersangka teroris adalah pos polisi Keputih Kenjeran Surabaya, pos polisi Perak Jalan Jakarta Surabaya, tempat hiburan Dolar THR, Dolly, Galaxy Jalan Pandegeling, dan Colour Jalan Sumatera, Surabaya.
[URL="http://news.detik..com/read/2014/01/21/083126/2473016/10/ini-bom-pipa-milik-tersangka-teroris-surabaya?9911012"]SUMBER[/URL]