Kaskus

Entertainment

agamavrsAvatar border
TS
agamavrs
Awas, Peminum Berat Percepat Penurunan Daya Ingat
ANDA mau fungsi ingatan dan mental tetap bagus sampai tua? Caranya sangat sederhana, hindarilah mengonsumsi alkohol berlebihan sejak usia muda.

Ya, pasalnya penelitian terbaru menemukan bahwa pria paruh baya yang merupakan peminum berat menunjukkan penurunan memori, fokus dan keterampilan penalarannya sampai enam tahun lebih cepat ketimbang mereka yang minum alkohol lebih sedikit.

llmuwan Eropa menemukan pria yang minum alkohol 2,5 gelas atau lebih per hari di usia paruh baya, lebih mungkin untuk mengalami penurunan mental lebih cepat selama dekade berikutnya dibandingkan peminum ringan atau sedang.

Sementara itu, efek peminum berat pada wanita tak bisa secara akurat dinilai karena wanita paruh baya jauh lebih sedikit yang berpartisipasi dalam penelitian.

"Konsumsi alkohol berlebihan diketahui merugikan bagi kesehatan. Sehingga hasilnya tidak mengejutkan kalau bisa merugikan otak dan itu bisa diamati saat orang sudah berumur 55 tahun," ungkap  Severine Sabia penulis studi, seperti dilansir
Healthday. 

Untuk mendapat hasil penelitian, peneliti mengobservasi lebih dari 5.000 pria dan 2.000 wanita pada usia paruh baya. Kemudian, mereka dinilai tiga kali dalam 10 tahun. Semua tes itu berkaitan dengan tes memori dan fungsinya, fokus dan penalaran dimana tes pertama diambil ketika peserta rata-rata usia 56 .

Kemudian, data menemukan bahwa tak ada perbedaan yang ditemukan dalam penurunan memori dan fungsi antara laki-laki yang tak minum alkohol dan mereka yang peminum ringan atau sedang. Akan tetapi, data peminum berat  menunjukkan adanya penurunan mental antara 1,5 sampai 6 tahun lebih cepat daripada mereka yang minum alkohol kurang.

Meskipun studi ini menemukan hubungan antara peminum berat pada pria dan penurunan fungsi mental, tapi itu tak membuktikan hubungan sebab -akibat.

"Kami memiliki banyak pengalaman klinis yang menunjukkan bahwa peminum berat bisa memiliki efek buruk pada kognisi. Tapi apa yang baru tentang penelitian ini adalah, setidaknya pada pria, tidak tampak perbedaan antara peminum sedikit alkohol, minum dengan termoderasi (cukup) dan tidak minum alkohol sama sekali, kata Dr Marc Gordon, kepala neurologi di Rumah Sakit Zucker Hillside di Glen Oaks, NY, yang tidak terlibat dalam penelitian.
0
935
5
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread108.5KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.