- Beranda
- The Lounge
Mengintip Bagian Dalam Pabrik Pembuatan CD dan DVD
...
TS
altheon
Mengintip Bagian Dalam Pabrik Pembuatan CD dan DVD
Jadilah KASKUSer yang selalu memberikan opini, jangan cuma jadi silent reader aja gan
dan jangan lupa untuk 
dan jangan lupa untuk 
Quote:
Thread ini beda gan:

ternyata ada yang udah bikin, tapi thread ane ini berbeda dengan thread sebelumnya yg agan heinzzdroy bikin di Proses Pembuatan CD
Spoiler for no repost:

ternyata ada yang udah bikin, tapi thread ane ini berbeda dengan thread sebelumnya yg agan heinzzdroy bikin di Proses Pembuatan CD
Sebelum ke TKP, ane mau sedikit review nih tentang CD
Quote:
ABOUT CD
Agan tau kan yang namanya CD atau DVD? (bukan CD yang itu ya gan
)
Spoiler for penampakan:
CD, singkatan dari Compaq Disc, atau dalam bahasa indonesia disebut cakram padat atau cakram optik.
Cakram Digital (bahasa Inggris: Compact Disc, disingkat CD), cakram padat, atau cakram optik adalah sebuah piringan optikal yang digunakan untuk menyimpan data secara digital. Sejak diperkenalkan secara resmi pada tahun 1982, CD memperoleh puncak penjualan pada tahun 2000 yaitu mencapai 2.445 juta keping.
Kelemahan dari CD adalah kualitas suara yang dihasilkan tidak mungkin sebagus yang ada di pita kaset yang merupakan suara standar sinus murni, akan tetapi merupakan trap atau tangga yang berbentuk sinus dari hasil perubahan sinyal digital ke sinyal analog. Kelebihan dari CD adalah desah minim berbeda dengan kaset yang berdesah.
Bentuk CD sangat ringan dan mudah dibawa serta merupakan barang yang tahan lama, kelemahannya permukaan CD tidak boleh tergores. CD menawarkan kapasitas penyimpanan data yang besar serta kapabilitas produksi.
Sejarah CD
Spoiler for sejarah CD:
- 1970 Philips memulai penelitian mengenai ALP (Audio Long Play), sebuah sistem audio untuk menghadapi teknologi rekaman vinyl dengan menggunakan teknologi laser. Lou Otters, Direktur teknik dari divisi audio di Philips, menyarankan agar format fisik ALP harus lebih kecil dari format rekaman Vinyl dan dapat memuat rekaman musik selama satu jam. Kerja sama antara Sony dan Philips berfokus kepada bagimana membentuk CD lebih kecil, mereka mempunyai ide untuk membuat CD sanggup memuat quadraphonic Sound tetapi berakibat ukuran CD membesar menjadi berdiameter 20 cm, rencana itu digagalkan.
- 1977 Philips memulai mengambil inisiatif untuk membuat format baru audio, dan banyak nama yang didiskusikan, seperti Mini Rack, MiniDisc, atau CompactRack, tetapi nama yang diambil adalah Compact Disc karena mengingatkan kepada kesuksesan Compact Cassette.
- 1979 Philips membuat press Conference di Eindhoven, Jerman untuk memamerkan CD dengan kualitas audio yang sangat baik (High audip quality).Philips berkelana ke Jepang untuk mengadakan perundingan pembuatan format standar dari keping audio, dan Philips mendapatkan kesepakan dengan Sony. Philips menawarkan durasi panjang perekaman dan daya tahan terhadap kerusakan cakram seperti goresan halus dan sidik jari, sementara itu Sony menawarkan metode koreksi kesalahan (error-correction method). Ukuran awal yang ditawarkan Philips adalah 11,5 cm, tetapi pihak Sony menolaknya dengan alasan bahwa cakram harus mampu merekam keseluruhan lagu dari Beethoven`s 9th Symphony, oleh karena itu diameter CD naik menjadi 12 cm untuk memuat data ekstra.
- 1980 Philips dan Sony memproduksi “Red Book”, yang di dalamnya tercantum standardisasi mengenai Cakram digital, dari sini mereka mulai bekerja terpisah untuk merancang CD yang akan diproduksi.
- 1982 Philips memproduksi pemutar CD pertama kalinya.
- 1983 Penerbitan “Yellow Book”. Yang di dalamnya memuat standardisasi dari Compact Disc – Read Only Memory (CD-ROM), yang menjadi sebuah standar CD berbasis komputer dan hal ini juga digunakan sebagai standardisasi bagi setiap komputer untuk mampu membaca drive CD-ROM.
- 1985 Dire Straits dengan Brother In Arms, menjadi artist yang menjual lebih dari satu juta kopi cakram, dan rekor ini masih menjadi rekor album CD terlaris.
- 1986 Penerbitan “Green Book”, di dalamnya terdapat teknologi CD-Interactive, yang digunakan untuk mensinkornasikan antara audio dan data di dalam CD-ROM. Yang ditunjukan untuk menampung full motion video yang dikombinasikan dengan interaktivitas.Perkembangan selanjutnya terciptanya CD-RW, perangkat cakram padat yang dapat digunakan secara berulang-ulang, perangkat ini mempunyai kemampuan seperti disket ataupun hard drive, dapat ditulis ulang berkali-kali.
- 1998 Empat ratus Miliar CD telah diproduksi.
- 2000 Format MP3 Diluncurkan dan mulai memengaruhi penjualan CD
- 2008 Penjualan CD menurun 20% dibandingkan penjualan ditahun 2000.
Detail Fisik
Spoiler for detail fisik:
CD dibuat dari plastik polikarbonat setebal 1,2mm dengan berat 15-20 gram. Pembagian komponen CD dari bagian tengah CD sampai luar adalah : Pusat/ poros CD, daerah transisi pertama (cincin penjepit), daerah kelm (cincin stacking), Daerah transisi kedua, daerah informasi dan RIM. Untuk ukuran CD berdiameter 120mm dapat memuat audio selama 80 menit atau data sebesar 650-870 MB, sedangkan mini cd yang memiliki diameter mulai dari 60mm sampai dengan 80mm dapat memuat audio selama 24 menit atau data sebesar 185-210 MB.
Lapisan tipis aluminium atau yang lebih jarang, lapisan tipis emas digunakan ke permukaan untuk menimbulkan refleksi, lapisan ini dilindungi oleh suatu lapisan film pernis yang diputar langsung ke atas lapisan reflektif. Label CD dicetak diatas lapisan pernis, metode yang digunakan untuk mencetak label adalah metode percetakan umum atau cetak offset.
Lapisan tipis aluminium atau, lebih jarang, emas diterapkan ke permukaan sehingga reflektif. Logam ini dilindungi oleh sebuah film Data di dalam CD disimpan dalam rangkaian lekukan kecil yang disebut pits, pengkodeaan berlangsung di dalam lintasan sprial ke luar di lapisan polikarbonat. daerah antara pits dikenal sebagai lands. Setiap pits memiliki kedalaman sebesar 100 nm dan luas sekitar 500 nm dan bervariasi dari 850 nm sampai 3,5 μm untuk panjangnya. Jarak antara trakc, antara pits, adalah 1,6 μm. CD d
Cara Penyimpanan
Spoiler for cara penyimpanan:
CD sebaiknya disimpan di suhu sebesar 10-20 celcius, hindari CD dari fluktuasi suhu dan kelembapan. Suhu yang buruk dan lembap dapat menyebabkan CD melengkung dan berakibat CD tidak dapat digunakan. CD sebaiknya disimpan di tempat yang gelap, karena sinar UV akan menyebabkan kandungan alumunium menjadi gelap dan menyebabkan kesalahan dalam pembacaan data di CD. CD sebaik disimpan di dalam kotak penyimpanan CD, setiap kotak penyimpanan CD hanya berisi satu CD. Jangan menumpuk CD dalam satu tempat,karena ada kemungkinan untuk merusak lapisan data CD karena gesekan antara CD. Jika goresan yang ada sangat besar dan dalam, data yang ada di CD kemungkinan besar tidak akan bisa dibaca oleh alat pembaca CD.
Harusnya sedikit ya, tapi kebanyakan hehehe semoga bermanfaat
Source
Nah, agan semua udah tau kan sejarahnya, detail fisik dan cara penyimpanannya. Pernah ga sih terlintas dipikiran kita "kok bisa ya mereka punya ide bikin sesuatu seperti itu?", atau "proses pembuatannya gimana ya?"... lewat thread ini semoga bisa terjawab bagaimana proses pembuatan CD tersebut gan.
Tanpa basa basi, let's check it out to the TKP
Spoiler for mengintip TKP:

CD atau DVD telah menjadi sesuatu yg lumrah dalam hidup kita. lempengan disc tersebut digunakan untuk menonton film, menginstall software dan transfer data dalam setiap kehidupan sehari-hari kita. Gambar-gambar berikut adalah Pabrik Pembuatan DVD di Kazakhstan.
Spoiler for inside the factory:

Prosesnya sangat otomatis dan hanya membutuhkan satu engineer untuk mengawasinya

Spoiler for inside the factory:

Bahan mentah utamanya adalah polycarbonate, seperti yang ada dipenampakan
Spoiler for inside the factory:

Disk tersebut berawal dari butiran polycarbonate
Spoiler for inside the factory:

Kemudian butiran-butiran tersebut dimasukan ke dalam mesin pengering
Spoiler for inside the factory:

Kristal-kristal tersebut kemudian dilelehkan bersama-sama menjadi cairan (agar mencair)
Spoiler for inside the factory:

The liquid mass is crammed into press-form using a stamper inside
Kristal yang sudah mencair kemudian dimasukkan ke dalam "press-form" dengan menggunakan stamper
Spoiler for inside the factory:

Stamper adalah lempengan logam dengan informasi yg tepat.Yang ada di gambar ini adalah film yang akan dimasukan ke dalam disk tersebut
Spoiler for inside the factory:

The liquid polycarbonate is turned into a disc at 250 degrees and the info is stamped on to it
Cairan polycarbonate berubah menjadi disk pada suhu 250 derajat dan infonya ditempelkan pada disk tersebut
Spoiler for inside the factory:

Kemudian disk tersebut didinginkan
Spoiler for inside the factory:

Spoiler for inside the factory:

Disk kemudian dilapisi dengan permukaan yg memantulkan cahaya agar laser dapat membaca info yang ada di dalamnya

Spoiler for inside the factory:

Spoiler for inside the factory:

Spoiler for inside the factory:

Ini adalah gambar DVD yang masih setengah jadi (belum maksimal)
Spoiler for inside the factory:

Laser kemudian menginspeksi untuk menghilangkan disk yang buruk
Spoiler for inside the factory:

Kemudian disk tersebut diwarnai
Spoiler for inside the factory:

Spoiler for inside the factory:

Ruang penyimpanan sementara
Spoiler for inside the factory:

Menyiapkan cover disk
Spoiler for inside the factory:

Spoiler for inside the factory:

Hologram untuk mensertifikasi bahwa disk tersebut adalah asli (bukan bajakan lho gan kayak yg agan beli
) *canda gan hehehe
Spoiler for inside the factory:

Para pekerja yang sedang packing disknya
Spoiler for inside the factory:

Spoiler for inside the factory:

Spoiler for inside the factory:

Spoiler for inside the factory:

Spoiler for inside the factory:

Daaaan, CD/DVD pun bisa anda dapatkan di toko-toko terdekat

Source
That's all gan dari ane. kurang lebihnya ane minta maaf. kalo berkenan, ane nerima sumbangan 

Thread lain ane
Spoiler for nyang laen:
Diubah oleh altheon 02-01-2014 10:54
0
7.1K
Kutip
19
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•108.2KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya