- Beranda
- Berita dan Politik
Antisipasi Perayaan Tahun Baru, Pemko Banda Aceh Bentuk Pos Pengawasan Syariat
...
TS
putroephang
Antisipasi Perayaan Tahun Baru, Pemko Banda Aceh Bentuk Pos Pengawasan Syariat
BANDA ACEH - Pemerintah Kota Banda Aceh dalam mengantisipasi adanya perayaan malam pergantian tahun 2013-2014, akan membentuk posko pengawasan syariat yang dikawal 150 personil tim gabungan Satpol PP dan Wilayatul Hisbah, TNI, serta Polri.
"Mulai pukul 17.00 Wib sore in,i tim gabungan sudah melakukan pengawasan ke sejumlah lokasi yang dikhawatirkan menjadi pusat perayawan penyambutan pergantian tahun," kata Kasatpol PP-WH Kota Banda Aceh Ritasari Puji Astuti melalui Kepala Seksi (Kasi) penegak peraturan perundang undangan dan Syariat Islam, Evendi, kepada acehonline.info, Selasa (31/12) di Banda Aceh.
Sekitar 150 personil gabungan tersebut, kata Evendi, akan disiagakan untuk merazia segala aktivitas perayaan pada malam tahun baru di Kota Banda Aceh, seperti di seputaran Ulee Lheue, Blang Padang, Bundaran Simpang Lima, Depan Mesjid Raya Baiturrahman, dan Taman Sari.
"Ini dilakukan untuk menindaklanjuti himbauan larangan perayaan tahun baru dari Pemerintah Kota Banda Aceh, yang melarang warganya menggelar segala bentuk perayaan tahun baru 2014," ujarnya.
Selain membuka pos di sejumlah lokasi Evendi menambahkan, pihaknya juga akan melakukan pengawasan di sejumlah tempat tempat yang disinyalir rawan maksiat.
"Selain lokasi yang sudah ditentukan tadi, Satpol PP dan WH juga akan mengawasi sejumlah tempat lainnya, seperti salon, hotel, serta cafe-cafe. Dalam hal ini, kami juga berharap peran dari masyarakat yang turut melakukan pengawasan. Bagi masyarakat yang mengetahui ada kelompok yang melakukan pelanggar syariat mohon laporkan ke tim terpadu, agar bisa kita tindak bersama sama," harapnya.
Sebelumnya diberitakan, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Banda Aceh, mengharamkan dan melarang perayaan Natal dan Tahun Baru Masehi bagi seluruh umat Islam (muslim) di Kota Banda Aceh. Hal tersebut dilakukan guna mewujudkan Banda Aceh sebagai Kota Madani, yang bersih dari berbagai kegiatan maksiat.(sumber)
Hajarr,,, tangkap smua,,, karungin,,, karungin,,,


"Mulai pukul 17.00 Wib sore in,i tim gabungan sudah melakukan pengawasan ke sejumlah lokasi yang dikhawatirkan menjadi pusat perayawan penyambutan pergantian tahun," kata Kasatpol PP-WH Kota Banda Aceh Ritasari Puji Astuti melalui Kepala Seksi (Kasi) penegak peraturan perundang undangan dan Syariat Islam, Evendi, kepada acehonline.info, Selasa (31/12) di Banda Aceh.
Sekitar 150 personil gabungan tersebut, kata Evendi, akan disiagakan untuk merazia segala aktivitas perayaan pada malam tahun baru di Kota Banda Aceh, seperti di seputaran Ulee Lheue, Blang Padang, Bundaran Simpang Lima, Depan Mesjid Raya Baiturrahman, dan Taman Sari.
"Ini dilakukan untuk menindaklanjuti himbauan larangan perayaan tahun baru dari Pemerintah Kota Banda Aceh, yang melarang warganya menggelar segala bentuk perayaan tahun baru 2014," ujarnya.
Selain membuka pos di sejumlah lokasi Evendi menambahkan, pihaknya juga akan melakukan pengawasan di sejumlah tempat tempat yang disinyalir rawan maksiat.
"Selain lokasi yang sudah ditentukan tadi, Satpol PP dan WH juga akan mengawasi sejumlah tempat lainnya, seperti salon, hotel, serta cafe-cafe. Dalam hal ini, kami juga berharap peran dari masyarakat yang turut melakukan pengawasan. Bagi masyarakat yang mengetahui ada kelompok yang melakukan pelanggar syariat mohon laporkan ke tim terpadu, agar bisa kita tindak bersama sama," harapnya.
Sebelumnya diberitakan, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Banda Aceh, mengharamkan dan melarang perayaan Natal dan Tahun Baru Masehi bagi seluruh umat Islam (muslim) di Kota Banda Aceh. Hal tersebut dilakukan guna mewujudkan Banda Aceh sebagai Kota Madani, yang bersih dari berbagai kegiatan maksiat.(sumber)
Hajarr,,, tangkap smua,,, karungin,,, karungin,,,



0
1.7K
34
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
696KThread•59.4KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya