- Beranda
- Berita dan Politik
Sebut Ada Teror Malam Natal, SBY Dinilai Ingin Alihkan Isu Korupsi
...
TS
kacaindonesia
Sebut Ada Teror Malam Natal, SBY Dinilai Ingin Alihkan Isu Korupsi
ada kabar baru nih gan dari pak beye..
apa benar kabar ini untuk mengalihkan masalah korupsi saat ini??
JAKARTA - Pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui juru bicaranya Julian Aldrin Pasha, terkait aksi teror pada perayaan Hari Raya Natal 25 Desember nanti, dinilai sebagai salah satu cara untuk mengalihkan isu korupsi yang kini tengah merebak.
“Menurut saya itu terlihat seperti isu yang sengaja dibuat pemerintah untuk pengalihan isu seperti isu Century dan isu Hambalang,” kata pengamat teroris, Al Chaidar saat dihubungi Okezone, Minggu (15/12/2013).
Dikatakan Chaidar, saat ini jaringan teroris terlihat lebih mengarah kepada persoalan kekerasan kaum minoritas Rohingya di Myanmar. Kecil kemungkinan sasaran jaringan teroris pada Gereja di malam Natal.
“Ketimbang Gereja, mereka (teroris) lebih pada pengeboman di Wihara, karena mereka kini lebih pada persoalan Rohingya, “ ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, SBY mengaku mendapatkan informasi adanya pergerakan teroris menjelang Hari Raya Natal 2013. SBY meminta jajaran keamanan agar lebih meningkatkan pengamanan pada malan Natal. Kendati demikian, SBY menolak dikatakan menambah keresahan masyarakat.
(trk)
sumber
gimana menurut agan-agan??
apa benar kabar ini untuk mengalihkan masalah korupsi saat ini??

JAKARTA - Pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui juru bicaranya Julian Aldrin Pasha, terkait aksi teror pada perayaan Hari Raya Natal 25 Desember nanti, dinilai sebagai salah satu cara untuk mengalihkan isu korupsi yang kini tengah merebak.
“Menurut saya itu terlihat seperti isu yang sengaja dibuat pemerintah untuk pengalihan isu seperti isu Century dan isu Hambalang,” kata pengamat teroris, Al Chaidar saat dihubungi Okezone, Minggu (15/12/2013).
Dikatakan Chaidar, saat ini jaringan teroris terlihat lebih mengarah kepada persoalan kekerasan kaum minoritas Rohingya di Myanmar. Kecil kemungkinan sasaran jaringan teroris pada Gereja di malam Natal.
“Ketimbang Gereja, mereka (teroris) lebih pada pengeboman di Wihara, karena mereka kini lebih pada persoalan Rohingya, “ ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, SBY mengaku mendapatkan informasi adanya pergerakan teroris menjelang Hari Raya Natal 2013. SBY meminta jajaran keamanan agar lebih meningkatkan pengamanan pada malan Natal. Kendati demikian, SBY menolak dikatakan menambah keresahan masyarakat.
(trk)
sumber
gimana menurut agan-agan??

0
1.2K
16
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.3KThread•59KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya