- Beranda
- The Lounge
Sang Tuna Wisma alias "Gembel" yang menciptakan Mobile App
...
TS
yumego
Sang Tuna Wisma alias "Gembel" yang menciptakan Mobile App
Bim salabim...Semoga kagak Repost...syukur² bisa jadi HT
Leo Grand adalah orang yang tidak tahu menahu mengenai apa itu pemograman computer pada empat bulan yang lalu. Pria 37 Tahun ini dulunya tinggal di jalanan kota new York pada akhir Agustus, hingga pada suatu waktu datanglah orang asing yang menawarkan dua pilihan : belajar coding /pemograman computer selama dua bulan atau uang tunai USD 100.
Grand memilih belajar dan menghasilkan 3,621 baris code dan pada akhirnya mengeluarkan mobile app (baca: applikasi) pertamanya. Nama dari App nya adalah "Trees for Cars", app ini berguna untuk menghubungkan antara pengendara dan penumpang (atau sebaliknya) untuk berbagi tumpangan (atau istilah mudahnya applikasi untuk mencari tebengan
. Jadi kalau setiap kendaraan menghasilkan polusi CO2, maka dengan app ini secara tidak langsung menguragi jumlah mobil yang karena 1 mobil yang biasanya diisi 1 orang, kini bisa ditumpangi beberapa orang, seperti prinsip "3 in 1" 
Applikasi ini sudah bisa berjalan pada Android maupun iOS. Pada saat app tersebut dirilis, tampak pula sang guru, programmer berumur 23 tahun, Patrick McConlogue. McConlogue berinisiatif menawarkan pelajaran coding untuk si murid satu jam selama satu haru untuk dua bulan.
Mereka mulai belajar sejak 26. Agustus dan sang guru membekali Grand dengan laptop Chromebook dan beberapa buku teks. Dua bulan pertama mereka belajar mengenai tata kota dekat Chelsea Piers, dimana Grand tidur.
Setelah satu jam lamanya pelajaran, McConlogue berangkat bekerja seperti biasa sedangkan Grand mengulang apa yang telah dia pelajari hingga batere laptop nya habis dan harus kembali men-charge sepanjang malam disebuah gudang.
Di akhir dua bulan pertama, mereka merasakan projek nya tersebut membutuhkan lebih banyak usaha untuk merealisasikan cita-citanya untuk meluncurkan sebuah mobile app.
Hingga pada suatu saat, boss dari sang guru, John Katzman memngizinkan McConlogue dan Grand untuk menggunakan kantornya sebagai ruang kerja. Dan disinilah pekerjaan ini selesai.
Selanjutnya Grand berencana untuk meneruskan penelitiannya dan bersiap untuk "Trees for Cars II" sedangkan McConlogue terus mencari support dari programer lainnya untuk terus memberikan mentoring mengenai pemograman computer.
Walaupun demikian Grand tetaplah Grand yang dulu, dia kembali tidur dijalan. Namun dengan applikasi dan kemampuannya yang baru, Grand optimis bahwa nasibnya akan berubah.
Pengarang : Francis Berkman
Sumber 1|| Sumber 2

Leo Grand adalah orang yang tidak tahu menahu mengenai apa itu pemograman computer pada empat bulan yang lalu. Pria 37 Tahun ini dulunya tinggal di jalanan kota new York pada akhir Agustus, hingga pada suatu waktu datanglah orang asing yang menawarkan dua pilihan : belajar coding /pemograman computer selama dua bulan atau uang tunai USD 100.
Spoiler for "Leo Grand":
Grand memilih belajar dan menghasilkan 3,621 baris code dan pada akhirnya mengeluarkan mobile app (baca: applikasi) pertamanya. Nama dari App nya adalah "Trees for Cars", app ini berguna untuk menghubungkan antara pengendara dan penumpang (atau sebaliknya) untuk berbagi tumpangan (atau istilah mudahnya applikasi untuk mencari tebengan
. Jadi kalau setiap kendaraan menghasilkan polusi CO2, maka dengan app ini secara tidak langsung menguragi jumlah mobil yang karena 1 mobil yang biasanya diisi 1 orang, kini bisa ditumpangi beberapa orang, seperti prinsip "3 in 1" 
Applikasi ini sudah bisa berjalan pada Android maupun iOS. Pada saat app tersebut dirilis, tampak pula sang guru, programmer berumur 23 tahun, Patrick McConlogue. McConlogue berinisiatif menawarkan pelajaran coding untuk si murid satu jam selama satu haru untuk dua bulan.
Spoiler for "McConlogue dan Grand":
Mereka mulai belajar sejak 26. Agustus dan sang guru membekali Grand dengan laptop Chromebook dan beberapa buku teks. Dua bulan pertama mereka belajar mengenai tata kota dekat Chelsea Piers, dimana Grand tidur.
Setelah satu jam lamanya pelajaran, McConlogue berangkat bekerja seperti biasa sedangkan Grand mengulang apa yang telah dia pelajari hingga batere laptop nya habis dan harus kembali men-charge sepanjang malam disebuah gudang.
Di akhir dua bulan pertama, mereka merasakan projek nya tersebut membutuhkan lebih banyak usaha untuk merealisasikan cita-citanya untuk meluncurkan sebuah mobile app.
Hingga pada suatu saat, boss dari sang guru, John Katzman memngizinkan McConlogue dan Grand untuk menggunakan kantornya sebagai ruang kerja. Dan disinilah pekerjaan ini selesai.
Selanjutnya Grand berencana untuk meneruskan penelitiannya dan bersiap untuk "Trees for Cars II" sedangkan McConlogue terus mencari support dari programer lainnya untuk terus memberikan mentoring mengenai pemograman computer.
Walaupun demikian Grand tetaplah Grand yang dulu, dia kembali tidur dijalan. Namun dengan applikasi dan kemampuannya yang baru, Grand optimis bahwa nasibnya akan berubah.
Spoiler for "NB":
Pengarang : Francis Berkman
Sumber 1|| Sumber 2
0
1.6K
10
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•108.4KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya