- Beranda
- Berita Luar Negeri
Ledakan Bom di Kedutaan Iran di Libanon, Israel Dituding Dalangnya
...
TS
cakalangg
Ledakan Bom di Kedutaan Iran di Libanon, Israel Dituding Dalangnya
Teheran, - Ledakan bom terjadi di luar gedung kedutaan Iran di Beirut, Libanon hari ini. Serangan bom itu menewaskan sedikitnya 22 orang, termasuk seorang diplomat Iran.
Pemerintah Iran menuding Israel sebagai dalang ledakan bom yang terjadi dua kali tersebut.
"Itu kejahatan yang tidak manusiawi dan aksi dengki yang dilakukan Zionis dan orang-orang bayaran mereka," cetus juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Marzieh Afkham seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (19/11/2013).
Pejabat tinggi Iran itu membenarkan bahwa seorang diplomat Iran tewas dalam serangan bom tersebut. Dia adalah Atase Budaya bernama Ibrahim Ansari. Dia sedang memasuki gedung kedutaan Iran ketika bom meledak. Pria itu meninggal akibat luka-lukanya di rumah sakit di Beirut.
Tayangan televisi lokal menunjukkan situasi kacau di lokasi kejadian pasca ledakan. Terlihat sejumlah jasad manusia dalam kondisi hangus terbakar, tergeletak begitu saja di jalanan. Puing-puing berserakan di dekat jasad-jasad tersebut.
Beberapa mobil yang diparkir di dekat lokasi kejadian juga hangus akibat ledakan tersebut. Bahkan pepohonan juga terlihat hangus.
[url]http://news.detik..com/read/2013/11/19/181340/2417563/1148/ledakan-bom-di-kedutaan-iran-di-libanon-israel-dituding-dalangnya[/url]
Kelompok Afiliasi Al Qaeda Klaim Dalangi Bom Kedubes Iran
BEIRUT, KOMPAS.com — Sebuah kelompok militan yang terkait Al Qaeda, Selasa (19/11/2013), mengklaim bertanggung jawab atas dua ledakan bom di luar gedung Kedutaan Besar Iran di Beirut, Lebanon, yang menewaskan sedikitnya 22 orang.
"Ini adalah dua aksi yang dilakukan dua pahlawan Sunni Lebanon," kata Sirajeddin Zreikat, anggota Brigade Abdullah Azzam, lewat akun Twitternya.
Lebih jauh, Zreikat mengancam akan melakukan serangan baru di Lebanon, sepanjang kelompok Hezbollah yang mendukung Presiden Bashar al-Assad tidak mundur dari Suriah.
"Operasi di Lebanon akan terus berlanjut hingga dua tuntutan kami dipenuhi," ujar Zreikat.
"Pertama, kelompok dukungan Iran (Hezbollah) harus mundur dari Suriah. Kedua, pembebasan rekan-rekan kami dari penjara-penjara Lebanon," tambah Zreikat merujuk pada tahanan Salafi yang ditahan Pemerintah Lebanon.
Sementara itu, militer Lebanon memastikan serangan terhadap kedutaan besar Iran di Beirut itu merupakan serangan bom bunuh diri yang biasa dilakukan Al Qaeda.
Sebelumnya, serangan dua buah bom di luar Kedutaan Besar Iran di Beirut menewaskan 22 orang dan melukai 146 orang. Salah seorang korban tewas adalah seorang diplomat senior Iran.
http://internasional.kompas.com/read...m.Kedubes.Iran
ternyata pelakunya masih pemain lama
Pemerintah Iran menuding Israel sebagai dalang ledakan bom yang terjadi dua kali tersebut.
"Itu kejahatan yang tidak manusiawi dan aksi dengki yang dilakukan Zionis dan orang-orang bayaran mereka," cetus juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Marzieh Afkham seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (19/11/2013).
Pejabat tinggi Iran itu membenarkan bahwa seorang diplomat Iran tewas dalam serangan bom tersebut. Dia adalah Atase Budaya bernama Ibrahim Ansari. Dia sedang memasuki gedung kedutaan Iran ketika bom meledak. Pria itu meninggal akibat luka-lukanya di rumah sakit di Beirut.
Tayangan televisi lokal menunjukkan situasi kacau di lokasi kejadian pasca ledakan. Terlihat sejumlah jasad manusia dalam kondisi hangus terbakar, tergeletak begitu saja di jalanan. Puing-puing berserakan di dekat jasad-jasad tersebut.
Beberapa mobil yang diparkir di dekat lokasi kejadian juga hangus akibat ledakan tersebut. Bahkan pepohonan juga terlihat hangus.
[url]http://news.detik..com/read/2013/11/19/181340/2417563/1148/ledakan-bom-di-kedutaan-iran-di-libanon-israel-dituding-dalangnya[/url]
Kelompok Afiliasi Al Qaeda Klaim Dalangi Bom Kedubes Iran
BEIRUT, KOMPAS.com — Sebuah kelompok militan yang terkait Al Qaeda, Selasa (19/11/2013), mengklaim bertanggung jawab atas dua ledakan bom di luar gedung Kedutaan Besar Iran di Beirut, Lebanon, yang menewaskan sedikitnya 22 orang.
"Ini adalah dua aksi yang dilakukan dua pahlawan Sunni Lebanon," kata Sirajeddin Zreikat, anggota Brigade Abdullah Azzam, lewat akun Twitternya.
Lebih jauh, Zreikat mengancam akan melakukan serangan baru di Lebanon, sepanjang kelompok Hezbollah yang mendukung Presiden Bashar al-Assad tidak mundur dari Suriah.
"Operasi di Lebanon akan terus berlanjut hingga dua tuntutan kami dipenuhi," ujar Zreikat.
"Pertama, kelompok dukungan Iran (Hezbollah) harus mundur dari Suriah. Kedua, pembebasan rekan-rekan kami dari penjara-penjara Lebanon," tambah Zreikat merujuk pada tahanan Salafi yang ditahan Pemerintah Lebanon.
Sementara itu, militer Lebanon memastikan serangan terhadap kedutaan besar Iran di Beirut itu merupakan serangan bom bunuh diri yang biasa dilakukan Al Qaeda.
Sebelumnya, serangan dua buah bom di luar Kedutaan Besar Iran di Beirut menewaskan 22 orang dan melukai 146 orang. Salah seorang korban tewas adalah seorang diplomat senior Iran.
http://internasional.kompas.com/read...m.Kedubes.Iran
ternyata pelakunya masih pemain lama
eriksebastian88 memberi reputasi
1
2.7K
30
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita Luar Negeri
82.1KThread•20.7KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya