- Beranda
- The Lounge
POLISI KORBAN TNI Masuk sini gan
...
TS
adien229
POLISI KORBAN TNI Masuk sini gan


Spoiler for POLISI KORBANNYA:
Penjelasan Kapolres Karawang Perihal Insiden " TNI vs Brimob di Krw "
Kejadian itu bermula ketika salah seorang anggota Yonif Linud 305 mengantarkan istrinya yang bekerja sebagai staf Fraksi Partai Golkar DPRD Karawang.
Saat itu, anggota TNI itu mengantar isterinya, kemudian menunggu istrinya yang menggambil kunci kepada penjaga gedung karena ketika datang gedung tersebut dalam kondisi terkunci.
Setelah dibuka, istri dari anggota TNI itu masuk gedung Fraksi DPRD Karawang. Sementara suaminya berdiri di depan pintu gedung Fraksi. Saat itu datang anggota Brimob Den B Cikole Polda Jabar yang menggunakan sebuah truk dan dua bus.
Ketika anggota TNI dari Yonif Linud 305 memandangi kedatangan anggota Brimob, ada seorang anggota Brimob yang merasa tersinggung yang akhirnya
menghardik anggota TNI Yonif Linud 305 tersebut. Akibat hardikan, terjadilah adu mulut. Tetapi saat itu ada penjaga gedung yang memberi tahu bahwa yang
bersangkutan merupakan anggota 305, dan akhirnya sempat dilerai oleh sesama anggota Brimob. Tetapi masih ada sebagian anggota lain yang tidak puas yang masih memburu anggota yang sudah diamankan tersebut.
Jeda beberapa waktu kemudian, ada mediasi yang dilakukan antara anggota TNI 305 dengan anggota Brimob di ruang Bupati Karawang, tetapi mediasi
tersebut berakhir buntu.
Suasana semakin memanas ketika mulai berdatangan anggota TNI Yonif Linud 305 ke lingkungan Pemkab Karawang, dan tepat pada pukul 12.30 WIB datang
sekitar 20 pengendara motor berpakaian loreng dari arah Tanjung Pura, dan langsung memukul anggota polisi dari Polres Karawang.
Aksi tersebut sempat dihalau Provost dari 305 dan Kodim Karawang. Tetapi, peristiwa berlanjut dengan perusakan Pos Polisi Mega M dan Pos Gatur yang berada
di jalan Tuparev.
Kapolres Kabupaten Karawang AKBP Tubagus Ade Hidayat menyatakan daerahnya kondusif pascabentrokan antara TNI dari Yonif Linud 305/ Tengkorak Telukjambe dengan anggota Brimob Den B Cikole Polda Jabar, Selasa.
"Setelah kejadian bentrok itu, situasi sudah aman dan kondusif. Masing-masing pihak yang terlibat sudah mampu menahan diri," katanya, di Karawang.
Ia berharap ke depan tidak akan terjadi bentrok antara TNI dengan Polri. Apalagi dipicu faktor kesalahpahaman. Sebab, peristiwa bentrokan itu telah mengakibatkan kerugian dengan adanya
perusakan Pos Polisi dan mobil dinas Polri.
"Kenapa bentrokan itu sampai terjadi? Nanti akan dilakukan penelitian lebih lanjut. Tetapi yang paling utama adalah situasinya dapat dikendalikan dengan
cepat," katanya. Kapolda Jabar Irjen Pol Suhardi Alius saat berkunjung Karawang juga menyatakan daerah Karawang sudah
aman dan kondusif setelah terjadi bentrok antara TNI dari 305 dengan anggota Brimob.
"Situasi sudah kondusif dan pelayanan di Polres sudah berjalan seperti biasa," katanya. Ia mengaku akan memproses anggota Brimob yang diduga memicu bentrok antara anggota TNI dengan
Brimob saat bertugas mengamankan unjuk rasa buruh di Karawang.
Demikian juga dikatakan Pangdam III Siliwangi Mayjend Dedi Kusnadi saat menjenguk anggota polisi yang luka- luka. Menurutnya, situasi Karawang sudah kondusif dan dipastikan tidak akan terjadi peristiwa bentrok susulan.
Ia mengaku akan memproses lebih lanjut anggota TNI yang terlibat dalam peristiwa bentrokan itu.
Untuk sementara, ada 15 anggota TNI dari Yonif Linud 305/ Tengkorak yang terlibat bentrok dengan Polri sampai merusak Pos Polisi dan sejumlah kendaraan dinas Polres Karawang.
Kejadian itu bermula ketika salah seorang anggota Yonif Linud 305 mengantarkan istrinya yang bekerja sebagai staf Fraksi Partai Golkar DPRD Karawang.
Saat itu, anggota TNI itu mengantar isterinya, kemudian menunggu istrinya yang menggambil kunci kepada penjaga gedung karena ketika datang gedung tersebut dalam kondisi terkunci.
Setelah dibuka, istri dari anggota TNI itu masuk gedung Fraksi DPRD Karawang. Sementara suaminya berdiri di depan pintu gedung Fraksi. Saat itu datang anggota Brimob Den B Cikole Polda Jabar yang menggunakan sebuah truk dan dua bus.
Ketika anggota TNI dari Yonif Linud 305 memandangi kedatangan anggota Brimob, ada seorang anggota Brimob yang merasa tersinggung yang akhirnya
menghardik anggota TNI Yonif Linud 305 tersebut. Akibat hardikan, terjadilah adu mulut. Tetapi saat itu ada penjaga gedung yang memberi tahu bahwa yang
bersangkutan merupakan anggota 305, dan akhirnya sempat dilerai oleh sesama anggota Brimob. Tetapi masih ada sebagian anggota lain yang tidak puas yang masih memburu anggota yang sudah diamankan tersebut.
Jeda beberapa waktu kemudian, ada mediasi yang dilakukan antara anggota TNI 305 dengan anggota Brimob di ruang Bupati Karawang, tetapi mediasi
tersebut berakhir buntu.
Suasana semakin memanas ketika mulai berdatangan anggota TNI Yonif Linud 305 ke lingkungan Pemkab Karawang, dan tepat pada pukul 12.30 WIB datang
sekitar 20 pengendara motor berpakaian loreng dari arah Tanjung Pura, dan langsung memukul anggota polisi dari Polres Karawang.
Aksi tersebut sempat dihalau Provost dari 305 dan Kodim Karawang. Tetapi, peristiwa berlanjut dengan perusakan Pos Polisi Mega M dan Pos Gatur yang berada
di jalan Tuparev.
Kapolres Kabupaten Karawang AKBP Tubagus Ade Hidayat menyatakan daerahnya kondusif pascabentrokan antara TNI dari Yonif Linud 305/ Tengkorak Telukjambe dengan anggota Brimob Den B Cikole Polda Jabar, Selasa.
"Setelah kejadian bentrok itu, situasi sudah aman dan kondusif. Masing-masing pihak yang terlibat sudah mampu menahan diri," katanya, di Karawang.
Ia berharap ke depan tidak akan terjadi bentrok antara TNI dengan Polri. Apalagi dipicu faktor kesalahpahaman. Sebab, peristiwa bentrokan itu telah mengakibatkan kerugian dengan adanya
perusakan Pos Polisi dan mobil dinas Polri.
"Kenapa bentrokan itu sampai terjadi? Nanti akan dilakukan penelitian lebih lanjut. Tetapi yang paling utama adalah situasinya dapat dikendalikan dengan
cepat," katanya. Kapolda Jabar Irjen Pol Suhardi Alius saat berkunjung Karawang juga menyatakan daerah Karawang sudah
aman dan kondusif setelah terjadi bentrok antara TNI dari 305 dengan anggota Brimob.
"Situasi sudah kondusif dan pelayanan di Polres sudah berjalan seperti biasa," katanya. Ia mengaku akan memproses anggota Brimob yang diduga memicu bentrok antara anggota TNI dengan
Spoiler for KORBAN:
Brimob saat bertugas mengamankan unjuk rasa buruh di Karawang.
Demikian juga dikatakan Pangdam III Siliwangi Mayjend Dedi Kusnadi saat menjenguk anggota polisi yang luka- luka. Menurutnya, situasi Karawang sudah kondusif dan dipastikan tidak akan terjadi peristiwa bentrok susulan.
Ia mengaku akan memproses lebih lanjut anggota TNI yang terlibat dalam peristiwa bentrokan itu.
Untuk sementara, ada 15 anggota TNI dari Yonif Linud 305/ Tengkorak yang terlibat bentrok dengan Polri sampai merusak Pos Polisi dan sejumlah kendaraan dinas Polres Karawang.

Spoiler for Baca juga Thread yg lain:
Bagi Cendolnya gan


Diubah oleh adien229 20-11-2013 21:47
0
4.1K
Kutip
24
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•107.2KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya