Topan yang mengembuskan angin hingga kecepatan 315 km/jam ini juga merusak fasilitas umum dan memutuskan aliran listrik.
Seorang warga berjalan di tengah hamparan buah kelapa yang berjatuhan akibat terjangan Topan Haiyan melanda wilayah pesisir Albay, selatan Manila, Filipina, Jumat (8/11). Badai topan yang membawa angin dengan kecepatan 315 kilometer per jam ini dilaporkan telah menewaskan tiga orang dan memaksa jutaan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Seorang nelayan tengah mengamankan perahunya dari tiupan Topan Haiyan yang sedang melanda wilayah Manila, Filipina, Jumat (8/11). Topan Haiyan ini diprediksi akan menerjang daratan tengah Filipina dalam waktu 18 jam ke depan sebelum menuju Laut China Selatan.
Seorang warga berlari saat melihat sebuah pohon besar tumbang setelah diterjang Topan Haiyan di wilayah Cebu, Filipina, Jumat (8/11).
Suasana warga di wilayah Cebu berlari ketakutan saat melihat sejumlah pohon tumbang karena diterjang topan berdiameter 800 km ini.
Seorang wanita bersama kedua anaknya berjalan menepi mencari tempat aman dari terjangan Topan Haiyan. Topan ini juga membuat aliran listrik di sejumlah kota mati.
Warga berlari di antara pohon tumbang akibat hantaman Topan Haiyan.
Kondisi terjangan ombak di Pantai Albay yang meninggi setelah tertiup Topan Haiyan, Jumat (8/11). Dilaporkan terjangan ombak mencapai ketinggian hingga 6 meter.