semoga tidak langsung jangan lebih baik
dan jangan lupa komeng ya
Ungkapan-ungkapan bijak yang mungkin tidak lagi relevan
Spoiler for Satu:
1. Banyak anak, banyak rejeki
Jaman susah, makin susah kalo harus memiliki banyak anak saat ini.
Segala sesuatunya sudah mahal, apa lagi masih harus menghidupi banyak anak.
Sebenarnya benar kata nyak babe "anak bawa rejekinya masing-masing". Namun media
(Elektronik dan cetak) terlanjur mencekoki kita dengan gaya hidup konsumtif. Coba lebih bersahaja,
mungkin akan sedikit dapat bernafas
Spoiler for Dua:
2. Guru kencing berdiri, murid kencing berlari
Ungkapan diatas menunjukan bahwa kebiasaan kencing berdiri adalah buruk,
akan tetapi bagi agan cowo jangan heran kalau ketahuan kencing jongkok bakal
diolok ngga jantan. Meskipun secara medis kencing jongkok lebih sehat, smentara
secara islam di sunahkan pria kencing jongkok.
Spoiler for Tiga:
3. Makan ngga makan asal kumpul
Wah sudah ngga jaman pakde, coba deh hitung anggota keluarga agan.
Sebagian besar keluarga saya sudah hidup berjauhan mencari rizki masing-masing.
Dan semakin kesini terasa waktu berkumpul semakin berkurang, saat idul fitripun
tak lagi semeriah dahulu, masing-masing sudah sibuk dengan persiapan kembali
bekerja. Paling banter 1 atau 2 hari.
Spoiler for Empat:
4. Jauh dimata dekat di hati
Yang bener? Bukan jauh dimata dekat yang lain . Makin parah kalau
cowo yang berduit, makin berduit makin jantan aja kelakuannya eace
Spoiler for lima:
5. Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul
Banyak duit+dermawan = banyak temen. Ngga banyak lagi teman atau sahabat
yang benar-benar sedia buat kita saat susah.
Spoiler for Enam:
6. Harta tak dibawa mati
Benar, tapi tidak betul. Buktinya para elit politik sibuk mencari harta
saat menjabat. lain hal para pemimpin di negara-negara maju yang memimpin sebab
ingin mencapai sebuah prestasi dan kebanggaan diri (yang ini mati membawa nama)
Spoiler for Tujuh:
7. Seberat apapun masalahmu, tak akan melebihi batas kemampuanmu
Mendengar berita pembunuhan terasa sangat mengerikan, akan tetapi ternyata jumlah penduduk mati karena bunuh diri lebih banyak. Sakit menahun, masalah ekonomi dan frustasi melatarbelakangi para pelaku untuk sebuah pembenaran. Meski tidak disebutkan secara pasti, posisi indonesia
hampir mendekati negara-negara yang tingkat bunuh dirinya tinggi seperti Jepang dengan 30.000 org pertahun dan China 250.000 org pertahun.
Ada yang ingin menambahkan?
Diubah oleh toharisson 28-10-2013 15:24
0
1.4K
Kutip
18
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!