[Foto] Usaha Ekstrem Para Fotografer Untuk Dapatkan Foto Bagus
TS
PLaziz
[Foto] Usaha Ekstrem Para Fotografer Untuk Dapatkan Foto Bagus
WELCOME..
Fotografi memerlukan pengorbanan yang sangat besar. Untuk bisa menangkap momen serta mengambil foto yang bagus, tak jarang para fotografer harus melakukan usaha ekstra keras. Beberapa fotografer harus melakukan langkah ekstrem dalam melakukannya.
Cek beberapa foto berikut yang merekam perjuangan para fotografer dalam mengambil foto-foto hebat. Mereka harus diberi penghargaan atas usaha mereka ini.
Spoiler for 1. Panjat tebing:
Sering kita melihat foto-foto bagus lanskap pantai, gunung, atau hutan di majalah-majalah, perlu diketahui bahwa foto-foto tersebut diambil dengan cara yang tidak mudah. Salah satu cara yang harus dijalani oleh sang fotografer adalah dengan memanjat tebih yang tinggi ini. Keselamatan diri mungkin menjadi pertimbangan kedua karena yang pertama adalah menangkap keindahan alam dalam lensa kameranya.
Spoiler for 2. 'Ditodong' senjata:
Saat dihadapkan pada suasana genting di lapangan, fotografer tak boleh gentar. Mereka harus mencari cara mengabadikan ketegangan di lapangan tersebut dengan sudut yang tepat dan di momen yang tepat. Pengambilan gambar seperti ini tak jarang dilakukan oleh sang fotografer. Asal jangan sampai senapannya meletup ya, bisa celaka!
Spoiler for 3. Berkawan hiu:
Belum cukup sang fotografer harus menyelam dengan pakaian lengkap dan alat bantu pernafasan, mereka juga harus siaga menekan tombol kamera supaya bisa segera mengambil gambar saat sang hiu mendekat. Dan satu lagi, menyelam di dekat salah satu predator paling ganas di lautan tentu bukan perkara remeh.
Spoiler for 4. Kreatif cari cara:
Fotografer yang cerdik selalu punya cara untuk mendapatkan gambar yang diinginkan. Tak peduli halangan apapun untuk mereka, fotografer bisa menemukan celah mengakalinya. Salah satunya terlihat seperti dalam gambar, yakni melalui lubang kunci pintu.
Spoiler for 5. Tahan nafas selama mungkin:
Ini nih bentuk usaha paling ekstrem dari seorang fotografer. Ia rela menyelam dan menahan nafas selama mungkin di dalam air. Tak cukup menahan nafas, fotografer jempolan satu ini pun sudah pasti basah sekujur tubuhnya. Belum lagi efek samping dari menyelam di air keruh seperti ini, pasti banyak bakteri yang menempel dan menimbulkan penyakit kulit.
Spoiler for 6. Awas banteng!:
Saat memotret sebuah event yang berlangsung cepat dan juga di luar kontrol sang fotografer, sebuah improvisasi diperlukan. Fotografer ini pun melakukan improvisasi dengan masuk langsung ke jalur banteng yang sedang berlari. Tentu saja hal tersebut membuat sang fotografer lari kalang kabut.
Spoiler for 7. Menantang ombak:
Beginilah cara seorang fotografer menikmati sensasi memotret indahnya alam dan merasakan secara langsung secara indrawi keindahan tersebut. Hanya saja, apa ia tak tahu bahwa ombak besar seperti ini bisa mencelakakannya serta merusak peralatan kameranya.
Spoiler for 8. Di tengah kerusuhan:
Dari gambar fotografer yang sedang memotret adegan kerusuhan mungkin bisa dibayangkan bahwa sang fotografer lebih memilih untuk membahayakan keselamatannya daripada nantinya ia kehilangan kesempatan untuk mendapat foto paling menjual yang diletakkan di halaman depan surat kabar.
Spoiler for 9. Satu senti dari kematian:
Saking asyiknya fotografer ini memotret momen-momen seru dalam adu drifting, ia tak sadar bahwa sedikit saja ia bergeser dari posisinya berdiri, ia bisa celaka. Fotografer mana pun tak akan dengan sengaja membahayakan diri saat memotret, namun kecelakaan bisa terjadi, itu sangat dekat dengan mereka dan tak bisa diduga kedatangannya.
Spoiler for 10. Menyamar:
Binatang mungkin menjadi obyek foto yang paling susah diabadikan. Pasalnya mereka pasti bakal pergi dan takut apabila ada manusia (fotografer) mendekati mereka. Sebagai seorang fotografer, terutama fotografer binatang, punya keahlian menyamar hingga binatang tak lagi takut untuk mendekat adalah sebuah kewajiban.
Spoiler for 11. Kamera mahal:
Kamera yang bagus tak murah harganya. Oleh karenanya para fotografer kerap berhati-hati saat mengoperasikan kameranya di kondisi yang berpotensi merusak kamera seperti saat hujan atau saat ada angin berpasir. Pria satu ini punya cara unik, yakni mengenakan payung pada kameranya.
Spoiler for 12. Bekal kamera bejibun:
Tak ada komentar lain selain kasihan untuk fotografer satu ini. Bayangkan saja, ia memboyong banyak kamera dan juga lensa ke mana-mana untuk mendapatkan gambar dengan kualitas yang prima. Apa tidak capek ya membawa barang bawaan sebanyak itu?