- Beranda
- The Lounge
Evan Dimas, Kapten Timnas u-19 Berhati Blaugrana
...
TS
kevinyohanez
Evan Dimas, Kapten Timnas u-19 Berhati Blaugrana
Quote:
Berhubung masih heboh karena blm lama timnas u-19 kita lolos ke putaran final Piala Asia, ane share nih info2 tentang Kapten kita , si Evan Dimas
Spoiler for Perjalanan karir:

Sejak masih berumur 4 tahun Evan selalu minta dibelikan bola. Menginjak kelas dua sekolah dasar, lelaki anak pertama dari empat bersaudara pasangan Condro Darmono dan Ana itu lebih sering berada di tanah lapang dekat rumahnya.
Kemudian, menginjak kelas empat, Evan minta dimasukkan sekolah sepak bola. Sebagai orang tua perempuan, awalnya ibunya sempat melarang. Ibu rumah tangga itu tak ingin anaknya 'babak belur' dan sering jatuh akibat bermain bola.
Tapi karena kemauannya orang tuanya tak kuasa melarang. Sejak itu Evan didaftarkan di SSB Sakti di Jalan Bogowonto, komplek TNI-AL di Surabaya. Di tengah rutinitas sebagai pelajar SDN Made I, Evan kecil kemudian hanyut dengan jadwal SSB.
Kurang lebih tiga tahun belajar di SSB Sakti Bogowonto, Evan yang saat itu kelas enam dan akan masuk SMP minta pindah ke SSB Mitra Surabaya, yang jaraknya lebih jauh. Tempat latihannya, di dekat Kampus Unesa.
Di tempat SSB yang baru, Evan makin mantap mendapatkan gemblengan teknik bermain sepak bola. Jadwal berlatihnya kamis, sabtu dan minggu.
Prestasinya mulai terlihat, saat itulah Evan sibuk bermain bola sampai keluar pulau.
Kepiawaiannya di lapangan hijau mulai diperhitungkan. Terbukti, saat itu Evan kerap di ikut sejumlah kompetisi. Baik antar kabupaten kota se-Jawa Timur juga tak jarang mengikuti turnamen mewakili Provinsi Jatim yang digelar sejumlah kota di luar Jawa.
Evan juga tercatat pernah menjuarai sepakbola remaja tingkat provinsi se Jatim, dengan mendapat juara pertama. Kemudian, di tahun 2010, kakak dari Tirsa Dian Maulana, Hanif Fathurrahman dan Faridah Noviana itu dinyatakan lolos seleksi PON tahun 2010.
Itu berlanjut dengan mengikuti PON di Palembang tahun 2012. Kemudian lolos mengikuti tim U-19 yang diberangkatkan ke Spanyol untuk seleksi di Barcelona dan Hongkong. Disebutkan, saat tanding di Hongkong, tim yang di kawal Evan juga menang dengan predikat juara satu.
Di tahun 2013, Evan kembali dinyatakan lolos seleksi dan masuk ke AFF untuk Tim Nasional Garuda. Arek Surabaya yang lahir dan besar di kampung pinggiran Kota Surabaya itu pun masuk TC dan mendapat pelatihan nonstop di Jogyakarta.
Ana (Orang Tua Evan) bercerita, anak pertamanya Evan lahir di hari Senin, malam tepat di jam 24.00 WIB, tanggal 13 Maret 1995. "Saya ndak merasa ada firasat apa-apa kalau saat ini Evan menjadi pemain sepakbola yang dikenal seluruh Indonesia," ucap Ana.
Ana menceritakan Evan lahir di rumah, tidak di kamar bersalin atau di rumah sakit. "Janin Evan "kebrojolan" (lahir sendiri) di rumah tanpa pertolongan bidan. Saat itu suami saya sedang kerja, ibu saya yang kemudian memotong tali pusar," urai Ana.
Evan kecil lahir dengan berat 2 kilogram lebih 6 ons. Ditanya pernah ngidam apa saat mengandung Evan, Ana menyebut sangat menyukai makan kepiting. Hampir setiap saat, makan selalu minta lauk kepiting.
Masih cerita Ana, Evan sejak kecil suka makan sayur bayam bumbu kunci atau (sayur bening-Bhasa Jawa), ikannya pindang dan, lainnya nasi rawon. "Dapat dipastikan kalau pulang ia selalu minta dibuatkan sayur bening (bayam) ikannya pindang dibumbu mangga (bumbu rujak). Itu kesukaan dia, makannya bisa sampai nambah dua kali," kata wanita itu.
Dan, kebiasaan sebelum bertanding, dimana pun selalu menghubungi kedua orang tuanya untuk minta didoakan. Saat usai bertanding juga menyempatkan untuk memberi kabar, meski lewat SMS. "Ibu, saya sayang sama ibu, doakan Evan ya," bunyi kalimat yang tercatat di SMS hanphone ibunya.
Diceritakan juga oleh Ana, nama Evan adalah nama pemberian dari kakak perempuan Ana, Ati yang bersuamikan Hari yang sampai saat ini belum dikarunia anak. Kemudian, Dimas Darmono adalah menyambungkan nama bapaknya, Darmono.
Ana adalah asli warga Desa Ngemplak, Made, Sambikerep, Surabaya Barat. Bapaknya, Condro Darmono berasal dari Tuban, Jawa Timur anak pasangan Suyono dan Sri Darwati.
Sementara, ditanya apa yang akan dilakukan setelah melihat pertandingan dan Timnas Garuda U-19 menang, Ana mengatakan akan membuat tumpeng. Dengan memanjatkan doa atas keberhasilan Evan, tumeng itu akan suguhkan dengan mengundang teman-teman Evan di kawasan Desa Ngemplak dan tetangga di sekitar rumahnya.
Sumber :
Quote:
Itu sedikit cerita tentang awal mulanya Evan jadi pemain bola, sekarang kita lanjut ya ke tim favorit Evan, FC Barcelona 

Spoiler for fans Barca:
Evan, bahkan pernah barkunjung ke Barcelona. Di stadion dimana Messi dan rekan-rekanya berada, untuk berlatih dan mendapat arahan dari pelatih Barça saat itu, Joseph Guardiola, ketika ia terplilih mewakili Indonesia setelah mengalahkan lebih dari 100 anak Indoneisa dalam program yang diselenggarakan oleh Nike The Chance dan menjalani program latihan seperti pemain sepakbola professional pada tahun lalu.
Ia mendapat bimbingan langsung dari pelatih Pep Guardiola meskipun hanya beberapa hari.
Sekian cerita tentang Evan Dimas Darmono

Jangan lupa cendolnya gan

Syukur - syukur kasih

Ditungggu juga komennya

0
2.8K
Kutip
8
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•108.4KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya