
Sebelum bertransformasi menjadi Ziggy Stardust, nama band David Bowie ini adalah Spiders From Mars. Apa yang menjadi sebab bubarnya Spiders From Mars sungguh konyol. Sepengakuan David Bowie, band ini bubar gara-gara mobil Lamborgini. Kisahnya begini, band ini melakukan tur naik pesawat. Di tengah perjalanan Woody Woodmansey (drummer) dan Mike Garson (keyboardist) membicarakan Lamborgini punya Woody. David Bowie yang mendengarnya mendadak tertarik dan menawarnya. Negosiasi berlanjut terus sampai di tengah tur disertai pertengkaran gara-gara ucapan yang membuat panas telinga. Akhirnya, David Bowie pun membubarkan Spider From Mars.

Pemicu bubarnya band The Smiths adalah dua orang ini, yakni Morrissey (vokalis) dan Johnny Marr (gitaris). Hal ini dikarenakan selisih pendapat yang sering terjadi dengan diwarnai pertengkaran. Puncaknya? Terjadi ketika Morrissey meminta band untuk mengcover sebuah lagu di tahun 1960-an, yang disukai Morrissey. Sementara, Johnny Marr menolaknya. Akhirnya, gara-gara itu band ini pecah.

Dalam perjalanannya band ini cuma sanggup bertahan dua tahun, 1965-1967. Tak hanya namanya yang terdengar lucu, tapi alasan di balik bubarnya band ini juga konyol. Mau tahu apa alasan konyol yang bikin mereka bubar? Mick Jagger. Pada Oktober 1967, John Philips mengejek rekannya Cass Elliot. Persoalannya, Cass Elliot menganggap ejekan John Philips serius. Karena, ejekan itu dilakukan persis di depan idola Cass Elliot, yakni Mick Jagger. Malam itu juga Cass Elliot memutuskan hengkang dari band.

Meski tidak membubarkan diri secara resmi, namun keluarnya Slash selalu mengesankan Guns N Roses sudah bubar. Pada 1994, yang menyayat gitar dalam lagu di album sountrack film "Interview with the Vampire" dan versi cover Sympathy for the Devil bukanlah Slash, melainkan Paul Huge. Hal inilah yang kemudian memicu cabutnya Slash dari band.

Pada 1980-an, Violent Femmes sudah populer sebagai band alternatif asal Amerika. Tapi itu tak lama, karena band ini tak bertahan lama. Penyebabnya, perselisihan antara frontman Gordon Gano dan Brian Richie (bassist). Megahit milik mereka, Blister in the Sun, dijual oleh Gordon Gano ke restoran siap saji. Keputusan ini tak disetujui Brian, karena personel lain tak dimintai persetujuan. Dia lantas cabut, dan membuat band ini pecah, sambil menyebut Gordon "si serakah".