
Google belakangan ini
mengumumkan sebuah
perusahaan yang berjanji akan
‘menunda kematian’, yang
bernama Calico.
Calico dibuat untuk menantang
hukum alam seputar kematian.
Google ingin meningkatkan
kesejahteraan dan kesehatan
sehingga di masa mendatang tak
ada lagi penyakit yang bisa
memperpendek umur manusia.
CEO Google, Larry Page
mengatakan, “Penyakit dan
penuaan merupakan hal yang
terjadi terhadap kita. Dengan
pengayaan beberapa bioteknologi
dan perawatan kesehatan, saya
percaya kita bisa meningkatkan
umur dari jutaan nyawa,” katanya.
Padahal, sejatinya, hidup dan
mati merupakan hak prerogatif
Tuhan. Walaupun dengan segala
daya dan upaya, manusia hingga
kini tak bisa menciptakan
teknologi untuk mencegah
ataupun menunda hal yang
menjadi suratan takdir tiap
manusia tersebut.
Upaya Google untuk ‘menantang’
Tuhan ini bisa saja dilakukan
mengingat Google memiliki
sumber daya yang tak terbatas,
terutama dari segi teknologi dan
uang. Selain itu, selama ini,
Google sendiri disadari atau
tidak sudah menjadi ‘Tuhan’
baru di era teknologi.
Dikutip dari situs resmi Google
(19/8), Arthur D. Levinson ,
Chairman dan mantan CEO
Genentech dan Ketua Apple,
akan menjadi Chief Executive
Officer dan pemimpin para
investor dari perusahaan Calico
tersebut.
“Saya telah mengabdikan
sebagian besar hidup saya untuk
ilmu pengetahuan dan teknologi,
dengan tujuan peningkatan
kesehatan manusia. Fokus pada
proses penyembuhan Larry telah
mengilhami saya, dan saya
sangat bersemangat tentang apa
yang bisa saya perbuat
berikutnya.” kata Levinson.(pm/
mdk)
Sumur Bor