Kaskus

Entertainment

arimansonAvatar border
TS
arimanson
Wanita Ini OD Karena Dokter Salah Kasih Resep
Wanita Ini OD Karena Dokter Salah Kasih Resep



Doncaster, Inggris - Resep obat
biasanya diberikan oleh dokter
setelah dilakukan pemeriksaan
secara langsung. Namun tidak
dengan Dr Mushkoor Sheikh. Ia
tidak memeriksa salah satu
pasiennya, Betty Horsfield (80),
secara langsung dan memberi resep yang salah. Akibatnya, Betty pun meninggal dunia.

Betty yang berasal dari Doncaster,
Inggris, diketahui mengidap kanker
payudara. Selama 4 hari ia
mengalami nyeri yang sangat hebat dan kemudian putrinya, Dawn Ellis, menelepon Bentley Health Centre.

Dawn meminta Dr Mushkoor untuk
datang dan memeriksa ibunya.
Namun, Dr Mushkoor tidak
melakukan kunjungan dan
memeriksa langsung kondisi Betty.
Dalam percakapan telepon dengan
Dawn, ia memberikan resep morfin dan akan mengirimkan resep Oramorph ke bagian farmasi untuk mengatasi nyeri yang dialami oleh Betty, seperti dilansir Daily Mail, Selasa (16/7/2013).

Seorang pakar medis mengatakan
kejadian ini merupakan kesalahan
besar. Obat seperti morfin
seharusnya tidak boleh diresepkan
tanpa dilakukan pemeriksaan
langsung dan konsultasi tatap
muka. Apalagi jika morfin diberikan untuk pertama kalinya.
Setelah kasus ini diperiksa oleh
petugas setempat, Dawn sempat
merasa pada satu waktu seolah-
olah disalahkan atas kematian
ibunya.

"Mulai kini pastikan saat menelepon dokter, mereka harus memeriksa langsung. Jangan hanya menerima resep atau perintah melalui telepon, ini harus menjadi prosedur yang tepat. Saya sangat menyesalinya," ungkap Dawn.

Saat ia diberitahu bahwa ibunya
meninggal akibat overdosis morfin, ia sangat merasa seperti
disalahkan. Menurut Dawn, saat itu
ia benar-benar hanya ingin
meringankan nyeri yang dialami
oleh ibunya dengan apa yang
diberikan dokter.

Selain itu, sempat terungkap juga
fakta lain bahwa bagian farmasi
gagal memberikan informasi ukuran sendok yang tepat untuk
memberikan morfin cair yang
diresepkan tersebut pada Betty.
Resep tersebut seharusnya
diberikan 10 ml morfin selama 4
kali sehari. Namun karena
kurangnya informasi tersebut, Dawn mengaku menggunakan sendok dengan ukuran 70ml. Sehingga morfin yang diberikan olehnya menjadi 70 ml untuk 1 hari, sebelum Betty meninggal. Sehingga Betty dikatakan meninggal akibat keracunan morfin.

Saat Dr Mushkoor diminta
penjelasannya, ia menegaskan
bahwa saat ditelepon oleh Dawn, ia
sudah mendengarkan apa yang
dilaporkan sebelum ia memutuskan satu-satunya pilihan obat yang tersedia adalah morfin.

"Dia tidak meminta saya untuk
datang berkunjung ke rumah. Saya
menanggapi apa yang dia tanyakan
dan saya memberikan apa yang
seharunya diberikan pada pasien
dengan nyeri," tegas Dr Mushkoor.

Meskipun demikian, Dr Alan Crouch, seorang ahli medis independen, mengatakan bahwa Betty belum pernah diperiksa oleh dokter selama 6 bulan dan belum pernah sekalipun diresepkan morfin.

"Intinya pasien ini perlu dilihat
dan dinilai secara tatap muka.
Apalagi dengan kondisi Betty yang
sudah lanjut usia dan lemah. Saya
tidak berpikir bahwa meresepkan
morfin adalah tindakan yang tepat
tanpa menilainya secara langsung,"
tutur Dr Alan.

Kasihan gan..
0
1.4K
9
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread104.4KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.