Kaskus

Entertainment

growingupdickAvatar border
TS
growingupdick
Ganja, obat diabetes selanjutnya
Ganja, obat diabetes selanjutnya

Temuan terbaru menunjukkan bahwa senyawa ganja dapat membantu dalam mengendalikan gula darah.

Tiga penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa pengguna ganja cenderung menjadi gemuk, memiliki risiko lebih rendah untuk diabetes dan memiliki pengukuran massa tubuh indeks lebih rendah. Dan tren ini terjadi walaupun fakta bahwa mereka tampaknya mengambil lebih banyak kalori. Hal ini mampu membuat penggunanya menjadi langsing dan juga mampu menurunkan risiko terkena diabetes.

Temuan yang paling penting adalah bahwa saat ini pengguna ganja tampaknya memiliki metabolisme karbohidrat lebih baik daripada non-pemakai," kata Murray Mittleman, seorang profesor kedokteran di Harvard Medical School dan penulis utama studi tersebut.

Pengguna ganja juga memiliki kadar density lipoprotein yang tinggi, yang juga dikenal sebagai kolesterol baik, yang dapat melindungi terhadap penyakit jantung. Pengguna ganja juga akan cenderung memiliki lingkar pinggang yang lebih kecil: rata-rata, mereka adalah 1,5 inci (3,8 cm) lebih ramping dari mantan pengguna dan mereka yang tidak pernah merokok ganja.

Bahkan sudah lebih dari 18 negara di dunia menyetujui ganja dapat digunakan sebagai keperluan medis. Menurut Poimelli dengan merokok ganja mampu melindungi diri kita dari obesitas dan diabetes.

Source: cnn.com
0
2.3K
24
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread108.9KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.