Kaskus

Entertainment

dzulhilmiAvatar border
TS
dzulhilmi
boso walikan ngalam
maaf kalo udah
emoticon-Repostrepost hhhh

Spoiler for ngalam ker:



Spoiler for contoh:


Apa yang terlintas dibenak Anda ketika berkunjung atau mendengar nama Kota Malang ? Apakah Apel, Bakso, Kripik Tempe, Arema, Pendidikan, Bunga, Dingin, Pelajar, Aremania, Topeng Malang atau Paris van East Java ?

Selain menjadi kota terbesar kedua di Jawa Timur, Malang dikenal memiliki dialek khas yang disebut Boso Walikan, yaitu cara pengucapan kata-kata secara terbalik. Gaya bahasa masyarakat Malang terkenal blak-blakan, sikap masyarakatnya tegas, lugas dan tanpa basa-basi.

Bagaimanakah sejarah Boso Walikan ini bisa muncul di Malang ? Siapa yang pertama menciptakan Boso Walikan? sejarah Boso Walikan dimulai pada saat jaman perjuangan Gerilya Rakyat Kota (GRK). Para pejuang pada saat itu menggunakan Boso Walikan sebagai alat komunikasi antar sesama pejuang serta sebagai identitas untuk mengenali lawan maupun kawan. Pada saat itu, banyak sekali mata-mata Belanda yang berasal dari orang pribumi sendiri. Otomatis, komunikasi dalam Bahasa Jawa menjadi hal yang riskan karena para mata-mata itu juga pasti akan paham lantas akan membocorkannya pada pihak Belanda. Karena itu para pejuang menggunakan Boso Walikan untuk mengelabui para mata-mata sekaligus untuk meminimalisir bocornya strategi perjuangan para gerilyawan.

Boso Walikan memang sudah menjadi ciri khas warga Malang. Beberapa Boso Walikan yang sering digunakan antara lain : ker (rek), sam (mas), ngalam (malang), genaro (orang), kadit itreng (tidak ngerti), nakam (makan), nganal (lanang), kodew (wedok), ongis nade (singo edan), ileb ngadeng (beli gedang), dan masih banyak lagi.

Perlu diketahui bahwa Boso Walikan bukanlah bahasa sandi karena dalam penggunaannya tetap menggunakan bahasa yang lazim digunakan, hanya cara membacanya yang diubah. Kata yang lazimnya dibaca dari kiri ke kanan dalam Boso Walikan dibaca dari kanan ke kiri. Bahasa yang bisa dibalik juga bisa berasal dari Bahasa Jawa maupun Bahasa Indonesia. Karena itu pula, Boso Walikan selalu berkembang karena pasti banyak kata-kata yang bisaTugu_Malang_Night_View dibalik.

Namun, tidak semua kata atau bahasa bisa seenaknya dibalik. Hanya kata-kata yang umum saja yang biasanya dibaca secara terbalik. Sebagai contoh, kata “komputer” tidak pernah diucapkan sebagai retupmok karena akan sulit pengucapannya dan tidak lazim digunakan. Penggunaan Boso Walikan sendiri bisa didengarkan acap kali jika anda berkunjung ke kota ini. Bagaimanapun juga, Boso Walikan adalah ciri khas budaya Malang yang perlu kami lestarikan.

Jika anda adalah pendatang atau masyarakat dari luar Malang yang ingin menggunakan Boso Walikan saya sarankan agar memperbanyak dulu perbendaharaan kata / penggunaan Boso Walikan ini dengan dibantu oleh teman Anda yang asli warga Malang atau bisa membeli bukunya, Kamus Bahasa Malangan.

Berikut ada beberapa perbendaharaan kata dari boso walikan yang mungkin akan berguna jika Anda berkunjung ke kota saya :
Spoiler for sumak inim:


maksih nawak2 hahahha emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak

sekali lagi maaf kalo emoticon-Repostrepost

hah, kayaknya nih trit yang ngomen hampir gak ada emoticon-Sorryemoticon-Sorry
Diubah oleh dzulhilmi 13-08-2013 22:48
0
3.7K
11
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread109KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.