- Beranda
- The Lounge
Zombie Aedes : Custom
...
TS
arief4450
Zombie Aedes : Custom
Cerita ini dalam rangka menulis bersama di:
Ane Mulai Ya Agan/Aganwati Semua
Status : Tahap Pengerjaan Pertama

UPDATE!!!!
Cerita 2
Maap Kalu Threadnya Berantakan Gan
Bonus
/
Jangan Lupa Ya Gan
Ane Mulai Ya Agan/Aganwati Semua
Status : Tahap Pengerjaan Pertama


Spoiler for Cerita 1:
Quote:
Sabtu, 10 Agustus 2013, Bekasi, Jawa barat 13:25
Hari Seperti Biasanya, Macet, Panas, Berdebu Seakaan Menjadi Santapan Setiap Hari Dikota Metropolitan Ini. Seperti Biasanya, Aku Berangkat Ke Sekolah Menaiki Motor Kesayanganku, Menuju SMA Tempat ku Menuntut Ilmu, Mesikipun Aku Tak Begitu Akrab Dengan Sebutan “Menuntut Ilmu”. Terlihat Sahabatku Menyapa Dari Sebrang Jalan. “Woi Rip!!”, Aku pun Tersontak Melihat Sahabatku, Billy, Sahabat Sekomplek Dan Senasib Selama Aku Bersekolah, ya Dia Adalah Sahabat Dekatku, Aku Pun Mendekati Dia. “Ada Apaan???Ribut Amat Lu!””Kagak, Tadi Lu Liat Siaran Tipi Kagak???”, Aku Pun Befikir Sejenak, “Siaran Yang Mana??””Itu Di Cenel Tipi Atu”, “Ah Itu, Keadaan Gawat Darurat Pemerintah Kan??”, Memang Baru-Baru ini Pemerintah Mengumumkan Keadaan Darurat Militer, “Iye, Menurut Gua Sih Ntar Kayak DI Pilem Pilam, Ada Zombie, Seru Neh Jadinya!”, Iya Dia Memang Penggemar Berat Zombie Dan Ia Berharap Akan Terjadi Kiamat Zombie Seperti Yang Diputar Di Film Fiksi
“TOLONG!!!”
Kudengar Suara Ibu Yang Baru Saja “KeJambret”. “eh ada Ibu-Ibu Kejambret Tuh”Dengan Sigap Aku Pun Menolong Ibu Itu Bersama Temanku. “Bu, Ibu Nggak Kenapa Napa??”Sahutku “nggak De, Ibu Gak Kenapa napa, Tolong Ibu De, Kejar Jambretnya”
Dengan Motor Yang Kutunggangi Aku Pun Mengejar Kedua Jambret Itu, Yang Keberulan Sedang Menaiki Motor Juga. “Berenti Lo Ato gak Gw Lempar Batu Nih!!”Sahut Sahabatku. “Kalem Aja Bil! Lu Salip Aja Dari Depan”. Aku Pun Melihat Salah Satu Dari Jambret Itu Mengeluarkan Pistol Sejenis revolver, Salah Satu Dari Jambret Itu Lalu Menarik pelatuk pistol Itu dan Siap Menembaknya. “AWAS RIF!!”
Duar!!!! Itu Suara Yang Ku Dengar Sebelum Ku Jatuh Ketanah “Lu Gak Pa Apa Rif??” Kudengar Suara Sahabatuku Yang Samar Samar “Bentaran Rif Gw Panggil Ambulan” Kulihat Samar Samar Banyak Orang Disekitarku, Aku Pun Tersadar Kalau Jambret Itu Kabur Dengan Meninggalkan Bekas Luka Tembak Di Bahuku, Tak Lama Kemudian Ambulan Datang “Sabar Rif, Gw Bakalan Ada Disamping Lu” Itu lah Kalimat Yang Kudengar Sebelum Aku Pingsan.....................................
“Rif Gw Jenguk Lu Nih, Ribet Amat Jalan Kesini, Ampe Nyasar Tadi Gw, Nih Gw Bawain Buah-Buahan, moga Lu Cepet Sembuh Ye” Kulihat Bayangan Teman Ku, Billy Samar Samar Suaranya Nya Pun Samar. “Lu Kalo Kesini Naek Angkot Biar Kagak Nyasar, Oh Iya Lu Bawain Gw Buah Jeruk Kaga??” Aku Pun Berbicara Dengan Tenaga Seadanya, Kemuadian Aku Sadar Dan Menyadari Di sekililing Ku Sepi, Sepertinya Aku Menlihat Teman Ku Tadi, Tapi Itu Ternyata Cuma Halusinasi. Hei Tunggu, Apa Ini?? Buah Buahan?? Jadi Billy Benar Benar Kesini?? “Billy Lu Di Kamar Mandi?” Tak Ada Yang Menyahutku, Aku Pun Berusaha Berdiri “Suster! Bantu Gua Berdiri Dong!!” Pinta Ku Kepada Suster, Tapi Tak Ada Yang Menyahut, Aku Pun Berusaha Berdiri Sendiri. “Apa Yang Sedang Terjadi Disini” Pikirku. Aku Pun Keluar Dari Ruangan Ku Dirawat dan Aku melihar Lobi Yang sepi Seolah Kota hantu, Aku Berjalan dan Menemukan Pintu Bertuliskan “JANGAN DIBUKA KALAU ANDA INGIN SELAMAT! WABAH DIDALAM!” Aku Pun Berhenti Sejenak Dan Berfikir “Apa Yang Sebenarnya Terjadi Disini?Apakah Wabah Itu Begitu Mematikan??” Aku Pun Melihat Jam Dinding Yang Tidak Bergerak Sama Sekali, Dalam Hatiku berkata, Sudah Berapa Lama Aku Tidur??.....
Aku Beranjak Keluar Rumah Sakit Dan melihat Jalanan Sepi, Tak Biasanya Seperti ini?? Aku Pun Membayangkan Keadaan Kota Seperti Di Film Zombie, Dan Sejenak Berfikir Sahabatku, Billy. “Apakah Ia Selamat Dari Kejadian Ini?” Pikirku, Aku Pun Berjalan Dan Melihat Salah Satu Orang Dan Menyapanya. “Halo!! Apakan Anda Tau Apa Yang Sedang Terjadi??” Orang Itu Berlari Mendekatiku, Aku Pun Terdiam Berharap ia Datang Dan membawa Jawaban, Namun Seketika ada Orang Yang menusuk Orang Itu Dengan Pisau Didadanya, ya Tepat Dijantungnya. “apa Yang Kau Lakukan Orang Tua!! Kau Membunuh Orang Itu!” Teriaku Geram. “Nak Apa Kau Sedang Mabuk?? Kau Membiarkan Nyamuk Itu Mendekatimu, Kau Berhutang Nyawa Terhadap Ku”. Berhutang Nyawa?? Apa Maksudnya? Aku Hanya Menyapa Orang itu! “Aku Hanya Menyapanya Dan Orang Itu Mendekatiku, Apa Salahnya??” “Sudah Berapa lama Kau Di Dalam Gua!Ini Sudah Seminggu Sejak Wabah Ini Menyebar!!”. Apa! Sudah Seminggu? Aku Merasa Hanya 1Hari Dalam Rumah Sakit Itu “Sebenarnya Apa Yang Terjadi Disini??” Teriakku. “Kemarilah Akan Kuberitahu!”Teriak Orang Itu, Aku Pun Mendekatinya. Dia Memukulku Dengan tinjunya “Luka Apa Yang Ada Di Bahumu! Cepat Beri Tahu Aku Atau Tidak Ku Bunuh Kau!” Apa salahku Sehingga Aku Dipukul Dan Diancam Dibunuh? “Ini Luka Tembak, pak!” Sahutku, Ia Pun Menjulurkan Tangannya Isyarat Agar aku cepat Bangun. “Kau Bahkan Tidak Tahu Apa Yang Terjadi Disini?? Ikutlah Dengan Ku Dan Kuceritakan Semua!” Aku pun Mengikuti Dia Sepanjang Jalan
----Bersambung----
Hari Seperti Biasanya, Macet, Panas, Berdebu Seakaan Menjadi Santapan Setiap Hari Dikota Metropolitan Ini. Seperti Biasanya, Aku Berangkat Ke Sekolah Menaiki Motor Kesayanganku, Menuju SMA Tempat ku Menuntut Ilmu, Mesikipun Aku Tak Begitu Akrab Dengan Sebutan “Menuntut Ilmu”. Terlihat Sahabatku Menyapa Dari Sebrang Jalan. “Woi Rip!!”, Aku pun Tersontak Melihat Sahabatku, Billy, Sahabat Sekomplek Dan Senasib Selama Aku Bersekolah, ya Dia Adalah Sahabat Dekatku, Aku Pun Mendekati Dia. “Ada Apaan???Ribut Amat Lu!””Kagak, Tadi Lu Liat Siaran Tipi Kagak???”, Aku Pun Befikir Sejenak, “Siaran Yang Mana??””Itu Di Cenel Tipi Atu”, “Ah Itu, Keadaan Gawat Darurat Pemerintah Kan??”, Memang Baru-Baru ini Pemerintah Mengumumkan Keadaan Darurat Militer, “Iye, Menurut Gua Sih Ntar Kayak DI Pilem Pilam, Ada Zombie, Seru Neh Jadinya!”, Iya Dia Memang Penggemar Berat Zombie Dan Ia Berharap Akan Terjadi Kiamat Zombie Seperti Yang Diputar Di Film Fiksi
“TOLONG!!!”
Kudengar Suara Ibu Yang Baru Saja “KeJambret”. “eh ada Ibu-Ibu Kejambret Tuh”Dengan Sigap Aku Pun Menolong Ibu Itu Bersama Temanku. “Bu, Ibu Nggak Kenapa Napa??”Sahutku “nggak De, Ibu Gak Kenapa napa, Tolong Ibu De, Kejar Jambretnya”
Dengan Motor Yang Kutunggangi Aku Pun Mengejar Kedua Jambret Itu, Yang Keberulan Sedang Menaiki Motor Juga. “Berenti Lo Ato gak Gw Lempar Batu Nih!!”Sahut Sahabatku. “Kalem Aja Bil! Lu Salip Aja Dari Depan”. Aku Pun Melihat Salah Satu Dari Jambret Itu Mengeluarkan Pistol Sejenis revolver, Salah Satu Dari Jambret Itu Lalu Menarik pelatuk pistol Itu dan Siap Menembaknya. “AWAS RIF!!”
Duar!!!! Itu Suara Yang Ku Dengar Sebelum Ku Jatuh Ketanah “Lu Gak Pa Apa Rif??” Kudengar Suara Sahabatuku Yang Samar Samar “Bentaran Rif Gw Panggil Ambulan” Kulihat Samar Samar Banyak Orang Disekitarku, Aku Pun Tersadar Kalau Jambret Itu Kabur Dengan Meninggalkan Bekas Luka Tembak Di Bahuku, Tak Lama Kemudian Ambulan Datang “Sabar Rif, Gw Bakalan Ada Disamping Lu” Itu lah Kalimat Yang Kudengar Sebelum Aku Pingsan.....................................
“Rif Gw Jenguk Lu Nih, Ribet Amat Jalan Kesini, Ampe Nyasar Tadi Gw, Nih Gw Bawain Buah-Buahan, moga Lu Cepet Sembuh Ye” Kulihat Bayangan Teman Ku, Billy Samar Samar Suaranya Nya Pun Samar. “Lu Kalo Kesini Naek Angkot Biar Kagak Nyasar, Oh Iya Lu Bawain Gw Buah Jeruk Kaga??” Aku Pun Berbicara Dengan Tenaga Seadanya, Kemuadian Aku Sadar Dan Menyadari Di sekililing Ku Sepi, Sepertinya Aku Menlihat Teman Ku Tadi, Tapi Itu Ternyata Cuma Halusinasi. Hei Tunggu, Apa Ini?? Buah Buahan?? Jadi Billy Benar Benar Kesini?? “Billy Lu Di Kamar Mandi?” Tak Ada Yang Menyahutku, Aku Pun Berusaha Berdiri “Suster! Bantu Gua Berdiri Dong!!” Pinta Ku Kepada Suster, Tapi Tak Ada Yang Menyahut, Aku Pun Berusaha Berdiri Sendiri. “Apa Yang Sedang Terjadi Disini” Pikirku. Aku Pun Keluar Dari Ruangan Ku Dirawat dan Aku melihar Lobi Yang sepi Seolah Kota hantu, Aku Berjalan dan Menemukan Pintu Bertuliskan “JANGAN DIBUKA KALAU ANDA INGIN SELAMAT! WABAH DIDALAM!” Aku Pun Berhenti Sejenak Dan Berfikir “Apa Yang Sebenarnya Terjadi Disini?Apakah Wabah Itu Begitu Mematikan??” Aku Pun Melihat Jam Dinding Yang Tidak Bergerak Sama Sekali, Dalam Hatiku berkata, Sudah Berapa Lama Aku Tidur??.....
Aku Beranjak Keluar Rumah Sakit Dan melihat Jalanan Sepi, Tak Biasanya Seperti ini?? Aku Pun Membayangkan Keadaan Kota Seperti Di Film Zombie, Dan Sejenak Berfikir Sahabatku, Billy. “Apakah Ia Selamat Dari Kejadian Ini?” Pikirku, Aku Pun Berjalan Dan Melihat Salah Satu Orang Dan Menyapanya. “Halo!! Apakan Anda Tau Apa Yang Sedang Terjadi??” Orang Itu Berlari Mendekatiku, Aku Pun Terdiam Berharap ia Datang Dan membawa Jawaban, Namun Seketika ada Orang Yang menusuk Orang Itu Dengan Pisau Didadanya, ya Tepat Dijantungnya. “apa Yang Kau Lakukan Orang Tua!! Kau Membunuh Orang Itu!” Teriaku Geram. “Nak Apa Kau Sedang Mabuk?? Kau Membiarkan Nyamuk Itu Mendekatimu, Kau Berhutang Nyawa Terhadap Ku”. Berhutang Nyawa?? Apa Maksudnya? Aku Hanya Menyapa Orang itu! “Aku Hanya Menyapanya Dan Orang Itu Mendekatiku, Apa Salahnya??” “Sudah Berapa lama Kau Di Dalam Gua!Ini Sudah Seminggu Sejak Wabah Ini Menyebar!!”. Apa! Sudah Seminggu? Aku Merasa Hanya 1Hari Dalam Rumah Sakit Itu “Sebenarnya Apa Yang Terjadi Disini??” Teriakku. “Kemarilah Akan Kuberitahu!”Teriak Orang Itu, Aku Pun Mendekatinya. Dia Memukulku Dengan tinjunya “Luka Apa Yang Ada Di Bahumu! Cepat Beri Tahu Aku Atau Tidak Ku Bunuh Kau!” Apa salahku Sehingga Aku Dipukul Dan Diancam Dibunuh? “Ini Luka Tembak, pak!” Sahutku, Ia Pun Menjulurkan Tangannya Isyarat Agar aku cepat Bangun. “Kau Bahkan Tidak Tahu Apa Yang Terjadi Disini?? Ikutlah Dengan Ku Dan Kuceritakan Semua!” Aku pun Mengikuti Dia Sepanjang Jalan
----Bersambung----
UPDATE!!!!
Cerita 2
Maap Kalu Threadnya Berantakan Gan

Bonus
Spoiler for Bonus:
/
Jangan Lupa Ya Gan
Spoiler for Bonus:
Nggak Terima
Karena Gak Lagi Bangun Rumah
Karena Gak Lagi Bangun Rumah
Spoiler for Bonus:
Kaskusser Yang Baik Jangan Lupa
Diubah oleh arief4450 13-08-2013 13:41
0
2.6K
Kutip
15
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•108.2KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya