- Beranda
- The Lounge
Tips Berkendaraan Aman Saat Banjir (Bermanfaat)
...
TS
Kaskus.JakSel
Tips Berkendaraan Aman Saat Banjir (Bermanfaat)
Quote:

Tips Berkendaraan Aman Saat Banjir

Quote:
Quote:
Hindari berkendara jika mengetahui akan melewati banjir , nah jika terpaksa juga :
1. Kenali kendaraan kita
perlu diketahui jenis dan karakter tertentu yang terdapat pada mobil kita, seperti jenis kendaraan (sedan, pikup, atau jip), sehingga kita dapat memperhitungkan batas ketinggian maksimum air yang dapat membuat air masuk ke dalam kabin atau ke dalam ruang pembakaran mesin melalui saringan udara. Misalkan ketika mengendarai sedan yang dimodifikasi (ceper), maka kita harus sadar bahwa mobil tersebut memang terbatas sekali kemampuannya untuk melalui daerah banjir. Kalau cuma genangan air kurang lebih 25cm saja sih boleh aja. Bila ketinggiannya lebih dari itu, sebaiknya jangan dipaksakan alias balik arah saja.
1. Kenali kendaraan kita
perlu diketahui jenis dan karakter tertentu yang terdapat pada mobil kita, seperti jenis kendaraan (sedan, pikup, atau jip), sehingga kita dapat memperhitungkan batas ketinggian maksimum air yang dapat membuat air masuk ke dalam kabin atau ke dalam ruang pembakaran mesin melalui saringan udara. Misalkan ketika mengendarai sedan yang dimodifikasi (ceper), maka kita harus sadar bahwa mobil tersebut memang terbatas sekali kemampuannya untuk melalui daerah banjir. Kalau cuma genangan air kurang lebih 25cm saja sih boleh aja. Bila ketinggiannya lebih dari itu, sebaiknya jangan dipaksakan alias balik arah saja.
Quote:
2. Kurangi tekanan ban
Untuk menambah kemampuan traksi, bila perlu kurangi tekanan ban 1 atau 2 spek. Misalnya pada keadaan normal tekanan ban kita 30 psi, untuk menghadapi musim penghujan ini sebaiknya dikurangi menjadi 28psi. Tapi jangan lupa pada saat keadaan normal tambahkan tekanan seperti sebelumya.
Untuk menambah kemampuan traksi, bila perlu kurangi tekanan ban 1 atau 2 spek. Misalnya pada keadaan normal tekanan ban kita 30 psi, untuk menghadapi musim penghujan ini sebaiknya dikurangi menjadi 28psi. Tapi jangan lupa pada saat keadaan normal tambahkan tekanan seperti sebelumya.
Quote:
3. Amati dan cari genangan air yang terendah
Jika diamati, mobil yang melewati daerah banjir tentu menyebabkan terjadinya gerakan atau gelombang air dibelakangnya. Nah, antisipasi kita saat berada dibelakang kendaraan lain adalah memilih atau menyesuaikan jarak mobil dengan mobil di depan. Dimana terjadi gelombang air paling rendah.
Jika diamati, mobil yang melewati daerah banjir tentu menyebabkan terjadinya gerakan atau gelombang air dibelakangnya. Nah, antisipasi kita saat berada dibelakang kendaraan lain adalah memilih atau menyesuaikan jarak mobil dengan mobil di depan. Dimana terjadi gelombang air paling rendah.
Quote:
4. Kendarai mobil sedikit ketengah
Karena kondisi permukaan jalan tak tampak tertutup air, maka batas antara aspal dan bahu jalan tak kelihatan. Biasanya ada beda ketinggian di situ. Untuk menghindari terperosok ke bahu jalan, kendarai sedikit ke tengah.
Karena kondisi permukaan jalan tak tampak tertutup air, maka batas antara aspal dan bahu jalan tak kelihatan. Biasanya ada beda ketinggian di situ. Untuk menghindari terperosok ke bahu jalan, kendarai sedikit ke tengah.
Quote:
5. Toleran dengan pemakai jalan yang lain
Sewaktu berkendara di jalan tentu saja banyak pemakai jalan yang lain. Seperti pejalan kaki, sepeda, motor atau kendaraan yang lain. Yang perlu diingat adalah mereka juga punya hak yang sama seperti kita, untuk mendapatkan kenyamanan saat berkendara. Misalkan sewaktu ada pejalan kaki ditrotoar, sebaiknya kurangi kecepatan sampai tak menimbulkan percikan air yang bisa mengenai pejalan kaki tersebut.
Sewaktu berkendara di jalan tentu saja banyak pemakai jalan yang lain. Seperti pejalan kaki, sepeda, motor atau kendaraan yang lain. Yang perlu diingat adalah mereka juga punya hak yang sama seperti kita, untuk mendapatkan kenyamanan saat berkendara. Misalkan sewaktu ada pejalan kaki ditrotoar, sebaiknya kurangi kecepatan sampai tak menimbulkan percikan air yang bisa mengenai pejalan kaki tersebut.
Quote:
6. Kuasai kendaraan secara smooth (halus)
Maksudnya adalah jangan terlalu takut dan cemas, sehingga jadi serba salah disaat mengemudi. Tetap tenang, yang penting dari awal kita sudah memperhitungkan bahwa mobil kita akan mampu melewati genangan air tersebut . Jika memang sejak awal sudah diperhitungkan, bahwa genangan tak mungkin mampu dilewati karena tinggi permukaan air yang diatas batas kemampuan mobil kita, jangan memaksakan untuk terus. Lebih baik berbalik arah saja
Maksudnya adalah jangan terlalu takut dan cemas, sehingga jadi serba salah disaat mengemudi. Tetap tenang, yang penting dari awal kita sudah memperhitungkan bahwa mobil kita akan mampu melewati genangan air tersebut . Jika memang sejak awal sudah diperhitungkan, bahwa genangan tak mungkin mampu dilewati karena tinggi permukaan air yang diatas batas kemampuan mobil kita, jangan memaksakan untuk terus. Lebih baik berbalik arah saja
Quote:
7. Imbangan pengereman dengan engine brake
Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari hilangnya traksi (slidding), hingga pengendalian kendaraan menjadi kurang terjaga. Dengan pengereman yang dibantu engine brake, traksi ban akan selalu terjaga. Pengereman jadi lebih aman dan optimal.
Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari hilangnya traksi (slidding), hingga pengendalian kendaraan menjadi kurang terjaga. Dengan pengereman yang dibantu engine brake, traksi ban akan selalu terjaga. Pengereman jadi lebih aman dan optimal.
Quote:
8. Hindari pengereman mendadak (emergency brake)
Jika sampai harus melakukan pengereman, usahakan kaki bergerak seolah-olah seperti sifat Antilock Brake System, yaitu tekan-angkat. Jadi lakukan pengereman dengan cara menginjak pedal rem, lepaskan kemudian injak lagi. Lakukan beberapa kali. Hal ini memang memerlukan jam terbang dan pengalaman khusus mengenai karakter rem kendaraan kita sendiri.
Jika sampai harus melakukan pengereman, usahakan kaki bergerak seolah-olah seperti sifat Antilock Brake System, yaitu tekan-angkat. Jadi lakukan pengereman dengan cara menginjak pedal rem, lepaskan kemudian injak lagi. Lakukan beberapa kali. Hal ini memang memerlukan jam terbang dan pengalaman khusus mengenai karakter rem kendaraan kita sendiri.
Quote:
9. Hindari Aqua Planning
Aqua Planning adalah suatu keadaan dimana terdapatnya air di antara ban dan permukaan jalan, sehingga traksi antara ban dengan permukaan jalan hampir tak ada atau nol. Hal ini disebabkan telapak ban atau kembangan ban tak mampu membuang air ke samping dengan cepat, sehingga kendaraan seolah-olah “melayang” dan susah dikendalikan. Sewaktu akan memasuki genangan air di depan, kurangi kecepatan dengan melakukan pengereman dan segera pindah ke gigi yang lebih rendah, sampai akhirnya ke gigi 1. Selama memasuki genangan, jaga rpm mesin jangan terlalu rendah. Usahakan rpm selalu diatas 1500. Sebab kita perlu menjaga traksi kendaraan. Dengan rpm yang lebih tinggi, akan membuat traksi roda kendaraan semakin besar dan maksimal.
Aqua Planning adalah suatu keadaan dimana terdapatnya air di antara ban dan permukaan jalan, sehingga traksi antara ban dengan permukaan jalan hampir tak ada atau nol. Hal ini disebabkan telapak ban atau kembangan ban tak mampu membuang air ke samping dengan cepat, sehingga kendaraan seolah-olah “melayang” dan susah dikendalikan. Sewaktu akan memasuki genangan air di depan, kurangi kecepatan dengan melakukan pengereman dan segera pindah ke gigi yang lebih rendah, sampai akhirnya ke gigi 1. Selama memasuki genangan, jaga rpm mesin jangan terlalu rendah. Usahakan rpm selalu diatas 1500. Sebab kita perlu menjaga traksi kendaraan. Dengan rpm yang lebih tinggi, akan membuat traksi roda kendaraan semakin besar dan maksimal.
Quote:
10. Normalkan/keringkan kembali rem kita
Setelah berhasil melewati suatu genangan banjir, perhatikan situasi jalan dan cari tempat yang aman dan tidak mengganggu pengendara lain untuk mengeringkan rem, terutama sistem tromol. Hal ini bisa dilakukan dengan cara menginjak pedal rem dengan kaki kiri dan gas dengan kaki kanan secara bersamaan. Atur supaya mobil tetap dapat berjalan dengan pelan. Tak usah sampai terlalu jauh, kira-kira 10m sudah cukup. Dengan begitu akan timbul panas yang akan mempercepat keringnya tromol rem.
Setelah berhasil melewati suatu genangan banjir, perhatikan situasi jalan dan cari tempat yang aman dan tidak mengganggu pengendara lain untuk mengeringkan rem, terutama sistem tromol. Hal ini bisa dilakukan dengan cara menginjak pedal rem dengan kaki kiri dan gas dengan kaki kanan secara bersamaan. Atur supaya mobil tetap dapat berjalan dengan pelan. Tak usah sampai terlalu jauh, kira-kira 10m sudah cukup. Dengan begitu akan timbul panas yang akan mempercepat keringnya tromol rem.
Quote:
11. Hindari Water Hammer
Water Hammer adalah kerusakan yang ditimbulkan karena masuknya air ke dalam mesin (ruang pembakaran), sehingga menyebabkan beberapa kerusakan atau kerugian. Jika air sampai masuk ke dalam ruang pembakaran, akan dapat menyebabkan banyak kerusakan seperti piston pecah, bengkoknya stang piston. Pasalnya kerja kompresi oleh piston menjadi berat karena air tak mampu di kompresi. Jenis kendaraan yang perlu di perhatikan pada situasi ini adalah BMW yang mempunyai model saringan udara menghadap ke bawah dan terletak pada tempat rendah.
Water Hammer adalah kerusakan yang ditimbulkan karena masuknya air ke dalam mesin (ruang pembakaran), sehingga menyebabkan beberapa kerusakan atau kerugian. Jika air sampai masuk ke dalam ruang pembakaran, akan dapat menyebabkan banyak kerusakan seperti piston pecah, bengkoknya stang piston. Pasalnya kerja kompresi oleh piston menjadi berat karena air tak mampu di kompresi. Jenis kendaraan yang perlu di perhatikan pada situasi ini adalah BMW yang mempunyai model saringan udara menghadap ke bawah dan terletak pada tempat rendah.
Quote:
Tambahan :
Sebelum Berkendara Di Musim Hujan Periksalah item-item sebagai berikut:
» Jumlah Bahan Bakar
» Kondisi Ban
» Kerja lampu dan indikator pada kombinasi meter
» Kerja sistem pembersih kaca
» Kerja sistem rem
» Jika memungkinkan berikan grease [gemuk] pada plug busi dan distributor / sistem pengapian
Sebelum Berkendara Di Musim Hujan Periksalah item-item sebagai berikut:
» Jumlah Bahan Bakar
» Kondisi Ban
» Kerja lampu dan indikator pada kombinasi meter
» Kerja sistem pembersih kaca
» Kerja sistem rem
» Jika memungkinkan berikan grease [gemuk] pada plug busi dan distributor / sistem pengapian
Quote:
Saat Melalui Jalan Yang Terendam Banjir
» Pastikan bahwa ketinggian air tidak melebihi muffler atau knalpot
» Pastikan bahwa ketinggian air tidak melebihi air cleaner atau saringan udara
» Jika ketinggian air melebihi kedua hal tersebut lebih baik hindari gelombang air
» Jalankan kendaraan dengan rpm tinggi dan posisi gigi rendah 1 atau 2 [rpm 2000 – 3000] dan jangan diayun atau diturunkan Jika kendaraan tiba-tiba mati, periksa apakah knalpot terendam air dan air cleaner basah atau tidak. Jika terdapat air lebih baik jangan dihidupkan
» Bawalah kendaraan anda ke bengkel dengan cara ditarik atau hubungi bengkel terdekat
» Pastikan bahwa ketinggian air tidak melebihi muffler atau knalpot
» Pastikan bahwa ketinggian air tidak melebihi air cleaner atau saringan udara
» Jika ketinggian air melebihi kedua hal tersebut lebih baik hindari gelombang air
» Jalankan kendaraan dengan rpm tinggi dan posisi gigi rendah 1 atau 2 [rpm 2000 – 3000] dan jangan diayun atau diturunkan Jika kendaraan tiba-tiba mati, periksa apakah knalpot terendam air dan air cleaner basah atau tidak. Jika terdapat air lebih baik jangan dihidupkan
» Bawalah kendaraan anda ke bengkel dengan cara ditarik atau hubungi bengkel terdekat
Quote:
Apabila Kendaraan Terpaksa Ditinggal Saat Banjir
» Pastikan bahwa battery sudah dilepas dari mobil
» Pastikan bahwa knalpot dan saluran saringan udara sudah tertutup dengan rapat
» Pastikan bahwa kendaraan tidak bergeser saat terjadi banjir
» Pastikan pintu tertutup dengan rapat
» Pastikan bahwa battery sudah dilepas dari mobil
» Pastikan bahwa knalpot dan saluran saringan udara sudah tertutup dengan rapat
» Pastikan bahwa kendaraan tidak bergeser saat terjadi banjir
» Pastikan pintu tertutup dengan rapat
Quote:
Tindakan Pasca Banjir
» Pasca Banjir Ringan
» Periksa kondisi bearing-bearing roda
» Periksa kondisi sistem rem
» Periksa kerja sistem ABS
» Periksa kondisi tie rod dan ball joint
» Pasca Banjir Sedang
» Periksa kondisi oli mesin dan transmisi, jika tercampur air (putih kecoklatan dan berbusa) ganti dengan yang baru
» Buka knalpot dan saringan udara, jika ada air bersihkan dan keringkan
» Pastikan mesin dapat berputar dengan cara memutar pully dengan kunci
» Segera bawa kendaraan anda ke bengkel untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut
» Periksa silinder dengan membuka busi, jika ada air bersihkan dengan cara start engine dengan kondisi busi terbuka semua
» Periksa kelengkapan kelistrikan mesin [starter, alternator, dan ECU] jika terdapat air bersihkan dan keringkan
» Pasca Banjir Ringan
» Periksa kondisi bearing-bearing roda
» Periksa kondisi sistem rem
» Periksa kerja sistem ABS
» Periksa kondisi tie rod dan ball joint
» Pasca Banjir Sedang
» Periksa kondisi oli mesin dan transmisi, jika tercampur air (putih kecoklatan dan berbusa) ganti dengan yang baru
» Buka knalpot dan saringan udara, jika ada air bersihkan dan keringkan
» Pastikan mesin dapat berputar dengan cara memutar pully dengan kunci
» Segera bawa kendaraan anda ke bengkel untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut
» Periksa silinder dengan membuka busi, jika ada air bersihkan dengan cara start engine dengan kondisi busi terbuka semua
» Periksa kelengkapan kelistrikan mesin [starter, alternator, dan ECU] jika terdapat air bersihkan dan keringkan
Quote:
Pasca Banjir Berat
» Periksa komponen-komponen sesuai pada kategori kebanjiran ringan dan sedang serta periksa komponen yang ada di dalam kabin
» Periksa semua ECU, combination meter, tape, relay, dan fuse serta semua konektor yang ada di dalam kabin dari air, kemudian bersihkan dan keringkan dengan menggunakan blower atau hair dryer
» Periksa komponen-komponen sesuai pada kategori kebanjiran ringan dan sedang serta periksa komponen yang ada di dalam kabin
» Periksa semua ECU, combination meter, tape, relay, dan fuse serta semua konektor yang ada di dalam kabin dari air, kemudian bersihkan dan keringkan dengan menggunakan blower atau hair dryer
Quote:
E. Ketinggian Banjir


Quote:
Sumber : OHSE Department
Quote:

BY: Kaskus.Jaksel (Kunjungi Lapak Ane)
Kalau boleh minta
(Yg kasih ane doain banyak rezeki)Jangan dikasih
Semoga bermanfaat 


Diubah oleh Kaskus.JakSel 27-07-2014 22:15
0
1.7K
Kutip
16
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•107.6KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya