Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

agileopratamaAvatar border
TS
agileopratama
Operator mengajak kita sakit gan
selamat shubuh gan emoticon-Matabelo
ana datang lagi nih kali ini ana akan bahas masalah paket internet yang bikin greget nya ampun

Sebelum ke inti ana mau basa basi, ingat gak gan dulu kita isi goceng ente gratisan internet selama 1 jam tanpa KUOTA ngeri gak tuh ane download juga mantap.
emoticon-Kiss
Atau jaman CDMA deh yang menawarkan kita benar2 True Unlimited sekarang? FUP 200 MB 1/2 GB emoticon-Najis

seriously gan ane kangen jaman ntu.
Ok langsung ke judul ye "Operator mengajak kita sakit gan" gan ko judul nya aneh? ente yang aneh baca dulu baru komeng gan emoticon-Ngakak

Sekarang operator bermain dengan KUOTA bagi yang demen download wassalam dah. tapi gan enak juga sih ada operator yang menyediakan 11/12 GB 50ribu sebulan kan murah yah yang lain 50 ribu 2 GB tapi ente jangan nyengir dulu gan. operator jaman sekarang kuota gede di bagi 2 zona shubuh dan siang. siang cuma dapet 500 MB - 1 GB sedangkan dini hari dapet 10-11GB. ente belum nangkep gan apa maksud ane?
maksud nya ini loh dengerin lagu bang haji begadang jangan begadang kalau tiada arti nya. Kalau kita pake paket kuota gede mau gak mau kita harus begadang kan! sedangkan bedagang itu sumber penyakit gan emoticon-Sorry

- Berbagai rasa sakit bisa timbul
Tidaklah mengherankan, sakit kronis seperti masalah punggung atau arthritis bisa saja terjadi bila Anda melakukan aktivitas tidur yang buruk. Dalam sebuah studi dari John Hopkins Behavioral Sleep Medicine Program, direktur Michael Smith, PhD, membangunkan orang dewasa muda yang sehat selama 20 menit setiap jam selama 8 jam selama 3 hari berturut-turut. Hasilnya, mereka memiliki toleransi sakit yang lebih rendah, dan mudah mengalami nyeri.
- Risiko kanker lebih tinggi
Sebelumnya mohon maap bila gambarnya ga nyambung, soalnya susah nyari gambar kanker yang ga DP. Olahraga membantu mencegah kanker, tetapi terlalu sedikit memejamkan mata dapat merusak efek pelindungnya. Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health meneliti hampir 6.000 wanita selama sekitar satu dekade dan menemukan bahwa penggemar olahraga yang tidur 7 jam atau lebih sedikit per malam memiliki kesempatan lebih besar 50% mengidap kanker daripada mereka yang rutin melakukan senam dan memiliki kualitas tidur yang baik. Hal ini terjadi karena kualitas tidur yang buruk dapat menyebabkan gangguan metabolisme hormonal dan dikaitkan dengan risiko kanker, dan bisa 'menghapus' manfaat latihan.
- Memicu rasa gelisah
Rasa gelisah setiap malam pasti akan terus menghantui mereka yang memiliki kualitas tidur buruk. Reaksi tubuh pun bisa menurun. Yang lebih kronis lagi, perasaaan bahagia tidak akan menghampiri hidup mereka yang kurang tidur, karena tidur dan suasana hati diatur oleh zat kimia otak yang sama. Hal ini dapat meningkatkan risiko pengembangan depresi, tapi mungkin hanya bagi mereka yang sudah rentan terhadap penyakit.
- Tampak lebih tua
Mereka yang kurang tidur biasanya memiliki kulit yang pucat dan wajah lelah. "Lebih buruk lagi, peningkatan kadar kortisol dapat memperlambat produksi kolagen yang memicu terjadinya keriput lebih cepat," kata Jyotsna Sahni, MD, ahli masalah tidur di Canyon Ranch, Tucson.
- Stres meningkat
Studi yang dilakukan Universitas Chicago juga menemukan bahwa tidur kurang dari 7 jam bisa meningkatkan produksi kortisol atau hormon stres. Bahkan pada sore dan malam hari dapat meningkatkan denyut jantung, tekanan darah dan glukosa darah sehingga bisa memicu terjadinya hipertensi, penyakit jantung dan diabetes tipe 2.
- Rentan terserang diabetes
Gula adalah bahan bakar setiap sel dalam tubuh Anda. Jika proses pengolahannya terganggu bisa menyebabkan efek buruk. Dalam penelitian yang dilakukan Universitas Chicago, AS, yang meneliti sejumlah orang selama 6 hari, mendapatkan kondisi ini bisa mengembangkan resistansi terhadap insulin, yakni hormon yang membantu mengangkut glukosa dari aliran darah ke dalam sel. Hal ini menyebabkan terjadinya proses metabolisme gula yang tidak semestinya. Akibatnya bisa menyebabkan timbulnya diabetes.
- Antibodi menjadi lemah
Mereka yang tidur kurang dari 7 jam per malam bisa 3 kali lebih rentan mengalami rasa dingin. Penelitian lain menemukan, pada pria yang kurang tidur akan mengalami kegagalan untuk menjaga respon imun atau kekebalan tubuh secara normal setelah menerima suntikan flu. Mereka yang kurang tidur, antibodi yang bekerja setelah dilakukan vaksinasi hanya bisa bertahan paling lama 10 hari. Kondisi tersebut sangat berbahaya. Perbaiki kualitas tidur, maka kekebalan tubuh Anda akan meningkat.
- Hasrat ngemil makanan berlemak meningkat
Kurang tidur bisa melenyapkan hormon yang mengatur nafsu makan. Akibatnya, keinginan menyantap makanan berlemak dan tinggi karbohidrat akan meningkat, sehingga menyebabkan Anda menginginkan asupan kalori tinggi. Jika selama 2 malam tidur Anda tidak berkulitas bisa memicu rasa lapar berlebihan. Kondisi ini terjadi karena merangsang hormon ghrelin penambah nafsu makan, dan mengurangi hormon leptin sebagai penekan nafsu makan.

Ngeri kaga noh gan ape ane bilang operator sekarang ingin kita jatuh sakit hanya untuk sebuah kuota besar di sarankan ente lebih baik keluar uang banyak terus bebas internetan kapan aja dari pada ente begadang beli paket begadang 10 ribu/ 50 ribu terus ente sakit ke dokter biaya 5 juta ente rugi berapa tuh emoticon-Ngakak

ok gan cukup sekian capek lah ngetik terus dibayar kaga
Ane saranin gan kita harus bijak dalam hal apapun jadi ane cuma nerima komeng positif dan jangan lupa emoticon-Blue Guy Cendol (L) sama emoticon-Rate 5 Star
Diubah oleh agileopratama 15-07-2013 22:50
0
1.9K
23
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The LoungeKASKUS Official
923KThread83.2KAnggota
Terlama
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.