- Beranda
- The Lounge
Metode penentuan Awal Ramadhan (sedikit info untuk non-Islam yg belum mengerti)
...
TS
shoorisha
Metode penentuan Awal Ramadhan (sedikit info untuk non-Islam yg belum mengerti)
Saya mau sedikit share gan :
untuk agan2 yg non-Islam agar sedikit paham tentang Cara penentuan 1 ramadhan bagi umat Islam..
Jadi, dalam Islam. ulama fiqih punya 3 cara menentukan awal bulan dalam kalender qamariyah Islam.
tiga cara yg paling umum itu;
1) hisab (menghitung)
2) rukyatul hilal lokal
3) rukyatul hilal global
*rukyatul hilal = melihat hilal
diantara metode "hisab dan rukyatul hilal".
4 ulama madzhab (Hanafi-Maliki-Syafi'i-Hanbali) sepakati cara "rukyatul hilal".
adapun "hisab" juga tetep ada dalilnya dan syar'I, berbeda selama berdalil itu boleh, maka kita pun harus legowo
adapun "rukyatul hilal", maka ulama madzhab terbagi 2 pendapat;
1) rukyatul hilal global dan
2) rukyatul hilal lokal
• madzhab Hanafi-Maliki-Hanbali anut bahwa hilal itu global. Yg dimaksud Hilal global ialah "bila 1 orang melihat hilal atau newmoon, asal Muslim dan mau disumpah, maka itu berlaku(memasuki 1 ramadhan) bagi seluruh dunia.
• sedang ulama madzhab Syafi'i anut rukyatul hilal lokal. Hilal lokal ialah "setiap daerah yang terpisah 24 farsakh (120 km) boleh lihat hilal sendiri"
keduanya benar. karena ijtihad ulama madzhab berdalil; jika benar dapat 2 pahala, jika salah 1 pahala. begitu tegas Rasul(MuhammadSAW)
lalu mana metode yang benar? hisab, rukyatul hilal lokal atau rukyatul hilal global?" ya semua punya dalil itu benar
yang mana yang lebih kuat dalilnya?" bagi saya pribadi yang lebih kuat ialah rukyatul hilal global.
dalam hadits, Rasul ucap "penentuan 1 Ramadhan harus "melihat" dengan mata, juga menerima informasi dari penduduk jauh (global)"
tapi sekali lagi kita tekankan, bahwa bukan berarti yang lain salah | rukyatul hilal lokal dan hisab tetep bener, tetep berdalil
---
Nah, sekarang kita bahas lagi kapan kemungkinan 1 Ramadhan 1434 H ya
tanggal 1 bulan Ramadhan ditandai dengan munculnya hilal (first visible crescent) atau awal bulan baru yg terlihat mata.
saat konjungsi (ijtima') bulan warnahnya hitam total, dan sesaat setalah itu muncullah sabit hilal.
nah, konjungsi itu sekarang tepatnya terjadi pada 08/07/13-07:16 UTC (bukan di Indonesia Dan di Indonesia masih belum terlihat) artinya kalau konjungsi terjadi tgl 08/07/13-07:16 UTC atau 14:16 WIB (bukan di Indonesia). maka secara hisab, tanggal 8 Juli lepas maghrib = 1 Ramadhan.
karenanya Muhammadiyyah sudah menentukan 09/07/13 puasa pertama, dan tarwihnya tgl 08/07/12. secara hisab sudah masuk
Nah, bagi yang menggunakan metode rukyatul hilal | 09/07/13 maka belum tentu bagi mereka 1 Ramadhan "karena harus lihat hilal"
pertanyaanya, kalo yang metode rukyatul hilal | bisakah mereka melihat hilal pada tanggal 08/07/12?
hilal secara astronomi mustahil terlihat dari "Indonesia" ( yg kita bahas yg di Indonesia ya gan
Artinya penganut rukyatul hilal lokal semisal NU di Indonesia, kemungkinan besar genapkan Sya'ban(bulan sebelum ramadhan) 30 hari dan baru puasa pada 10 Juli
*sya'ban bisa 29/30 hari.
Dan hilal baru terlihat jelas di Indonesia pada maghrib 9 Juli, yah. 'legowo' deh, sepertinya tahun ini bakal beda lagi.
# lho kok dadak-dadakan begitu sih? "ya memang begitu dari zaman Rasulullah, penentuan 1 Ramadhan selalu dadakan, kan lihat hilal
"
"Jadi kesimpulannya, mau ikut metode manapun disilakan, asal paham dalilnya, dan nggak hanya ikut-ikutan
"
mau hisab, rukyatul hilal global, rukyatul hilal lokal. semua ada dalilnya, dan bila berbeda itu bukan berarti salah
Pesan TS:
sekali lagi, beda fiqih memang ada, penyatuan Islam mari kita segerakan. mari hormati perbedaan, sekarang mari sambut Ramadhan!
Salam @risckyohoho
Sumber: Ust. FelixSiauw
search google ya kalo mau tau siapa beliau.
untuk agan2 yg non-Islam agar sedikit paham tentang Cara penentuan 1 ramadhan bagi umat Islam..Jadi, dalam Islam. ulama fiqih punya 3 cara menentukan awal bulan dalam kalender qamariyah Islam.
tiga cara yg paling umum itu;
1) hisab (menghitung)
2) rukyatul hilal lokal
3) rukyatul hilal global
*rukyatul hilal = melihat hilal
diantara metode "hisab dan rukyatul hilal".
4 ulama madzhab (Hanafi-Maliki-Syafi'i-Hanbali) sepakati cara "rukyatul hilal".
adapun "hisab" juga tetep ada dalilnya dan syar'I, berbeda selama berdalil itu boleh, maka kita pun harus legowo

adapun "rukyatul hilal", maka ulama madzhab terbagi 2 pendapat;
1) rukyatul hilal global dan
2) rukyatul hilal lokal
• madzhab Hanafi-Maliki-Hanbali anut bahwa hilal itu global. Yg dimaksud Hilal global ialah "bila 1 orang melihat hilal atau newmoon, asal Muslim dan mau disumpah, maka itu berlaku(memasuki 1 ramadhan) bagi seluruh dunia.
• sedang ulama madzhab Syafi'i anut rukyatul hilal lokal. Hilal lokal ialah "setiap daerah yang terpisah 24 farsakh (120 km) boleh lihat hilal sendiri"
keduanya benar. karena ijtihad ulama madzhab berdalil; jika benar dapat 2 pahala, jika salah 1 pahala. begitu tegas Rasul(MuhammadSAW)

lalu mana metode yang benar? hisab, rukyatul hilal lokal atau rukyatul hilal global?" ya semua punya dalil itu benar

yang mana yang lebih kuat dalilnya?" bagi saya pribadi yang lebih kuat ialah rukyatul hilal global.
dalam hadits, Rasul ucap "penentuan 1 Ramadhan harus "melihat" dengan mata, juga menerima informasi dari penduduk jauh (global)"
tapi sekali lagi kita tekankan, bahwa bukan berarti yang lain salah | rukyatul hilal lokal dan hisab tetep bener, tetep berdalil

---
Nah, sekarang kita bahas lagi kapan kemungkinan 1 Ramadhan 1434 H ya

tanggal 1 bulan Ramadhan ditandai dengan munculnya hilal (first visible crescent) atau awal bulan baru yg terlihat mata.
saat konjungsi (ijtima') bulan warnahnya hitam total, dan sesaat setalah itu muncullah sabit hilal.
nah, konjungsi itu sekarang tepatnya terjadi pada 08/07/13-07:16 UTC (bukan di Indonesia Dan di Indonesia masih belum terlihat) artinya kalau konjungsi terjadi tgl 08/07/13-07:16 UTC atau 14:16 WIB (bukan di Indonesia). maka secara hisab, tanggal 8 Juli lepas maghrib = 1 Ramadhan.
karenanya Muhammadiyyah sudah menentukan 09/07/13 puasa pertama, dan tarwihnya tgl 08/07/12. secara hisab sudah masuk

Nah, bagi yang menggunakan metode rukyatul hilal | 09/07/13 maka belum tentu bagi mereka 1 Ramadhan "karena harus lihat hilal"
pertanyaanya, kalo yang metode rukyatul hilal | bisakah mereka melihat hilal pada tanggal 08/07/12?
hilal secara astronomi mustahil terlihat dari "Indonesia" ( yg kita bahas yg di Indonesia ya gan

Artinya penganut rukyatul hilal lokal semisal NU di Indonesia, kemungkinan besar genapkan Sya'ban(bulan sebelum ramadhan) 30 hari dan baru puasa pada 10 Juli
*sya'ban bisa 29/30 hari.
Dan hilal baru terlihat jelas di Indonesia pada maghrib 9 Juli, yah. 'legowo' deh, sepertinya tahun ini bakal beda lagi.
# lho kok dadak-dadakan begitu sih? "ya memang begitu dari zaman Rasulullah, penentuan 1 Ramadhan selalu dadakan, kan lihat hilal
""Jadi kesimpulannya, mau ikut metode manapun disilakan, asal paham dalilnya, dan nggak hanya ikut-ikutan
"mau hisab, rukyatul hilal global, rukyatul hilal lokal. semua ada dalilnya, dan bila berbeda itu bukan berarti salah
Pesan TS:
sekali lagi, beda fiqih memang ada, penyatuan Islam mari kita segerakan. mari hormati perbedaan, sekarang mari sambut Ramadhan!
Salam @risckyohoho
Sumber: Ust. FelixSiauw
search google ya kalo mau tau siapa beliau.Diubah oleh shoorisha 09-07-2013 12:31
0
1.2K
8
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•105.8KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya