Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

jafraindonesiaAvatar border
TS
jafraindonesia
Kisah Irma Suryanti, Wirausahawati yang Menginspirasi
Usia Irma Suryanti baru 4 tahun saat virus polio menyerangnya hingga mengalami kelumpuhan kaki. Namun, cerita hidupnya justru dimulai dari situ. Wanita kelahiran Semarang, 1 Januari 1975, itu sukses menjadi pebisnis. Pada tahun 2008, Bupati Kebumen menobatkannya sebagai perempuan berprestasi. Ia juga mengalungi penghargaan dari Jaiki Jepang, SCTV Awards 2012, serta Wirausaha Muda Teladan 2007 dari Kementerian Pemuda dan Olahraga.
[img]
Kisah Irma Suryanti, Wirausahawati yang Menginspirasi
[/img]

Irma memanfaatkan akal dan tangannya untuk membuat keset dari kain perca. Semangat dan motivasi Irma didukung penuh oleh Agus Priyanto, suaminya yang juga penyandang disabilitas. Cita-citanya sederhana, agar teman-teman penyandang disabilitas bisa lebih produktif. Dimulai sejak tahun 1999, usahanya terus berkembang pesat.

Lambat-laun produk yang dihasilkan benar-benar mampu menjawab kebutuhan pasar. Tidak hanya keset saja, tetapi juga merambah produk-produk lain yang berbahan dasar kain perca. Hingga saat ini, Irma memiliki 2.500 tenaga kerja, dengan 150 orang di antaranya adalah orang-orang disabilitas.

Bukan hanya membuka lapangan pekerjaan, Irma dan Agus juga mengajarkan keterampilannya ke beberapa ibu rumah tangga, membuat koperasi simpan pinjam di 11 kecamatan di Kebumen untuk menampung kegiatan ekonomi pembuat keset binaannya, dan menggandeng kelompok waria serta pekerja seks komersial di Purwokerto untuk ikut memproduksi keset.

Tiap bulan, perajin mendapat kiriman kain sisa sebagai bahan baku. Irma mendatangkan 10 ton kain sisa dari Semarang setiap bulan. Omzet bulanannya bisa mencapai Rp 40-50 juta. Untuk strategi pemasaran, Irma mengandalkan 15 penjual. Ia juga menitipkan barang produksinya di beberapa gerai yang tersebar di banyak kota. Salah satunya, showroom milik Kementerian Pemuda dan Olahraga di Jakarta. Alas pembersih kaki hasil karya Irma dan rekan-rekan pun mampu menembus pasar internasional seperti Autralia, Jerman, Turki dan Jepang. Hal tersebut nggak mengherankan karena kualitas produknya selalu terjaga dengan baik.

http://jafraindonesia.blogspot.com/2...erbatasan.html
0
2.5K
5
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Entrepreneur Corner
Entrepreneur CornerKASKUS Official
22KThread4.6KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.