- Beranda
- Melek Hukum
hati-hati terhadap penipuan modus baru !
...
TS
reganttt
hati-hati terhadap penipuan modus baru !
mohon swory, klw repost atau udah ada trid yg mirip dengan isi dari trid ini sebelumnya,,,, ane cuma ingin berbagi iformasi,, hihihi,, 
to the point aja yahh,,, berikut cerita teman ane melalui akun FBnya.. CEKIDOT !
pagi tadi istri gw ngasih info yg bikin gemetaran. dia ditelepon "Bu, Lulu masuk Rumah Sakit. kepalanya terbentur tembok dan pendarahan. kondisinya Kritis". ibu gurunya nangis-nangis di telepon minta istri gw bicara dengan dokter. dari dokter kami mendapat informasi bahwa Lulu ada di RS Bunda Margonda. istri gw segera menelepon wali kelasnya.
Alhamdulillah, Ya Allah. ternyata Lulu baik-baik saja dan ada di sekolah sedang ikut les. tadi itu yang nelepon ibu guru gadungan. dokternya juga dokter gadungan. aktingnya luar biasa pakai nangis2. dan ini udah ketiga kalinya kejadian penipuan dengan modus yang sama di sekolah anak gw. untung istri gw selalu mencatat nomer telepon setiap wali kelas buat jaga-jaga. hampir saja tadi istri gw lari ke ATM menggendong bayi.
yang jadi perhatian : mereka tau nama murid, dan tau identitas serta nomer telepon orang tuanya. ini celah pertama yang dipakai meyakinkan korban. kasus penipuan transfer mentransfer sudah lumrah terjadi. dan saking seringnya kita sudah terbiasa mengabaikannya. tapi jangan lupa, NALURI orang tua yang selalu ingin menyelamatkan anak, dalam hitungan detik sampai menit, orangtua bisa kehilangan kecerdasan tanpa perlu hipnotis. yang ada di pikiran kita adalah, anak sedang dalam bahaya. dan satu sampai dua menit itu sudah cukup untuk bergerak ke ATM terdekat.
hal sederhana seperti mencatat nomer telepon guru ternyata penting. lebih penting lagi, selalu waspada, dan jangan panik.
demikian cerita teman ane,,, klw menurut agan2 sekalian trid ini mengandung manfaat, tolong bagi
doong,,,, hehhehe

to the point aja yahh,,, berikut cerita teman ane melalui akun FBnya.. CEKIDOT !

pagi tadi istri gw ngasih info yg bikin gemetaran. dia ditelepon "Bu, Lulu masuk Rumah Sakit. kepalanya terbentur tembok dan pendarahan. kondisinya Kritis". ibu gurunya nangis-nangis di telepon minta istri gw bicara dengan dokter. dari dokter kami mendapat informasi bahwa Lulu ada di RS Bunda Margonda. istri gw segera menelepon wali kelasnya.
Alhamdulillah, Ya Allah. ternyata Lulu baik-baik saja dan ada di sekolah sedang ikut les. tadi itu yang nelepon ibu guru gadungan. dokternya juga dokter gadungan. aktingnya luar biasa pakai nangis2. dan ini udah ketiga kalinya kejadian penipuan dengan modus yang sama di sekolah anak gw. untung istri gw selalu mencatat nomer telepon setiap wali kelas buat jaga-jaga. hampir saja tadi istri gw lari ke ATM menggendong bayi.
yang jadi perhatian : mereka tau nama murid, dan tau identitas serta nomer telepon orang tuanya. ini celah pertama yang dipakai meyakinkan korban. kasus penipuan transfer mentransfer sudah lumrah terjadi. dan saking seringnya kita sudah terbiasa mengabaikannya. tapi jangan lupa, NALURI orang tua yang selalu ingin menyelamatkan anak, dalam hitungan detik sampai menit, orangtua bisa kehilangan kecerdasan tanpa perlu hipnotis. yang ada di pikiran kita adalah, anak sedang dalam bahaya. dan satu sampai dua menit itu sudah cukup untuk bergerak ke ATM terdekat.
hal sederhana seperti mencatat nomer telepon guru ternyata penting. lebih penting lagi, selalu waspada, dan jangan panik.
#END#
demikian cerita teman ane,,, klw menurut agan2 sekalian trid ini mengandung manfaat, tolong bagi
doong,,,, hehhehePolling
0 suara
siapakah presiden indonesia saat ini?
0
1.1K
7
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Melek Hukum
7.7KThread•2.5KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya