Kaskus

Entertainment

shhorsAvatar border
TS
shhors
Penemuan Planet yang Mirip Bumi
Perkembangan teknologi di zaman sekarang ini sungguh mengesankan. Banyak manfaat yang dapat kita peroleh dari perkembangan informasi dan teknologi, misalnya penyediaan informasi di internet yang kerapkali membantu kita dalam menyelesaikan tugas maupun pekerjaan kita.
Berkembangnya teknologi diidentikkan dengan perkembangan ilmu pengetahuan manusia. Kini, yang menjadi problematika besar adalah pencarian planet baru seperti bumi yang dapat dihuni oleh mahluk hidup. Karena populasi mahluk hidup di bumi ini semakin bertambah, sedangkan jumlah daratan yang dapat dihuni semakin berkurang akibat terjadi bencana seperti tsunami misalnya.
Baru-baru ini, sebuah lembaga antariksa milik Amerika, yaitu NASA (National Aeronautics and Space Administration) mengumumkan penemuannya, yaitu penemuan planet baru yang memiliki kemiripan awal dengan planet bumi. Planet baru tersebut dinamakan Kepler-22b. & Tau ceti
emoticon-cystgemoticon-I Love Kaskus (S)emoticon-I Love Indonesia (S)

Penemuan Planet yang Mirip Bumi

Kepler-22b memiliki ukuran 2,4 kali lebih besar dari bumi dan suhunya sekitar 22 derajat celcius. Diantara penemuan planet lainnya yang mirip bumi, planet tersebut memiliki kemiripan yang terdekat dengan bumi.
Jarak antara planet Kepler-22b dengan bumi sekitar 15% kurang dari jarak antara bumi ke matahari. Cahaya matahari di planet tersebut 25% lebih sedikit daripada cahaya matahari ke bumi. Namun demikian, masih dibutuhkan banyak penelitian untuk Kepler-22b. belum diketahui apakah planet tersebut berbentuk padat atau gas, dan unsur lainnya agar dapat dihuni seperti bumi.

Penemuan Planet yang Mirip Bumi
perbandingan bumi & planet keppler-22b

Sejumlah ahli astronomi dari University of Hertfordshire yang dipimpin oleh Mikko Tuomy berhasil menemukan planet yang mungkin memiliki kondisi seperti Bumi, yaitu Tau ceti yang berarti juga mungkin terdapat kehidupan di planet tersebut (exoplanet).

Penemuan Planet yang Mirip Bumi
Perbandingan Ukuran Bintang Tau Ceti dengan Matahari,Matahari ada di sebelah kiri

Penemuan tersebut diperoleh setelah Mikko dan para anggota tim peneliti tersebut melakukan lebih dari 6.000 kali pengamatan kearah bintang Tau Ceti. Dengan menggunakan metode analisa yang disebut dengan istilah Bayesian Analysis Methods, mereka mendapatkan kesimpulan bahwa bintang Tau Ceti memiliki 5 planet yang mengorbit di sekeliling bintang tersebut dengan jarak lebih dekat dari pada jarak orbit Mars ke Matahari.

Pemilihan bintang Tau Ceti sebagai fokus pengamatan tim ini berawal dari proyek Ozma pada tahun 1960 yang bertujuan mencari kemungkinan adanya kehidupan di luar planet Bumi. Bintang Tau Ceti saat itu dipilih karena memiliki kekuatan pancaran sinar yang mirip dengan kekuatan pancaran sinar Matahari.

Bintang Tau Ceti merupakan bintang terdekat ke Matahari diurutan keduapuluh, dengan jarak kira-kira 11,9 tahun cahaya dari Matahari. Tau Ceti tergolong dalam bintang kelas G, dengan massa sebesar 0,78 dari massa Matahari, dan luminosity lebih kurang separuh dari Matahari. Diperkirakan usia bintang ini satu milyar tahun lebih tua dari pada Matahari. Dan kondisinya sangat stabil, lebih stabil daripada Matahari.

Berdasar penelitian Mikko dan kawan-kawan, diperoleh data sebagai berikut :

Penemuan Planet yang Mirip Bumi

Kelima planet tersebut memiliki orbit membentuk lingkaran hampir sempurna mengelilingi bintang Tau Ceti.
Selain berbeda dalam hal ukuran bintang dan planet, Tau Ceti diperkirakan tidak memiliki unsur logam sama sekali sehingga dapat disimpulkan bahwa planet-planet yang mengelilinginya diperkirakan tidak mengandung karang. Bahkan mungkin berupa planet air.

Bintang Tau Ceti memiliki tingkat kecerahan sinar hanya 55% dari Matahari, sehingga kemungkinan diantara kelima planet tesebut, planet yang mungkin mengandung kehidupan berjarak lebih dekat ke Tau Ceti jika dibandingkan jarak Bumi ke Matahari.

Jarak orbit Tc b dan Tc c terlalu dekat ke bintang Tau ceti dan jarak orbit planet Tc d kira-kira sebanding dengan pertengahan jarak orbit Venus dan Merkurius terhadap Matahari. Sehingga tidak mungkin bisa ditemukan kehidupan di sana.

Jarak yang ideal sesuai dengan kecerahan Tau Ceti adalah jarak Tc e terhadap Tau Ceti. Dalam jarak tersebut dimungkinkan adanya air, walaupun mungkin sedikit lebih dingin daripada air Bumi.

Sementara itu Laboratorium Penenelitian Planet Berhabitat di Puerto Rico menambahkan catatan bahwa kemungkinan planet Tc e dan Tc f memiliki kehidupan mengingat lapisan atmosfir dikedua planet tersebut diperkirakan tidak terlalu tebal sehingga memungkinkan kedua planet tersebut lebih hangat daripada semestinya. Dengan kehangatan tersebut memungkinkan unsur air yang ada tidak akan membeku sehingga bisa menjadi pendukung kehidupan. Dan dimana ada air (H2O), maka kemungkinan pula di situ terdapat oksigen (O2).

Spoiler for sudi mampir ke lapak sbelah gan:


Spoiler for KASKUSER YG BAEK WAJIB:
Diubah oleh shhors 26-02-2013 23:33
0
3.7K
33
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread104.2KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.