- Beranda
- The Lounge
13 Jenis Durian Yang Ada Di Tanah Jawa ( Serba 13 )
...
TS
ngadeep
13 Jenis Durian Yang Ada Di Tanah Jawa ( Serba 13 )
1. Durian matahari
Varietas ini berasal dari Cimanggu, Bogor, Jawa Barat. Tinggi durian matahari ini mencapai 20 m dengan lebar tajuk 16 meter. Tajuk pohonnya menyerupai kerucut. Buahnya berbentuk bulat panjang. Warna kulit buah hijau kecoklatan dengan tebal 0,5-1 cm. Durinya besar, runcing, jarang, dan bengkok. Sifat buah mudah dibelah. Berat buah 2-3,5 kg. Pada setiap buahnya terdapat 5 juring dengan 10-20 pongge. Daging buah tebal, kering, berlemak, tekstur halus, aroma tidak tajam, dan berasa manis. Biji sempurna 5-10 butir per buah. Pada pohon yang berumur 50 tahun sebanyak 50-200 buah per tahun. Tanaman ini sangat tahan terhadap hama penggerek buah dan penyakit busuk akar.
2. Durian ajimah
Durian ini dikenal sebagai durian bung karno. Konon, karena jenis ini merupakan salah satu jenis durian yang digemari oleh Presiden Pertama RI tersebut. Durian ini dapat ditemukan di daerah Ciomas, Bogor. Bentuk buahnya bulat dengan duri yang besar dan jarang. Kulit buahnya tipis dan berwarna hijau keabuan. Daging buah tebal, berwarna kuning muda, kering, dan teksturnya agak berserat. Rasanya manis agak pahit karena mengandung alkohol. Ponggenya besar, tetapi bijinya kecil. Kebanyakan buahnya tumbuh sempurna. Meskipun berukuran kecil, tetapi jika dibelah berisi daging buah yang padat. Ukuran buahnya tergolong sedang, ratarata beratnya 1,5-3 kg/buah.
[/url]
3. Durian Bubur
Durian ini berasal dari Semarang, tepatnya di daerah Brongkol. Bentuk buahnya bulat memanjang dengan duri runcing dan tersusun rapat. Kulit buah berwarna kuning kehijauan dan berjuring lima. Belimbingan juringnya agak jelas terlihat. Daging buah tebal, padat, dan pada tiap jurin g tampak penuh dengan pongge yang berjumlah 1-5. Teksturnya kesat dan kering, rasanya manis, dan aromanYa harum. Ukuran buahnya cukup besar, rata-rata berat per buah antara 4-5 kg, sedangkan bijinya kecil. Produktivitas tanaman yang dewasa cukup tinggi, per pohonnya dapat menghasilkan antara 300-400 buah/tahun.
[/url]
4. Durian Petruk
Durian ini berasal dari Randusari, Jepara, Jawa Tengah, dan telah dilepas sebagai varietas unggul nasional. Bentuk buahnya bulat telur terbalik dengan kulit buah tipis (sekitar 3 mm) berwarna hijau kekuningan. Durinya berbentuk kerucut, kecil, dan rapat. Daging buah berwarna kuning, berserat halus, agak lembek, dan rasanya manis sekali. Namun, aromanya tidak begitu tajam dan menyengat. Jumlah pongge per buah antara 5-10 dengan biji sempurna 5-10. Ukuran bijinya kecil dan berbentuk lonjong. Berat rata-rata buah antara 1-1,5 kg. Produksi buah berkisar dari 50-150 buah/ pohon/tahun. Durian ini relatif tahan penyakit busuk akar dan hama penggerek buah.
[/url]
5. Durian Bokor
Durian ini berasal dari Sukahaji, Majalengka, Jawa Barat. Buah durian bokor berbentuk bulat panjang dengan kulit berwarna hijau kekuningan. Duri kulit buahnya besar tersusun jarang. Berat buah 3,9 kg. Warna daging buah kuning, cukup tebal, kering, aroma harum, dan rasa manis. Tanaman durian bokor yang berumur 100 tahun dapat berproduksi 150-200 buah per tahun. Varietas ini tahan terhadap penyakit busuk akar.
[/url]
6. Durian Sukun
Durian sukun berasal dari Gempolan, Karang Anyar, Jawa Tengah. Bentuk buahnya lanset atau bulat panjang dan berwarna kekuningan. Duri kulit buahnya berbentuk kerucut, kecil, dan rapat. Sifat buah mudah dibelah. Berat buah 1,5-2,5 kg per buah. Kulit buah agak tebal, sekitar 10 mm. Pada setiap buah terdapat lima juring dengan 5-15 pogge. Bentuk biji sempurna ada satu butir, terkadang tidak ada, sedangkan yang lainnya kempes. Daging buah sangat tebal, kering berlemak, tekstur halus, putih kekuningan, beraroma harum dan manis. Pada pohon yang berumur 100 tahun produksi buahnya sebanyak 100-300 buah per tahun. Varietas ini memiliki daya tahan yang baik terhadap penyakit busuk akar dan hama penggerek buah.
[/url]
7. Durian sunan
Durian unggul ini bersal dari Gendol, Boyolali, Jawa Tengah. Buahnya berbentuk bulat telur terbalik dengan warna hijau kecoklatan. Duri kulit buahnya berbentuk kerucut, kecil, dan jarang. Sifat buah mudah dibelah. Berat buah 1,5-2,5 kg. Kulit buah tipis, kurang dari 5 mm. Setiap buahnya terdapat 5 juring dengan pongge ada 20-35 buah. Bentuk biji sempurna pada setiap buahnya hanya ada 1-2 butir, sedangkan lainnya kempes. Bentuk biji lonjong dan berukuran kecil. Daging buahnya sangat tebal, kering berlemak, bertekstur halus, berwarna krem, beraroma harum dan tajam, serta rasanya manis. Pada tanaman berumur 200 tahun dapat berproduksi sebanyak 200-800 buah per pohon per tahun. Varietas ini memiliki daya tahan terhadap penyakit busuk akar dan hama penggerek buah.
8. Durian parung
Sebenarnya, tanaman induk durian parung sudah mati tersambar petir. Beruntung, ada peneliti dan hobiis tanaman durian yang berhasil mengokulasi. Saat ini, durian parung dapat ditemukan di daerah Darmaga, Bogor, dan Cilandak Barat, Jakarta Selatan. Buahnya berbentuk bulat memanjang dan berwarna hijau keabuan. Daging buahnya tebal, berwarna kuning, sedikit berserat, dan tidak begitu kering. Rasanya manis dan bijinya berukuran kecil.
[/url]
9. Durian Lutung
Jenis durian ini dapat ditemukan antara lain di daerah Kendal. Bentuk buahnya tak beraturan, dari lonjong sampai agak bulat. Ku1it buah berwarna keabu-abuan dengan duri besar, tersusun agak rapat, dan kokoh. Buah durian ini biasanya berjuring lima. Pada masing-masing juring terdapat 1-4 pongge yang berukuran besar. Daging buahnya tebal, cukup kesat, dan berwarna kuning agak krem. Rasanya manis alkoholik dengan aroma yang tajam. Kelebihan durian ini antara lain bijinya kebanyakan kempes. Produksi per pohon kira-kira 100 buah/tahun.
10. Durian Lambau
Jenis durian ini berasal dari Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo, Jawa Tengah. Buahnya berbentuk bulat clan kebanyakan terdiri dari lima juring. Kulit buahnya agak tebal dan berwarna kuning kecokelatan. Durinya berukuran sedang, berbentuk kerucut, dan tersusun rapat. Ponggenya besar, daging buahnya tebal, kering, berserat agak kasar, dan berwarna kuning. Rasanya manis clan aromanya tajam menyengat. Biji buahnya kecil. Produktivitasnya rendah, setiap pohon dapat menghasilkan 30 buah per musim.
Varietas ini berasal dari Cimanggu, Bogor, Jawa Barat. Tinggi durian matahari ini mencapai 20 m dengan lebar tajuk 16 meter. Tajuk pohonnya menyerupai kerucut. Buahnya berbentuk bulat panjang. Warna kulit buah hijau kecoklatan dengan tebal 0,5-1 cm. Durinya besar, runcing, jarang, dan bengkok. Sifat buah mudah dibelah. Berat buah 2-3,5 kg. Pada setiap buahnya terdapat 5 juring dengan 10-20 pongge. Daging buah tebal, kering, berlemak, tekstur halus, aroma tidak tajam, dan berasa manis. Biji sempurna 5-10 butir per buah. Pada pohon yang berumur 50 tahun sebanyak 50-200 buah per tahun. Tanaman ini sangat tahan terhadap hama penggerek buah dan penyakit busuk akar.
Quote:
[/url]2. Durian ajimah
Durian ini dikenal sebagai durian bung karno. Konon, karena jenis ini merupakan salah satu jenis durian yang digemari oleh Presiden Pertama RI tersebut. Durian ini dapat ditemukan di daerah Ciomas, Bogor. Bentuk buahnya bulat dengan duri yang besar dan jarang. Kulit buahnya tipis dan berwarna hijau keabuan. Daging buah tebal, berwarna kuning muda, kering, dan teksturnya agak berserat. Rasanya manis agak pahit karena mengandung alkohol. Ponggenya besar, tetapi bijinya kecil. Kebanyakan buahnya tumbuh sempurna. Meskipun berukuran kecil, tetapi jika dibelah berisi daging buah yang padat. Ukuran buahnya tergolong sedang, ratarata beratnya 1,5-3 kg/buah.
Quote:
3. Durian Bubur
Durian ini berasal dari Semarang, tepatnya di daerah Brongkol. Bentuk buahnya bulat memanjang dengan duri runcing dan tersusun rapat. Kulit buah berwarna kuning kehijauan dan berjuring lima. Belimbingan juringnya agak jelas terlihat. Daging buah tebal, padat, dan pada tiap jurin g tampak penuh dengan pongge yang berjumlah 1-5. Teksturnya kesat dan kering, rasanya manis, dan aromanYa harum. Ukuran buahnya cukup besar, rata-rata berat per buah antara 4-5 kg, sedangkan bijinya kecil. Produktivitas tanaman yang dewasa cukup tinggi, per pohonnya dapat menghasilkan antara 300-400 buah/tahun.
Quote:
4. Durian Petruk
Durian ini berasal dari Randusari, Jepara, Jawa Tengah, dan telah dilepas sebagai varietas unggul nasional. Bentuk buahnya bulat telur terbalik dengan kulit buah tipis (sekitar 3 mm) berwarna hijau kekuningan. Durinya berbentuk kerucut, kecil, dan rapat. Daging buah berwarna kuning, berserat halus, agak lembek, dan rasanya manis sekali. Namun, aromanya tidak begitu tajam dan menyengat. Jumlah pongge per buah antara 5-10 dengan biji sempurna 5-10. Ukuran bijinya kecil dan berbentuk lonjong. Berat rata-rata buah antara 1-1,5 kg. Produksi buah berkisar dari 50-150 buah/ pohon/tahun. Durian ini relatif tahan penyakit busuk akar dan hama penggerek buah.
Quote:
5. Durian Bokor
Durian ini berasal dari Sukahaji, Majalengka, Jawa Barat. Buah durian bokor berbentuk bulat panjang dengan kulit berwarna hijau kekuningan. Duri kulit buahnya besar tersusun jarang. Berat buah 3,9 kg. Warna daging buah kuning, cukup tebal, kering, aroma harum, dan rasa manis. Tanaman durian bokor yang berumur 100 tahun dapat berproduksi 150-200 buah per tahun. Varietas ini tahan terhadap penyakit busuk akar.
Quote:
6. Durian Sukun
Durian sukun berasal dari Gempolan, Karang Anyar, Jawa Tengah. Bentuk buahnya lanset atau bulat panjang dan berwarna kekuningan. Duri kulit buahnya berbentuk kerucut, kecil, dan rapat. Sifat buah mudah dibelah. Berat buah 1,5-2,5 kg per buah. Kulit buah agak tebal, sekitar 10 mm. Pada setiap buah terdapat lima juring dengan 5-15 pogge. Bentuk biji sempurna ada satu butir, terkadang tidak ada, sedangkan yang lainnya kempes. Daging buah sangat tebal, kering berlemak, tekstur halus, putih kekuningan, beraroma harum dan manis. Pada pohon yang berumur 100 tahun produksi buahnya sebanyak 100-300 buah per tahun. Varietas ini memiliki daya tahan yang baik terhadap penyakit busuk akar dan hama penggerek buah.
Quote:
7. Durian sunan
Durian unggul ini bersal dari Gendol, Boyolali, Jawa Tengah. Buahnya berbentuk bulat telur terbalik dengan warna hijau kecoklatan. Duri kulit buahnya berbentuk kerucut, kecil, dan jarang. Sifat buah mudah dibelah. Berat buah 1,5-2,5 kg. Kulit buah tipis, kurang dari 5 mm. Setiap buahnya terdapat 5 juring dengan pongge ada 20-35 buah. Bentuk biji sempurna pada setiap buahnya hanya ada 1-2 butir, sedangkan lainnya kempes. Bentuk biji lonjong dan berukuran kecil. Daging buahnya sangat tebal, kering berlemak, bertekstur halus, berwarna krem, beraroma harum dan tajam, serta rasanya manis. Pada tanaman berumur 200 tahun dapat berproduksi sebanyak 200-800 buah per pohon per tahun. Varietas ini memiliki daya tahan terhadap penyakit busuk akar dan hama penggerek buah.
Quote:
8. Durian parung
Sebenarnya, tanaman induk durian parung sudah mati tersambar petir. Beruntung, ada peneliti dan hobiis tanaman durian yang berhasil mengokulasi. Saat ini, durian parung dapat ditemukan di daerah Darmaga, Bogor, dan Cilandak Barat, Jakarta Selatan. Buahnya berbentuk bulat memanjang dan berwarna hijau keabuan. Daging buahnya tebal, berwarna kuning, sedikit berserat, dan tidak begitu kering. Rasanya manis dan bijinya berukuran kecil.
Quote:
9. Durian Lutung
Jenis durian ini dapat ditemukan antara lain di daerah Kendal. Bentuk buahnya tak beraturan, dari lonjong sampai agak bulat. Ku1it buah berwarna keabu-abuan dengan duri besar, tersusun agak rapat, dan kokoh. Buah durian ini biasanya berjuring lima. Pada masing-masing juring terdapat 1-4 pongge yang berukuran besar. Daging buahnya tebal, cukup kesat, dan berwarna kuning agak krem. Rasanya manis alkoholik dengan aroma yang tajam. Kelebihan durian ini antara lain bijinya kebanyakan kempes. Produksi per pohon kira-kira 100 buah/tahun.
Quote:
[/url]10. Durian Lambau
Jenis durian ini berasal dari Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo, Jawa Tengah. Buahnya berbentuk bulat clan kebanyakan terdiri dari lima juring. Kulit buahnya agak tebal dan berwarna kuning kecokelatan. Durinya berukuran sedang, berbentuk kerucut, dan tersusun rapat. Ponggenya besar, daging buahnya tebal, kering, berserat agak kasar, dan berwarna kuning. Rasanya manis clan aromanya tajam menyengat. Biji buahnya kecil. Produktivitasnya rendah, setiap pohon dapat menghasilkan 30 buah per musim.
Quote:
[/url]0
16.9K
22
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•105.8KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya









