Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
7030
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000013735967/serbuan-maut-aka-the-raid-2012--director-gareth-evans--iko-uwais-yayan-ruhian---part-2
THE RAID: REDEMPTION (UNRATED EDITION) Indonesian/English Language DTS-HD 5.1 w/ English & Spanish Subtitle Special Features: * Audio Commentary with Writer/Director Gareth Evans * 6 Production Blog: - Bootcamp - Set Location, Camera & Lighting, Make up & Special Effects - Courtyard, Hole Drop - Drugs Lab, Tama's Office - Machete Gang & Corridor, Jaka vs. Mad Dog - Post Production * 8 Behind
Lapor Hansip
28-03-2012 19:56

The Raid a.k.a Serbuan Maut (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian

BluRay The Raid: Redemption - Available on August 4, 2012!


Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2

Setelah sukses dengan MERANTAU yang dirilis Agustus 2009 dan sukses di perfilman nasional dan internasional, Merantau Films berencana untuk kembali memproduksi film berikutnya dengan judul BERANDAL yang akan kembali dibintangi oleh aktor bela diri Iko Uwais dan Yayan Ruhian, dan kolaborasi dengan beberapa aktor action internasional. Masih dalam genre action, film kedua rumah produksi kami mempunyai tema geng kriminal penjara dalam skala besar.

Sementara rencana untuk pembuatan BERANDAL masih terus berlangsung, kebutuhan dan situasi di lingkup perfilman internasional yang terbukti lebih kompleks ternyata membutuhkan waktu lebih panjang dari yang telah di-planning sebelumnya. Maka agenda produksi BERANDAL ditunda sampai tahun 2013. Untuk mengisi kekosongan tersebut dalam waktu dekat ini, produser Ario Sagantoro bersama sutradara Gareth Evans dan kedua aktor bela diri, Iko Uwais dan Yayan Ruhian kembali berkolaborasi mempersiapkan sesuatu yang sedikit berbeda dari BERANDAL maupun MERANTAU – sebuah action-thriller dengan kombinasi adegan-adegan seperti pada film “Die Hard” dengan “Assault On Precinct 13” adalah SERBUAN MAUT, atau THE RAID dalam judul bahasa Inggrisnya untuk peredaran internasional.

Sinopsis Serbuan Maut



Official Extended Violent Trailer (Indonesian Version)


Official New Trailer (US Version)


Official Red Band Trailer (US Version)
[youtube]BXd_5B6rKjw&feature=player_embedded[/youtube]


Update!!

* The Raid kembali mendapatkan award MAUVAIS GENRE Film Festival di Perancis yang berlangsung dari tgl.4-9 April 2012

* Memasuki minggu ke 4 penayangan di Indonesia The Raid menempati posisi #1 terlaris 2012 dgn jumlah penonton 1.693.945 dan posisi #17 di box office Amerika Serikat dgn pemasukan US $ 3.494.568

* The Raid menempati posisi #1 dari 101 film yang harus ditonton di tahun 2012 versi Movie Bugs http://www.imdb.com/list/g6tuwyCzC0E/

* The Raid terpilih sebagai The Best Film - Dublin Film Critics 2012 & Audience Awards 2012 di Dublin International Film Festival, Film Terbaik 2011 versi Majalah Tempo Desember 2011 dan salah satu dari 20 film yang paling dinantikan di tahun 2012 versi majalah Time (Januari 2012)


* Setelah tayang di penutupan INAFFF, The Raid akan screening terbatas di Jogja-Netpac Asian Film Festival pada 16 Desember 2011 pk.16.00 dan pk.19.00 di Empire XXI Yogyakarta dan Sundance Film Festival, bulan Januari 2012 dgn musik scoring Mike Shinoda (Linkin Park) & Joe Trapanese (Fast Five, Tron Legacy).


* Jadwal tayang regular The Raid untuk Indonesia di bulan Januari 2012 ditunda hingga 23 Maret (confirmed) berbarengan dgn rilis worldwide dia Amerika Utara

* The Raid akan diremake/dibuat ulang oleh Screen Gems (Resident Evil: Apocalypse, Underworld: Evolution, Underworld: Rise of The Lycans, Quarantine, Dear John & Priest) dengan Gareth Evans sebagai Eksekutif Produser

* The Raid tayang terbatas sebagai Closing Movie di INAFFF (Indonesia International Fantastic Film Festival) Minggu 20 November 2011 di Blitz Megaplex Grand Indonesia!

* Belum juga The Raid tayang di Indonesia, filmnya sedang dalam tahap negosiasi untuk dibuat ulang (remake) ke versi Hollywood oleh perusahaan film Screen Gems yang telah memproduksi banyak film. Diantaranya Priest, Burlesque, Hostel Part II, Resident Evil: Apocalypse & Underworld: Evolution.

* Setelah sukses di Toronto, The Raid diputar sekaligus mengikuti seleksi di kategori Panorama Official Fantastic Section - Caza Asia di Sitgest International Film Festival ke 44 yang berlangsung di Spanyol tgl.6-16 Oktober 2011. Bersaing dgn 8 film dari negara lainnya. Juga di kategori Midnight Passion di Busan International Film Festival - Korea yang berlangsung dari tgl.6-14 Oktober 2011 dan bersaing dengan 14 film dari berbagai negara lainnya. Dan Hong Kong Asian Film Festival yang berlangsung 18 Oktober - 18 November
2011 di kategori Midnite Craze. Selain itu juga diputar di Doha Tribeca Film Festival 25-29 Oktober 2011 & Torino Film Festival di Italia 28-30 November 2011 & 1 Desember 2011.

* The Raid memenangkan penghargaan 'Cadillac People's Choice Award' di ajang Midnight Madness Toronto International Film Festival yang berlangsung dari tgl.8-18 September 2011.

* Menurut produser Ario Sagantoro, semula judul yang akan dipakai untuk peredaran di Indonesia adalah Serbuan Maut. Namun setelah dipertimbangkan akhirnya tetap memakai judul THE RAID, seperti rilis internasional nya.

* Dan untuk versi internasional yang akan beredar worldwide 23 Maret 2012 berjudul The Raid: Redemption, music scoring ditangani Mike Shinoda (Linkin Park) & Joe Trapanase (composer Fast Five, Tron Legacy & Dexter Series)!


Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2


Teaser pertama dari The Raid:




Beberapa scene dari film The Raid!


[youtube]12LhbGtqX3c&[/youtube]



Q & A w/ Gareth Evans, Mike Shinoda & Joseph Trapanese @ Sundance Film Festival, Januari 2012


0
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 167 dari 355
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
18-04-2012 11:13
ternyata ada juga yg menyayangkan sony tidak mempromosikan TR secara lebih baik..hanya mengandalkan mouth to mouth..

Quote:"The Raid: Redemption" Disappoints in Wide Release"

I was hoping the “The Raid: Redemption” would hold up better in wide release. It deserves to be. We don’t get to see enough great martial arts movies in U.S. theaters. Last Friday, it finally opened semi-wide in nearly 900 theaters after a couple weeks in limited release.

It took in almost $1M over the weekend, with a per theater average of $1,091. That’s actually pretty bad, meaning it probably won’t open much wider. It also won’t stay in theaters for much longer either, so if you want to see it on the big screen, you better see it in the next week or so before it disappears.

I could see this coming by looking at the chart on BoxOfficeMojo.com. The per theater average was going down pretty quickly for “The Raid: Redemption” since it first opened in 14 theaters on March 23rd, when it grossed $213,785 and averaged $15,270 per theater. When it expanded to 46 theaters the following week, it was still averaging a solid $5,880. On the third week, it averaged an ok $2,990 in 176 theaters. Last weekend, that average went down to a weak $1,091.

Did Sony Classics expanded it too quickly? They might have. I’m not sure if the sudden expansion to 881 theaters gave them enough time to properly promote it to a wider audience. It was still just an indie hit before the wide expansion.

When you suddenly go wide, you need to put in the marketing dollars to properly promote it on TV, newspaper, and radio - traditional media that hits your average theatergoer.

Sure, “The Raid: Redemption” was getting great buzz on the internet, but we all know from “Snakes on a Plane” that the internet by itself is not enough. It’s a good starting point, but you gotta wait until that bleeds over to traditional media before you go wide.

After four weeks, “The Raid: Redemption” has punched up $2.5M at the box office. Overall, that's not bad for an indie film. I just thought it could do significantly better if Sony Classics had put in more dollars to market it to wider audience.

Prev: 'Iron Man 3' Will Be (Partially) Made in China


Memang sony bikin blunder keknya..
sumber

0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
18-04-2012 11:27
Now try the Balls... lol maddog ternyata punya titik kelemahan juga emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
18-04-2012 11:28
emang sony gak promosi maksimal liat aja komen orang amerika sendiri

Quote:itsGQ ? @itsGQ
The Only reason why The Raid Redemption isnt getting the type of publicity it deserves is because its an Indonesian movie in the USA


Quote:Saw it last friday!!!best action movie I've seen in a long time, but it was just me and my girl in? the theater. must be bad marketing, this movie is to good to miss.
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
18-04-2012 11:50
Quote:Original Posted By Gunbounderz
kemarin habis nonton nih film... komen gw sih nih film gak bagus...[jujur] karena minim cerita dan background lokasi nya di situ2 aja... masih bagusan yg judul merantau. gw kasih rating 3/10
Rating agan utk The Raid 3/10. Rating ane utk the Raid 9/10. Berarti film ini gak cocok utk agan tapi film ini sangat cocok buat ane. It's not your cup of tea. Artinya film ini ga sesuai dengan selera agan yg biasa suka film yg dramanya bagus. But it's my cup of tea. Udah lama ane ga mencicipi film begini dan film begini yg ane cari gan.

Membandingkan film Merantau dgn The Raid. Kenapa Merantau ga bisa masuk Box Office jika lebih bagus dari The Raid? Padahal kata agan Merantau lebih bagus. Coba kita jawab gan.

Krn merantau ceritanya sangat bagus utk kita yg udah mengenal budaya yg dikisahkan di merantau. Tapi utk dunia internasional udah langsung illfeel duluan nonton merantau yg terlalu berat buat bule2 disamping bahasanya bukan bahasa internasional. The Raid lebih mendunia krn The Raid menggunakan bahasa paling international yakni Martial Art action yg lebih real dan durasi actionnya panjang dgn drama yg sesedikit mungkin. MA action salah satu "bahasa universal". Semua negara paham. Jangan sodorkan cerita yg hanya dipahami oleh satu negara saja, otomatis film itu tidak akan dilirik oleh negera lain yg tidak paham bahasa & budayanya.

The Raid lah yg memperkenal para bule pada Merantau, bukan sebaliknya. Setelah nonton the raid, dunia mulai tertarik mengenal, belajar silat dan mulai mencari tau film Merantau.

Sbg contoh, mana menurut agan lebih lucu Tukul Arwana ama Rowan Atkinson. Mungkin jawab agan Tukul Arwana (favorit ane komedian ini). Coba dipersaingkan film komedi terlucu kita saat ini dgn film Rowan Atkinson di tingkat dunia apakah bisa nembus box office? Pasti ga. Krn Internasional ga paham bahasa kita sedang Rowan Atkinson itu bahasanya sangat universal. Mimik dan bahasa tubuh.

Jika dibuat film komedi Indonesia yg lucu menggunakan mimik bahasa tubuh saja pasti akan lebih laku di internasional dari film komedian yg mengandalkan banyak cerita tapi dialog Indonesia. Agan akan ngakak terpingkal2 guling2 nonton komedi Indonesia terlucu yg bagus dialog dan ceritanya dalam bahasa Indonesia, tapi org2 barat yg ikutan nonton bakalan garuk2 kepala dan heran melihat agan guling2 lalu agan bilang ke mereka, film ini lucu masa ga ngerti sih, parah deh luh bule2 masa ga bisa menghargain film yg sangat lucu ini. Yg dihargain apanya kalau ga ngerti, ya gak?

Jadi jangan jubeli harapan buat the raid bahwa film ini harus banyak dialognya banyak ceritanya. Ga bakalan dipahami terlalu banyak dialog2 itu di tingkat internasional. Dialog itu seperlunya aja.

Namun jika agan cermat, sesungguhnya cerita yg mendalam di film the Raid ada pada behind story nya. Story yg tidak ditampilkan di filmnya.

The Raid sangat brilian. Universal. Extraordinary. Dan unique.
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
18-04-2012 12:08
Quote:Original Posted By p060093
ternyata ada juga yg menyayangkan sony tidak mempromosikan TR secara lebih baik..hanya mengandalkan mouth to mouth..



Memang sony bikin blunder keknya..
sumber

Belum tentu juga SPC bikin blunder gan.

Kemungkinan semua udah diperhitungkan ama SPCnya.

Studio udah mengestimasi dan perkiraan mereka hanya meleset -4% setelah buka teater wide 800.
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
18-04-2012 13:29
SPC enggak blunder, The raid ini film segmented dengan rating R bukan PG 13, dan berasal dr negara Indonesia yg disana lebih dikenal dengan image negatif, pake subtitle pula serta basis massa nya di Amrik juga kecil

jd wajar SPC nggak mempromosikan nya besar2an, dipromosikan besar2an pun juga nggak menjamin laku berdasarkan pertimbangan2 diatas
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
18-04-2012 13:47
Quote:Original Posted By HarleQuinn
SPC enggak blunder, The raid ini film segmented dengan rating R bukan PG 13, dan berasal dr negara Indonesia yg disana lebih dikenal dengan image negatif, pake subtitle pula serta basis massa nya di Amrik juga kecil

jd wajar SPC nggak mempromosikan nya besar2an, dipromosikan besar2an pun juga nggak menjamin laku berdasarkan pertimbangan2 diatas


Tidak masalah kalo promosinya tidak besar-besaran. Yang menjadi masalah itu cara promosinya yang kurang efektif dan terkesan lamban ...

wassalam
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
18-04-2012 14:07
Quote:Original Posted By p060093
Sebenarnya bukan kali ini aja reviewnya aneh2 gan..banayk yang gak suka dan yg berseberangan ama die juga banyak..coba di chek di blogspot ini :
Ebert worst review



Kebanyakan orang mungkin liat iko terlalu kaku kalo ngomong dan acting..tapi aneh jadi inget Keanu Reeves..beberapa film dia keliatan aktingnya dan ngomongnya kaku..Tapi jadinya Cooll bgt dimata banyak cewk2 dan banyak yg idolain die gan selain emang ganteng...
Bisa jadi dimata kita iko kelaitan kaku..tapi di mata cewek2 ..COOLlL..termsuk cewek diatasa gan...IMO



..maaf gan terkadang hal2 yg bersifat teoritis di bangku kuliah..beda dgn yg ada industri sebenarnya..apalagi masalh satandar bagus tidaknya sebuah film...The Raid walau masih banyak kekurangan .Tidaklah dikatakan OVERALL buruk, apalagi cuman diliat dari alur cerita...SEBAB..BAGUS TIDAKNYA FILM..DISUKAI ATAU TIDAK..BUKAN HANYA DITENTUKAN DARI ALUR CERITANYA SAJA...TAPI BANYAK HAL ..

Mungkin lebih tepatnya..alur ceritanya sederhana..tapi ..KENA....imo

Objectivitas ada di audiences banyak..dan audiences ..Like it..
dan Practisi di bidang perfileman..siapapun itu.jauh lbh banyak menyukainya...IMO Kecuali..salah satunya Kang Ebert emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak

so jng bilang overall jelek..hanya krn alur cerita.YG.menurut anda jelek..bilang aj kekurangan..ITU LBIH OBJECTIVE..dan lbh INTELEK


Quote:Original Posted By kunderemp
Silat apa nih, Mas?
Berarti teman sampeyan yang kurang gaul ama silat aliran lain kali.

Ada seorang guru silat Madura, yang bercanda menanggapi salah satu komentar orang yang bilang 'The Raid' gak menampilkan silat sebagai, 'memang di The Raid silatnya gak tampak.. mesti orang-orang sakti yang bisa menangkap silatnya'.

Ada seorang kawan dari silat tradisional Betawi (tingkatnya malah guru) yang setelah nonton THE RAID promosi "ini film silat banget".

Buat gue yang cuma nongkrongin di youtube dan melihat berbagai macam video silat, gue cuma bilang, yang di The Raid itu 'Betawi' banget maenan tangkap tangannya.

Cuplikan fotonya neh:
http://cacianqalbukunderemp.blogspot...l-di-raid.html

Selain itu juga di adegan terakhir, itu ada 'motong' pakai ayunan sikut yang jamak di aliran Betawi.

Bahkan adegan Tonfa dan Pisau Komando, walau kedua senjata itu tidak ada di silat tetapi kalau diperhatikan prinsipnya, itu bisa ditarik ke permainan tangan kosong di silat.


Quote:Original Posted By runejpunk
Aye cuma mo nangepin yg aye Bold:

Kemana aja gan?? Dari review agan, kayanya agan paham bener soal Silat dan "Syarat2 film yg bagus", jadi sayang sekali agan ga ngikutin ini thread dari awal (Ketika baru mulai wacana pembuatan film, hingga Premiere di Tiff).

Klo soal Silat dan "urut2an film" silahkan yg berkompeten dibidangnya yg nanggapin. Om Kunderemp mungkin??

PS: Baru tau kalo RS (Untung Ga pake "J") "pakar" perfilm-an juga. Kok dia ndak bikin film aja, biar aye paham film yg bagus itu gimana??


Quote:Original Posted By Newbie2010
Yg ane bold, ane nangkepnya kok jadi kontradiktif ya? emoticon-Bingung
Jadi harusnya bikin film itu berurutan atau tidak nih? emoticon-Peace

Agan bilang 4 jempol utk actionnya, tapi filmnya jadi overall buruk karena alur cerita yg buruk?
Seperti menilai The Vow menjadi buruk karena actionnya NOL???

Maaf ya gan, ane cuma agak bingung aja baca review agan .... pada akhirnya itu kan pendapat agan sih emoticon-Peace


Quote:Original Posted By fen4ever
Apaan nih..


yang jelas bukan Ray Sahetapy ganemoticon-Ngakak (S)


Quote:Original Posted By ilizarov2
mapp gan, kalo boleh tau emang temen agan yang dulu menekuni pencak silat sekitar 20thahunan itu belajar pencak silat dengan aliran apa ya gan?

karna setau ane setiap aliran pencak silat dari berbagai daerah indonesia itu kan berrbeda-beda dan masing-masing mempunyai ciri khas yang berbeda-beda. emoticon-Big Grin


Quote:Original Posted By pertokfroggy
RS itu Roy Suryo yah gan??? hehehe


Quote:Original Posted By plesir
wanjir, ente dulu mahasiswanya Roy Suryo gan?? emoticon-Big Grin
Gimana dulu pengalamannya?? emoticon-Big Grin


Quote:Original Posted By tofagate7
Ada orang yg menyangsikan itu silat ato bukan padahal yang buat koreografernya guru besr silat itu sendiri emoticon-Ngakak (S)


Quote:Original Posted By kiaisemar
Ehem. mas nar nongkrong dimari juga rupanya, sampe panjang tuh pembahasannya di fb emoticon-Stick Out Tongue


Pertama2 saya jawab polemik soal pencak silat: hal ini disebabkan oleh move-move pencak silat yang ditampilkan di the Raid itu tidak khas,. tentu berbeda betul kan dengan ong bak,.. saya tidak akan mendebat kalo menurut bebrapa pakar persilatan itu sangat khas pencak silat,. tapi satu hal yang pasti pencak silat disini tidak menonjol. Beda dengan ong bak yang menampilkan khas thai boxing. (sekalipun secara film ong bak juga tidak baik menurut saya lagi-lagi karena plot ruwet pula)

Kedua, betul R.S yang kini duduk di DPR. Penjelasan soal pembuatan film, tiap take adegan nya bisa tidak berurutan. Ending atau adegan lain bisa dibuat terlebih dahulu. Setelah semua adegan yang dibutuhkan dalam keseluruhan film selesai dilakukan editing berdasarkan alur cerita nya. Maksud saya sebuah film itu tentu sudah direncanakan matang overall. Jadi kalo ending nya kurang baik bisa jadi script awal nya pun kurang baik. Namun sekali lagi the Raid ini tetap dikerjakan dengan sangat baik walau ending nya buruk.

Ketiga, soal alur/plot The Raid..
Film ini sama sekali enggak ceritain secara rinci kejadian2 nya, mulai start penggerebekan sampe ending. Tidak pernah jelas kenapa apartemen ini digerebek, konspirasinya engga jelas maksudnya, niat Wahyu yang cari popularitas juga ga jelas + kenapa dia mbunuh rekan se-tim di depan Tama, Kakak Rama di apartemen itu posisi nya apa, apakah dia undercover? ada tokoh si kacamata, udah tampang engga orang jahat, istrinya sedang sakit pula. kenapa ada di apartemen maksiat?

Terus terang saya berharap2, ucapan Tama soal: "kamu engga kan bisa keluar dr tempat ini hidup2" itu terealisir dengan ending menggantung pas mereka turun dihadang segerombolan anakbuah Tama. film selesai. kemudian kita berharap sequel nya. Namun yang terjadi : adegan perpisahan kakak adik gini. yang seolah-olah cuma bikin garis jelas ada yg pilih hidup jadi pahlawan, the other jadi b*jingan,..

"Ini bukan misi kemanusiaan" jelas banget disini ga ada tujuan dari action sepanjang film. lha ngapain? wong bukan misi kemanusiaan kok dipaksain action ini itu,.. bom sekalian aja itu tempat. Situasi hampir mirip dengan film "The Rock", dephan US mesti memerintahkan pasukan khusus buat menyerbu the Rock karena disana ada tawanan serombongan anak sekolah. yang tidak memungkin kan di-bom atom itu lokasi. Jadi harus disiapkan "serbuan maut".
Kalo mau melakukan 'serbuan maut" minimal Gareth Evans juga harus punya bangunan cerita yang kokoh untuk menyampaikan ide nya dengan hebat.

oke sekian penjelasan saya.
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
18-04-2012 14:20
Quote:Original Posted By knifeslider
Now try the Balls... lol maddog ternyata punya titik kelemahan juga emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak


gila aja "bola" yang ditendang emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

Babule bisa ngasih arahan yang ajegile juga nih emoticon-Ngakak
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
18-04-2012 14:31
Quote:Original Posted By Aji_Assalam2008


Tidak masalah kalo promosinya tidak besar-besaran. Yang menjadi masalah itu cara promosinya yang kurang efektif dan terkesan lamban ...

wassalam


setuju 100% emoticon-Sundul Up
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
18-04-2012 14:36
Quote:Original Posted By cezka


setuju 100% emoticon-Sundul Up


post ahh...

Mad Dog vs Bolo Yeung
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
18-04-2012 14:42
Quote:Original Posted By ajaib

Pertama2 saya jawab polemik soal pencak silat: hal ini disebabkan oleh move-move pencak silat yang ditampilkan di the Raid itu tidak khas,. tentu berbeda betul kan dengan ong bak,.. saya tidak akan mendebat kalo menurut bebrapa pakar persilatan itu sangat khas pencak silat,. tapi satu hal yang pasti pencak silat disini tidak menonjol. Beda dengan ong bak yang menampilkan khas thai boxing. (sekalipun secara film ong bak juga tidak baik menurut saya lagi-lagi karena plot ruwet pula)


Oke:
Apakah Pencak Silat?
http://www.binderword.com/group/foru...yg-di-film-the

Gak kelihatan ciri khas silat?
Memangnya apa ciri khas silat?
Emangnya bisa didefinisikan bahwa kalau 'silat' itu mesti begini begitu?

http://www.binderword.com/group/foru...at-bagai-pisau

Itu, yang debat di dua tautan yang kukasih itu adalah para pesilat. Sebagian bahkan udah belajar atau minimal mencicipi di dua perguruan atau lebih dan juga udah pernah silaturrahim dengan orang di luar alirannya.

Benar,
Ong Bak memperlihatkan ciri khas muay thai yang pakai dengkulan dan sikut tetapi gak lebih dari itu. Padahal, Muay Thai sendiri lebih dari sekedar dengkul dan sikut. Kalau lihat Muay yang di Thailand Selatan, Muay Chaiya, itu ada teknik lembut juga.

Dan sebaliknya, juga ada teknik-teknik yang gak ada di Muay Thai seperti... 'loncat tinggi2 menghindari mobil' atau 'ngesot di bawah mobil' emoticon-Ngakak

Apa yang ada di THE RAID adalah:
1. simulasi berantem beneran seperti adu jotos, memanfaatkan kursi, dkk;
2. peragaan beberapa teknik silat seperti memanfaatkan tenaga lawan, menyambut dan menangkap gerakan lawan, main patahan dengan ayunan siku;
3. kreativitas koreografi seperti membanting ke benda tajam kayak pecahan pintu, mengakhiri lawan dengan tembakan dekat, bermain dengan pisau komando dan Tonfa

Sekali lagi. Film THE RAID adalah film laga, bukan 'film silat' dan itu ditekankan oleh Gareth dari awal. Bahwa adegan bertarungnya dikoreografi dengan dasar silat tidak menjadikan film ini adalah film silat penuh. Bahkan penggunaan aktor-aktor dari latar belakang beladiri berbeda adalah untuk menjauhkan kesan silat dari film ini.

Quote:Original Posted By ajaib

Ketiga, soal alur/plot The Raid..
Film ini sama sekali enggak ceritain secara rinci kejadian2 nya, mulai start penggerebekan sampe ending. Tidak pernah jelas kenapa apartemen ini digerebek,

Menangkap Tama hidup-hidup untuk diseret ke pengadilan. Tama adalah bos penjahat dan melindungi buronan.

Quote:Original Posted By ajaib
konspirasinya engga jelas maksudnya, niat Wahyu yang cari popularitas juga ga jelas + kenapa dia mbunuh rekan se-tim di depan Tama,


1. niat Wahyu adalah menangkap Tama, niat sampingan mungkin menghilangkan bukti, memeras atasan, dkk. Silakan kembangkan sendiri imajinasi anda.

2. karena penyerbuan ini ilegal dan Wahyu yang bertanggung jawab. Jadi Wahyu ingin keluar sendirian dan membiarkan teman-teman se-timnya terjebak. Selain itu, juga sudah ketahuan bahwa Wahyu adalah polisi korup.

Quote:Original Posted By ajaib
Kakak Rama di apartemen itu posisi nya apa, apakah dia undercover?


Posisi kakak Rama adalah mengurusi administrasi bisnis di dalam apartemen tersebut. Apakah dia undercover, maka tunggu sekuelnya.

Quote:Original Posted By ajaib
ada tokoh si kacamata, udah tampang engga orang jahat, istrinya sedang sakit pula. kenapa ada di apartemen maksiat?


Karena itu apartemen.
Hanya karena kebanyakan penghuni apartemen itu penjahat dan dimanfaatkan untuk kejahatan, bukan berarti semua adalah penjahat.

Di dunia nyata pun begitu. Hanya karena di Kampung Ambon banyak bandar narkotik dan banyak transaksi narkotik di situ, bukan berarti semua warga di situ adalah bandar atau pengguna narkotik.

Atau mau pakai versi komik?
Di versi komik, apartemen itu tadinya adalah apartemen normal hingga polisi datang mengusir para penghuninya kemudian diisi oleh para penjahat. Karakter berkacamata adalah penghuni asli.

Quote:Original Posted By ajaib
Terus terang saya berharap2, ucapan Tama soal: "kamu engga kan bisa keluar dr tempat ini hidup2" itu terealisir dengan ending menggantung pas mereka turun dihadang segerombolan anakbuah Tama. film selesai. kemudian kita berharap sequel nya. Namun yang terjadi : adegan perpisahan kakak adik gini. yang seolah-olah cuma bikin garis jelas ada yg pilih hidup jadi pahlawan, the other jadi b*jingan,..


Ketika Tama mati, yang mungkin memimpin adalah Mad Dog atau Andi. Karena Mad Dog juga mati, maka tangan kepemimpinan otomatis jatuh ke tangan Andi. Apalagi hanya Tama dan Mad Dog yang tahu kalau Andi berkhianat.


Quote:Original Posted By ajaib
"Ini bukan misi kemanusiaan" jelas banget disini ga ada tujuan dari action sepanjang film. lha ngapain? wong bukan misi kemanusiaan kok dipaksain action ini itu,.. bom sekalian aja itu tempat.


Pasukan baru menyadari bahwa mereka diperalat di tengah cerita setelah terperangkap, semua jalur komunikasi diputus (tersirat dari ucapan Tama).

Kenapa tidak di bom sekalian?
Ingat kasus pengepungan lebay densus 88 di sebuah gubuk yang tayang secara langsung di televisi? Itu saja sudah dimaki-maki.

Atau ingat berapa kali densus 88 dikritik habis-habisan karena menembak tersangka teroris di tempat?

Tujuan awal misi adalah menangkap Tama hidup-hidup untuk diseret ke pengadilan untuk membongkar siapa saja yang jadi backing Tama.

Justru menjadi sangat klise khas hollywood kalau harus ada 'orang penting' (anak-anak, istri tokoh utama, pejabat, dll.) yang di dalam apartemen yang membuat tempat penjahat tidak bisa dibom.

Doh,
Agan anak Komunikasi UGM yah? Karena jujur aja, agan malu-malu'in almameter kalau jalan pikiran agan tidak bisa menangkap cerita sesederhana ini dan justru malah merujuk pada pakem Hollywood.
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
18-04-2012 14:43
Quote:Original Posted By ajaib
Pertama2 saya jawab polemik soal pencak silat: hal ini disebabkan oleh move-move pencak silat yang ditampilkan di the Raid itu tidak khas,. tentu berbeda betul kan dengan ong bak,.. saya tidak akan mendebat kalo menurut bebrapa pakar persilatan itu sangat khas pencak silat,. tapi satu hal yang pasti pencak silat disini tidak menonjol. Beda dengan ong bak yang menampilkan khas thai boxing. (sekalipun secara film ong bak juga tidak baik menurut saya lagi-lagi karena plot ruwet pula)

Kedua, betul R.S yang kini duduk di DPR. Penjelasan soal pembuatan film, tiap take adegan nya bisa tidak berurutan. Ending atau adegan lain bisa dibuat terlebih dahulu. Setelah semua adegan yang dibutuhkan dalam keseluruhan film selesai dilakukan editing berdasarkan alur cerita nya. Maksud saya sebuah film itu tentu sudah direncanakan matang overall. Jadi kalo ending nya kurang baik bisa jadi script awal nya pun kurang baik. Namun sekali lagi the Raid ini tetap dikerjakan dengan sangat baik walau ending nya buruk.

Ketiga, soal alur/plot The Raid..
Film ini sama sekali enggak ceritain secara rinci kejadian2 nya, mulai start penggerebekan sampe ending. Tidak pernah jelas kenapa apartemen ini digerebek, konspirasinya engga jelas maksudnya, niat Wahyu yang cari popularitas juga ga jelas + kenapa dia mbunuh rekan se-tim di depan Tama, Kakak Rama di apartemen itu posisi nya apa, apakah dia undercover? ada tokoh si kacamata, udah tampang engga orang jahat, istrinya sedang sakit pula. kenapa ada di apartemen maksiat?

Terus terang saya berharap2, ucapan Tama soal: "kamu engga kan bisa keluar dr tempat ini hidup2" itu terealisir dengan ending menggantung pas mereka turun dihadang segerombolan anakbuah Tama. film selesai. kemudian kita berharap sequel nya. Namun yang terjadi : adegan perpisahan kakak adik gini. yang seolah-olah cuma bikin garis jelas ada yg pilih hidup jadi pahlawan, the other jadi b*jingan,..

"Ini bukan misi kemanusiaan" jelas banget disini ga ada tujuan dari action sepanjang film. lha ngapain? wong bukan misi kemanusiaan kok dipaksain action ini itu,.. bom sekalian aja itu tempat. Situasi hampir mirip dengan film "The Rock", dephan US mesti memerintahkan pasukan khusus buat menyerbu the Rock karena disana ada tawanan serombongan anak sekolah. yang tidak memungkin kan di-bom atom itu lokasi. Jadi harus disiapkan "serbuan maut".
Kalo mau melakukan 'serbuan maut" minimal Gareth Evans juga harus punya bangunan cerita yang kokoh untuk menyampaikan ide nya dengan hebat.

oke sekian penjelasan saya.


Pencak silat yang menonjol sudah ditampilkan di Merantau
dan lucunya banyak orang Indonesia (dengan mental inferior) yang bilang klo gerakannya meniru Muay thai Ong Bak cuma krn pake sikut dan lutut emoticon-Cape d... (S)

dan dari pertanyaan2 agan soal cerita diatas sangat jelas sekali menunjukkan klo agan satu ini (juga) gak memahami cerita di The Raid

kenapa Wahyu mbunuh rekan se-tim di depan Tama? jelas krn dia dah tau soal skandal korupnya Wahyu, makanya dibungkam saat itu juga

kenapa apartemen ini digerebek? atas perintah reza, dimana tujuan Reza sebenarnya utk menjebak Wahyu biar mati saat penggerbekan

Kakak Rama di apartemen itu posisi nya apa? udah jelas dia tangan kanan nya Tama, klo Maddog jadi otot maka Andi adalah otak operasi nya Tama

"Ini bukan misi kemanusiaan" jelas banget disini ga ada tujuan dari action sepanjang film. lha ngapain? emang bukan misi kemanusiaan, tp misi cari muka, misi polisi korup, dan berakhir jadi misi survival, dan tolong jangan pake pola pikir film Hollyshit yg maen bom-bom-an aja, basi luar biasa!

beberapa background cerita dibiarkan menggantung utk jd bahan cerita di sekuel nya Berandal, utk cerita di The Raid sendiri sudah cukup jelas, klo ada yg menurut agan belom jelas silahkan ditanyakan mungkin ane bisa membantu menjelaskan emoticon-Big Grin
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
18-04-2012 15:01
Quote:Original Posted By silugu


Hannah Al Rashid gan emoticon-Big Grin...ane cari2 hannah strong gak ada....
Kalau menurut ane sih, mending cari yg tampang lokal. Tampang Indo begini cuman laku di Indonesia, di Prancis tampang begini jualan kembang pinggir jalan....buat orang bule yg begini biasa banget, malah temen ane di luar heboh soal Cut Tari gara2 liat video pornonya, dia bilang perfect banget sampe kemimpi2 & bikin ane bosen ngomongin die mulu.....#eh ngelantur

Salah satu kekuatan film TR yg pernah dibahas di Twitch, bahwa para petarungnya just some normal average guys, secara fisik gak kyk Scott Adkins, Michael Jay White, Randy Couture dll yg kekar2, jadi kedigdayaan mereka lebih 'subtle' dan itu yg bikin Iko, Yayan, Joe Taslim sangat berkesan. Jadi kalau ada femme fatale menurut ane juga yg tampak just an average girl, tapi begitu bertarung sangat meyakinkan - kayak Michelle Yeoh di debutnya "Black Protector". dan kudu tampang indonesia banget.



The raid sudah dibangun dgn setting action/horror/thriller dan to kill or be killed, kalau sequelnya jadi kyk Expendable PG-13 bakal dibully habis2an gan. Menurut ane, tetep ada yg mati tapi karena ini organisasi rahasia yg lebih gahar dari Tama dkk (mereka kroco di organisasi ini) maka lawan2nya idealnya juga minimal selevel mad dog. Jadi pembantaian kroco kyk hallway fight itu bakalan "kurang greget" kalau di level ini. Ekspektasi penonton lebih tinggi dari itu.

Jadi menurut ane, pertarungannya harus lebih cerdas dan fatalitynya harus lebih kreatif. Soal 'brutal' itu disesuaikan dgn kebutuhan cerita dan agar emosi penonton bisa kyk roller coaster. Just IMHO.


yang laen tampang eksotik mungin priscia nasution....urusan akting gak usah ditanya best actress piala FFI taun kemaren

0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
18-04-2012 15:01
Quote:Original Posted By ajaib


Pertama2 saya jawab polemik soal pencak silat: hal ini disebabkan oleh move-move pencak silat yang ditampilkan di the Raid itu tidak khas,. tentu berbeda betul kan dengan ong bak,.. saya tidak akan mendebat kalo menurut bebrapa pakar persilatan itu sangat khas pencak silat,. tapi satu hal yang pasti pencak silat disini tidak menonjol. Beda dengan ong bak yang menampilkan khas thai boxing. (sekalipun secara film ong bak juga tidak baik menurut saya lagi-lagi karena plot ruwet pula)



Kedua, betul R.S yang kini duduk di DPR. Penjelasan soal pembuatan film, tiap take adegan nya bisa tidak berurutan. Ending atau adegan lain bisa dibuat terlebih dahulu. Setelah semua adegan yang dibutuhkan dalam keseluruhan film selesai dilakukan editing berdasarkan alur cerita nya. Maksud saya sebuah film itu tentu sudah direncanakan matang overall. Jadi kalo ending nya kurang baik bisa jadi script awal nya pun kurang baik. Namun sekali lagi the Raid ini tetap dikerjakan dengan sangat baik walau ending nya buruk.



Ketiga, soal alur/plot The Raid..
Film ini sama sekali enggak ceritain secara rinci kejadian2 nya, mulai start penggerebekan sampe ending. Tidak pernah jelas kenapa apartemen ini digerebek, konspirasinya engga jelas maksudnya, niat Wahyu yang cari popularitas juga ga jelas + kenapa dia mbunuh rekan se-tim di depan Tama, Kakak Rama di apartemen itu posisi nya apa, apakah dia undercover? ada tokoh si kacamata, udah tampang engga orang jahat, istrinya sedang sakit pula. kenapa ada di apartemen maksiat?



Terus terang saya berharap2, ucapan Tama soal: "kamu engga kan bisa keluar dr tempat ini hidup2" itu terealisir dengan ending menggantung pas mereka turun dihadang segerombolan anakbuah Tama. film selesai. kemudian kita berharap sequel nya. Namun yang terjadi : adegan perpisahan kakak adik gini. yang seolah-olah cuma bikin garis jelas ada yg pilih hidup jadi pahlawan, the other jadi b*jingan,..



"Ini bukan misi kemanusiaan" jelas banget disini ga ada tujuan dari action sepanjang film. lha ngapain? wong bukan misi kemanusiaan kok dipaksain action ini itu,.. bom sekalian aja itu tempat. Situasi hampir mirip dengan film "The Rock", dephan US mesti memerintahkan pasukan khusus buat menyerbu the Rock karena disana ada tawanan serombongan anak sekolah. yang tidak memungkin kan di-bom atom itu lokasi. Jadi harus disiapkan "serbuan maut".
Kalo mau melakukan 'serbuan maut" minimal Gareth Evans juga harus punya bangunan cerita yang kokoh untuk menyampaikan ide nya dengan hebat.



oke sekian penjelasan saya.


0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
18-04-2012 15:08
Ane heran sama orang2 yang emang niat nyari kejelekan suatu pelm.
Cerita sederhana:
1. "Cerita apaan tuh? TAIK BENER!"
2. Mana ceritanya, gitu doank.
3. Ini cerita maksudnya apaan? ga jelas banget
Padahal, kalo mau nonton dengan bener, ga usah 2-3 kali, sekali aja cukup.
Keliatan banget kok ceritanya gimana. Semua hal yang dipertanyakan sebetulnya udah ada jawabannya.
Cuman kalo udah buta, dan ga mau tau kelebihan suatu hal. Maka yang menonjol adalah kekurangan dan negatif nya aja.
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
18-04-2012 15:08
Quote:Original Posted By HarleQuinn
SPC enggak blunder, The raid ini film segmented dengan rating R bukan PG 13, dan berasal dr negara Indonesia yg disana lebih dikenal dengan image negatif, pake subtitle pula serta basis massa nya di Amrik juga kecil

jd wajar SPC nggak mempromosikan nya besar2an, dipromosikan besar2an pun juga nggak menjamin laku berdasarkan pertimbangan2 diatas


nah....
yang perlu diperhatikan, kategori besar itu seperti apa?
soalnya banyak juga komentar dari "ceruk pasar" alias segmented personnya film ini yang mereka ga pernah liat promo The Raid...untungnya kebetulan tau doang karena kebetulan ke bioskop atau di HP nya ada jadwal rilis film . Dan menurut mereka, banyak orang lain yang "mereka yakin" bakal suka film ini, tapi tidak tahu informasinya...

dan yang saya bold kedua, saya beri tekanan lagi ke "sebesar apa?"
tentu kita ga ngarep iklan di superbowl dll, hanya penonton yang di Amrik pun minta setara dengan pengenalan/promosi film Indie yang lain...akhirnya para fans The Raid di US pun menganggap kalo ini udah masalah "bendera"....
yah...apa boleh buat....mudah2n harapan DVD nya bisa booming emoticon-Smilie
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
18-04-2012 15:13
Quote:Original Posted By prasetyadi
Rating agan utk The Raid 3/10. Rating ane utk the Raid 9/10. Berarti film ini gak cocok utk agan tapi film ini sangat cocok buat ane. It's not your cup of tea. Artinya film ini ga sesuai dengan selera agan yg biasa suka film yg dramanya bagus. But it's my cup of tea. Udah lama ane ga mencicipi film begini dan film begini yg ane cari gan.

Membandingkan film Merantau dgn The Raid. Kenapa Merantau ga bisa masuk Box Office jika lebih bagus dari The Raid? Padahal kata agan Merantau lebih bagus. Coba kita jawab gan.

Krn merantau ceritanya sangat bagus utk kita yg udah mengenal budaya yg dikisahkan di merantau. Tapi utk dunia internasional udah langsung illfeel duluan nonton merantau yg terlalu berat buat bule2 disamping bahasanya bukan bahasa internasional. The Raid lebih mendunia krn The Raid menggunakan bahasa paling international yakni Martial Art action yg lebih real dan durasi actionnya panjang dgn drama yg sesedikit mungkin. MA action salah satu "bahasa universal". Semua negara paham. Jangan sodorkan cerita yg hanya dipahami oleh satu negara saja, otomatis film itu tidak akan dilirik oleh negera lain yg tidak paham bahasa & budayanya.

The Raid lah yg memperkenal para bule pada Merantau, bukan sebaliknya. Setelah nonton the raid, dunia mulai tertarik mengenal, belajar silat dan mulai mencari tau film Merantau.

Sbg contoh, mana menurut agan lebih lucu Tukul Arwana ama Rowan Atkinson. Mungkin jawab agan Tukul Arwana (favorit ane komedian ini). Coba dipersaingkan film komedi terlucu kita saat ini dgn film Rowan Atkinson di tingkat dunia apakah bisa nembus box office? Pasti ga. Krn Internasional ga paham bahasa kita sedang Rowan Atkinson itu bahasanya sangat universal. Mimik dan bahasa tubuh.

Jika dibuat film komedi Indonesia yg lucu menggunakan mimik bahasa tubuh saja pasti akan lebih laku di internasional dari film komedian yg mengandalkan banyak cerita tapi dialog Indonesia. Agan akan ngakak terpingkal2 guling2 nonton komedi Indonesia terlucu yg bagus dialog dan ceritanya dalam bahasa Indonesia, tapi org2 barat yg ikutan nonton bakalan garuk2 kepala dan heran melihat agan guling2 lalu agan bilang ke mereka, film ini lucu masa ga ngerti sih, parah deh luh bule2 masa ga bisa menghargain film yg sangat lucu ini. Yg dihargain apanya kalau ga ngerti, ya gak?

Jadi jangan jubeli harapan buat the raid bahwa film ini harus banyak dialognya banyak ceritanya. Ga bakalan dipahami terlalu banyak dialog2 itu di tingkat internasional. Dialog itu seperlunya aja.

Namun jika agan cermat, sesungguhnya cerita yg mendalam di film the Raid ada pada behind story nya. Story yg tidak ditampilkan di filmnya.

The Raid sangat brilian. Universal. Extraordinary. Dan unique.


suka sama jawaban ini...emoticon-Kiss


Quote:Original Posted By prasetyadi

Belum tentu juga SPC bikin blunder gan.

Kemungkinan semua udah diperhitungkan ama SPCnya.

Studio udah mengestimasi dan perkiraan mereka hanya meleset -4% setelah buka teater wide 800.


wow bisa tau ampe -4% emoticon-Matabelo

0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
18-04-2012 15:23
Quote:Original Posted By ajaib
Pertama2 saya jawab polemik soal pencak silat: hal ini disebabkan oleh move-move pencak silat yang ditampilkan di the Raid itu tidak khas,. tentu berbeda betul kan dengan ong bak,.. saya tidak akan mendebat kalo menurut bebrapa pakar persilatan itu sangat khas pencak silat,. tapi satu hal yang pasti pencak silat disini tidak menonjol. Beda dengan ong bak yang menampilkan khas thai boxing. (sekalipun secara film ong bak juga tidak baik menurut saya lagi-lagi karena plot ruwet pula)

Kedua, betul R.S yang kini duduk di DPR. Penjelasan soal pembuatan film, tiap take adegan nya bisa tidak berurutan. Ending atau adegan lain bisa dibuat terlebih dahulu. Setelah semua adegan yang dibutuhkan dalam keseluruhan film selesai dilakukan editing berdasarkan alur cerita nya. Maksud saya sebuah film itu tentu sudah direncanakan matang overall. Jadi kalo ending nya kurang baik bisa jadi script awal nya pun kurang baik. Namun sekali lagi the Raid ini tetap dikerjakan dengan sangat baik walau ending nya buruk.

Ketiga, soal alur/plot The Raid..
Film ini sama sekali enggak ceritain secara rinci kejadian2 nya, mulai start penggerebekan sampe ending. Tidak pernah jelas kenapa apartemen ini digerebek, konspirasinya engga jelas maksudnya, niat Wahyu yang cari popularitas juga ga jelas + kenapa dia mbunuh rekan se-tim di depan Tama, Kakak Rama di apartemen itu posisi nya apa, apakah dia undercover? ada tokoh si kacamata, udah tampang engga orang jahat, istrinya sedang sakit pula. kenapa ada di apartemen maksiat?

Terus terang saya berharap2, ucapan Tama soal: "kamu engga kan bisa keluar dr tempat ini hidup2" itu terealisir dengan ending menggantung pas mereka turun dihadang segerombolan anakbuah Tama. film selesai. kemudian kita berharap sequel nya. Namun yang terjadi : adegan perpisahan kakak adik gini. yang seolah-olah cuma bikin garis jelas ada yg pilih hidup jadi pahlawan, the other jadi b*jingan,..

"Ini bukan misi kemanusiaan" jelas banget disini ga ada tujuan dari action sepanjang film. lha ngapain? wong bukan misi kemanusiaan kok dipaksain action ini itu,.. bom sekalian aja itu tempat. Situasi hampir mirip dengan film "The Rock", dephan US mesti memerintahkan pasukan khusus buat menyerbu the Rock karena disana ada tawanan serombongan anak sekolah. yang tidak memungkin kan di-bom atom itu lokasi. Jadi harus disiapkan "serbuan maut".
Kalo mau melakukan 'serbuan maut" minimal Gareth Evans juga harus punya bangunan cerita yang kokoh untuk menyampaikan ide nya dengan hebat.

oke sekian penjelasan saya.


udah deh ga usah panjang lebar ngekritik The Raid. dari pada tong kosong nyaring bunyinya, dari pada cuma bisa kentut tapi ga bisa ngaku...mending lo coba bikin ndiri kalo iya kemampuan lo sebesar omongan lo, kita liat dengan modal cuma kurang lebih 1,1 jeti dolar lo bisa ga bikin film action lebih bagus daripada The Raid. gw asli eneg ama komentar2 miring tentang The Raid...tolong bedakan antara komentar miring ama kritik yak! hiburan malah dibikin debat kusir adu kepala...aneh...nikmatin ajalah hiburan itu...klo ga suka cukup bilang ga suka...kalo suka cukuplah bilang suka...ga usah berlebihan.
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
18-04-2012 15:28
Quote:Original Posted By exaligatory
post ahh...

Mad Dog vs Bolo Yeung
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2


wkwkwkwk... emoticon-Ngakak



iseng ane liat video2 merantau di youtube emoticon-Hammer , ternyata si dagu udah maen dari merantau ya, yg jadi tukang pukul di bar emoticon-Big Grin
ade gw yg perempuan anehnya malah kasihan sama dagu di film the raid, udah bertahan sampe lantai teratas akhirnya dibunuh gitu aja, kenapa nggak dia aja yg jadi kakaknya si rama katanya (gajebo) emoticon-Ngakak (S)
0 0
0
Halaman 167 dari 355
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia