- Beranda
- The Lounge
lanjutan ada apa dengan mamah dedeh (no sara) hanya share sesama umat beragama
...
TS
maharani86
lanjutan ada apa dengan mamah dedeh (no sara) hanya share sesama umat beragama
maaf tujuan sy hanya sekedar share
dari trit sebelumnya ini ;
http://www.kaskus.co.id/showthread.p...#post655343076
jadi bukan sy yg mengatakan dan tau hal itu..
silahkan dilanjut om...
ane sedikit berkomentar gan..
salute sama agan yg non muslim..
karena muslim sendiri memang mengajarkan siapapun umat beragama tsb tidak memandang kepercyaan "BISA HIDUP BERDAMPINGAN" (sesuai dengan perjanjian madinnah antara Rasullulah dengan kaum nasrani dll)
dan di jelaskan dalam ilmu filsafat islam.
tangapan ane tentang mama dedeh
"dalam islam ada namanya bid'ah dholalan dan fathonah..jadi tidak bisa untuk hal dalam kebaikan kita menolak"
dan segala macam nilai positiv / negativ ada nilai ukurnya.
tentunya menurut ALQURAN - Al hadist (idjima Ulama dan Khias)
yg sekarang dijadikan dasar umat beragama islam di indonesia
sama saja tergolong BID'AH dholalan perkataan mamah (maaf kl sy salah)
1. bisa menyingung kaum nasrani
2. tidak mengajarkan pengamalan filsafat islam
3. hukumnya tidak jelas
4. harus ada dasar tolak ukurnya
mengapa demikian :
" ada tempat saya belajar disana ada seorang biarawati yg menyumbangkan tanah sebesar 1.200m untuk pondok pesantren.tanpa diminta ataupun adanya ajakan seseorang"
ketika sang biarawati berkunjung ke pondok pesantren tsb.melihat suasana yg penuh dengan ketenangan dan keseerhanaan.
dia bertanya kepada pengajar disana :
biarawati :ini tanah siapa yaa pak??apakah dijual
si pengajar : ada punya orang kampung sini bu.
biarawati : coba tolong tanyakan pak klw memang mau dijual
si pengajar : iya bu nanti sy tanyakan mungkin dijual
setelah ditanya akhirnya ada kejelsan :
tanah tsb dijual..jadilah dibeli dengan nilai 230juta pd tahun 1999
setelah serah terima beres dan akta diserahkan.
INI BUKTI KEBESARAN ALLAH :
sang biarawati tsb memberikan sertifikat tanah itu kepada pemilik pondok pesantren. (ALLAHUKBAR) ketika Allah menggerakan tubuh manusia dan hati seseorang..bisa dari jalan manapun juga.
sampai saat ini tempat itu berdiri hingga kini menciptakan manusia yg berAKHLAK..dan silahturahmi dengan biarawatipun terjaga dengan baik samapi detik ini..
*mungkin ane jadikan trit aja kali yaa biar kebih jelasnya
karena pengalaman sy
rizki itu bisa darimana saja dan dengan jalan siapapun juga
"orang nasrani menyumbang musholah itu ATAS DASAR GERAK ALLAH"
sampai beliau digerakan hatinya untuk inisiatif menyumbangkan hartanya.
oleh karena itu jelas dasarnya dalam ISLAM
jadi dengan demikian jelas hukumnya apa yg sy jelaskan.
"sekedar meluruskan saja" kita smua manusia sering berbuat kesalahan dalamperkataan ataupun tindakannya TERMASUK SAYA..
sekedar betukar fikiran nilai yg bisa kita petik dari pengalaman sy dan mungkin bermanfaat untukkita semua baik muslim / non muslim
AMIN YRA
untuk itu maka dengan adanya tulisan di trit sy mohon maaf bila ada kesalahan..krn sesama beragama kita membantu juga
ada 3 perkara dalam islam tentang ber shodaqoh (sedekah)
1. dengan uang / harta (apapun bentuknya bisa bernilai dan bermanafaat dalam segi materi) boleh hewan,hasil pertanian dsb
2. tidak bisa dengan uang..bisa dengan tenaga kita.
3. tidak bisa dengan tenaga.. bisa dengan perkataan / ucapan / dukungan spiritual (termasuk doa di dalamnya)
jadi semata2 yg saya lakukan dengan tulisan ini hanya untuk berbagi ilmu yg bermanfaat (disamping memper erat silahturahmi sy juga bisa berbagi dalam berbuat kebaikan)
semoga Allah memberikan keberkahan bagi kita semua..
AMIN YRA
dari trit sebelumnya ini ;
http://www.kaskus.co.id/showthread.p...#post655343076
jadi bukan sy yg mengatakan dan tau hal itu..
silahkan dilanjut om...
Spoiler for Mama Dedeh:
Spoiler for Mama Dedeh:
ane sedikit berkomentar gan..
salute sama agan yg non muslim..
karena muslim sendiri memang mengajarkan siapapun umat beragama tsb tidak memandang kepercyaan "BISA HIDUP BERDAMPINGAN" (sesuai dengan perjanjian madinnah antara Rasullulah dengan kaum nasrani dll)
dan di jelaskan dalam ilmu filsafat islam.
tangapan ane tentang mama dedeh
"dalam islam ada namanya bid'ah dholalan dan fathonah..jadi tidak bisa untuk hal dalam kebaikan kita menolak"
dan segala macam nilai positiv / negativ ada nilai ukurnya.
tentunya menurut ALQURAN - Al hadist (idjima Ulama dan Khias)
yg sekarang dijadikan dasar umat beragama islam di indonesia
sama saja tergolong BID'AH dholalan perkataan mamah (maaf kl sy salah)
1. bisa menyingung kaum nasrani
2. tidak mengajarkan pengamalan filsafat islam
3. hukumnya tidak jelas
4. harus ada dasar tolak ukurnya
mengapa demikian :
" ada tempat saya belajar disana ada seorang biarawati yg menyumbangkan tanah sebesar 1.200m untuk pondok pesantren.tanpa diminta ataupun adanya ajakan seseorang"
ketika sang biarawati berkunjung ke pondok pesantren tsb.melihat suasana yg penuh dengan ketenangan dan keseerhanaan.
dia bertanya kepada pengajar disana :
biarawati :ini tanah siapa yaa pak??apakah dijual
si pengajar : ada punya orang kampung sini bu.
biarawati : coba tolong tanyakan pak klw memang mau dijual
si pengajar : iya bu nanti sy tanyakan mungkin dijual
setelah ditanya akhirnya ada kejelsan :
tanah tsb dijual..jadilah dibeli dengan nilai 230juta pd tahun 1999
setelah serah terima beres dan akta diserahkan.
INI BUKTI KEBESARAN ALLAH :
sang biarawati tsb memberikan sertifikat tanah itu kepada pemilik pondok pesantren. (ALLAHUKBAR) ketika Allah menggerakan tubuh manusia dan hati seseorang..bisa dari jalan manapun juga.
sampai saat ini tempat itu berdiri hingga kini menciptakan manusia yg berAKHLAK..dan silahturahmi dengan biarawatipun terjaga dengan baik samapi detik ini..
*mungkin ane jadikan trit aja kali yaa biar kebih jelasnya
karena pengalaman sy
rizki itu bisa darimana saja dan dengan jalan siapapun juga
"orang nasrani menyumbang musholah itu ATAS DASAR GERAK ALLAH"
sampai beliau digerakan hatinya untuk inisiatif menyumbangkan hartanya.
oleh karena itu jelas dasarnya dalam ISLAM
jadi dengan demikian jelas hukumnya apa yg sy jelaskan.
"sekedar meluruskan saja" kita smua manusia sering berbuat kesalahan dalamperkataan ataupun tindakannya TERMASUK SAYA..
sekedar betukar fikiran nilai yg bisa kita petik dari pengalaman sy dan mungkin bermanfaat untukkita semua baik muslim / non muslim
AMIN YRA
untuk itu maka dengan adanya tulisan di trit sy mohon maaf bila ada kesalahan..krn sesama beragama kita membantu juga
ada 3 perkara dalam islam tentang ber shodaqoh (sedekah)
1. dengan uang / harta (apapun bentuknya bisa bernilai dan bermanafaat dalam segi materi) boleh hewan,hasil pertanian dsb
2. tidak bisa dengan uang..bisa dengan tenaga kita.
3. tidak bisa dengan tenaga.. bisa dengan perkataan / ucapan / dukungan spiritual (termasuk doa di dalamnya)
jadi semata2 yg saya lakukan dengan tulisan ini hanya untuk berbagi ilmu yg bermanfaat (disamping memper erat silahturahmi sy juga bisa berbagi dalam berbuat kebaikan)
semoga Allah memberikan keberkahan bagi kita semua..
AMIN YRA
0
5.7K
29
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•104.9KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya


"Lucunya ibu tersebut langsung bengong, diam dan tidak berkomentar seakan tidak menyangka akan jawaban dari Mama Dedeh tsb
: Ane pikir namanya berbagi seharusnya tidak pandang agama/gender/suku dll. Sekarang jujur karena melihat salah Masjid uda tua banget (memprihatinkan
) ane mengusulkan warga sekitar utk relokasi Masjid dan membangun baru, jadi ane ikut bantu menggalang dana dan syukurnya proses pembangunannya lancar gan
(Ustad disana bilang kalo kita dapat membantu bangun rumah ibadah, entah itu agama apapun itu pahalanya besar !! Tidak smua orang dapat kesempatan utk dapat melakukannya) Lokasi Masjid-nya di Kota Bandung dinamakan Masjid Al Kautsar (