Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
5149
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000013144337/mengenal-john-kei--quot-big-bossquot-paling-serem-di-jakarta
jhon Refra Kei atau yang biasa disebut Jhon Kei, tokoh pemuda asal Maluku yang lekat dengan dunia kekerasan di Ibukota. Namanya semakin berkibar ketika tokoh pemuda asal Maluku Utara pula, Basri Sangaji meninggal dalam suatu pembunuhan sadis di hotel Kebayoran Inn di Jakarta Selatan pada 12 Oktober 2004 lalu. Padahal dua nama tokoh pemuda itu seperti saling bersaing demi mendapatkan nama lebih bes
Lapor Hansip
17-02-2012 23:58

mengenal JOHN KEI " BIG BOSS" paling serem di Jakarta

mengenal JOHN KEI " BIG BOSS" paling serem di Jakarta


jhon Refra Kei atau yang biasa disebut Jhon Kei, tokoh pemuda asal Maluku yang lekat dengan dunia kekerasan di Ibukota. Namanya semakin berkibar ketika tokoh pemuda asal Maluku Utara pula, Basri Sangaji meninggal dalam suatu pembunuhan sadis di hotel Kebayoran Inn di Jakarta Selatan pada 12 Oktober 2004 lalu.

Padahal dua nama tokoh pemuda itu seperti saling bersaing demi mendapatkan nama lebih besar. Dengan kematian Basri, nama Jhon Key seperti tanpa saingan. Ia bersama kelompoknya seperti momok menakutkan bagi warga di Jakarta.


Untuk diketahui, Jhon Kei merupakan pimpinan dari sebuah himpunan para pemuda Ambon asal Pulau Kei di Maluku Tenggara. Mereka berhimpun pasca-kerusuhan di Tual, Pulau Kei pada Mei 2000 lalu. Nama resmi himpunan pemuda itu Angkatan Muda Kei (AMKEI) dengan Jhon Kei sebagai pimpinan. Ia bahkan mengklaim kalau anggota AMKEI mencapai 12 ribu orang.

Lewat organisasi itu, Jhon mulai mengelola bisnisnya sebagai debt collector alias penagih utang. Usaha jasa penagihan utang semakin laris ketika kelompok penagih utang yang lain, yang ditenggarai pimpinannya adalah Basri Sangaji tewas terbunuh. Para ‘klien’ kelompok Basri Sangaji mengalihkan ordernya ke kelompok Jhon Kei. Aroma menyengat yang timbul di belakang pembunuhan itu adalah persaingan antara dua kelompok penagih utang.


Bahkan pertumpahan darah besar-besaran hampir terjadi tatkala ratusan orang bersenjata parang, panah, pedang, golok, celurit saling berhadapan di Jalan Ampera Jaksel persis di depan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada awal Maret 2005 lalu. Saat itu sidang pembacaan tuntutan terhadap terdakwa pembunuhan Basri Sangaji. Beruntung 8 SSK Brimob Polda Metro Jaya bersenjata lengkap dapat mencegah terjadinya bentrokan itu.

Sebenarnya pembunuhan terhadap Basri ini bukan tanpa pangkal, konon pembunuhan ini bermula dari bentrokan antara kelompok Basri dan kelompok Jhon Key di sebuah Diskotik Stadium di kawasan Taman Sari Jakarta Barat pada 2 Maret 2004 lalu. Saat itu kelompok Basri mendapat ‘order’ untuk menjaga diskotik itu. Namun mendadak diserbu puluhan anak buah Jhon Kei Dalam aksi penyerbuan itu, dua anak buah Basri yang menjadi petugas security di diskotik tersebut tewas dan belasan terluka.

Polisi bertindak cepat, beberapa pelaku pembunuhan ditangkap dan ditahan. Kasusnya disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Namun pada 8 Juni di tahun yang sama saat sidang mendengarkan saksi-saksi yang dihadiri puluhan anggota kelompok Basri dan Jhon Kei meletus bentrokan. Seorang anggota Jhon Kei yang bernama Walterus Refra Kei alias Semmy Kei terbunuh di ruang pengadilan PN Jakbar. Korban yang terbunuh itu justru kakak kandung Jhon Key, hal ini menjadi salah satu faktor pembunuhan terhadap Basri, selain persaingan bisnis juga ditunggangi dendam pribadi.

Pada Juni 2007 aparat Polsek Tebet Jaksel juga pernah meminta keterangan Jhon Key menyusul bentrokan yang terjadi di depan kantor DPD PDI Perjuangan Jalan Tebet Raya No.46 Jaksel. Kabarnya bentrokan itu terkait penagihan utang yang dilakukan kelompok Jhon Key terhadap salah seorang kader PDI Perjuangan di kantor itu. Bukan itu saja, di tahun yang sama kelompok ini juga pernah mengamuk di depan Diskotik Hailai Jakut hingga memecahkan kaca-kaca di sana tanpa sebab yang jelas.

Sebuah sumber dari seseorang yang pernah berkecimpung di kalangan jasa penagihan utang menyebutkan, Jhon Kei dan kelompoknya meminta komisi 10 persen sampai 80 persen. Persentase dilihat dari besaran tagihan dan lama waktu penunggakan. “Tapi setiap kelompok biasanya mengambil komisi dari kedua hal itu,” ujar sumber tersebut.

Dijelaskannya, kalau kelompok John, Sangaji atau Hercules yang merupakan 3 Besar Debt Collector Ibukota biasanya baru melayani tagihan di atas Rp 500 juta. Menurutnya, jauh sebelum muncul dan merajalelanya ketiga kelompok itu, jasa penagihan utang terbesar dan paling disegani adalah kelompok pimpinan mantan gembong perampok Johny Sembiring, kelompoknya bubar saat Johny Sembiring dibunuh sekelompok orang di persimpangan Matraman Jakarta Timur tahun 1996 lalu.

Kalau kelompok tiga besar itu biasa main besar dengan tagihan di atas Rp 500 juta’an, di bawah itu biasanya dialihkan ke kelompok yang lebih kecil. Persentase komisinya pun dilihat dari lamanya waktu nunggak, semakin lama utang tak terbayar maka semakin besar pula komisinya,” ungkap sumber itu lagi.Dibeberkannya, kalau utang yang ditagih itu masih di bawah satu tahun maka komisinya paling banter 20 persen. Tapi kalau utang yang ditagih sudah mencapai 10 tahun tak terbayar maka komisinya dapat mencapai 80 persen.

Bahkan menurut sumber tersebut, kelompok penagih bisa menempatkan beberapa anggotanya secara menyamar hingga berhari-hari bahkan berminggu-minggu atau berbulan-bulan di dekat rumah orang yang ditagih. “Pokoknya perintahnya, dapatkan orang yang ditagih itu dengan cara apa pun,” ujarnya.

Saat itulah kekerasan kerap muncul ketika orang yang dicari-carinya apalagi dalam waktu yang lama didapatkannya namun orang itu tak bersedia membayar utangnya dengan berbagai dalih. “Dengan cara apa pun orang itu dipaksa membayar, kalau perlu culik anggota keluarganya dan menyita semua hartanya,” lontarnya.

Dilanjutkannya, ketika penagihan berhasil walaupun dengan cara diecer alias dicicil, maka saat itu juga komisi diperoleh kelompok penagih. “Misalnya total tagihan Rp 1 miliar dengan perjanjian komisi 50 persen, tapi dalam pertemuan pertama si tertagih baru dapat membayar Rp 100 juta, maka kelompok penagih langsung mengambil komisinya Rp 50 juta dan sisanya baru diserahkan kepada pemberi kuasa. Begitu seterusnya sampai lunas. Akhirnya walaupun si tertagih tak dapat melunasi maka kelompok penagih sudah memperoleh komisinya dari pembayaran-pembayaran sebelumnya,”

Dalam ‘dunia persilatan’ Ibukota, khususnya dalam bisnis debt collector ini, kekerasan kerap muncul diantara sesama kelompok penagih utang. Ia mencontohkan pernah terjadi bentrokan berdarah di kawasan Jalan Kemang IV Jaksel pada pertengahan Mei 2002 silam, dimana kelompok Basri Sangaji saat itu sedang menagih seorang pengusaha di rumahnya di kawasan Kemang itu, mendadak sang pengusaha itu menghubungi Hercules yang biasa ‘dipakainya’ untuk menagih utang pula.

“Hercules sempat ditembak beberapa kali, tapi dia hanya luka-luka saja dan bibirnya terluka karena terserempet peluru. Dia sempat menjalani perawatan cukup lama di sebuah rumah sakit di kawasan Kebon Jeruk Jakbar. Beberapa anak buah Hercules juga terluka, tapi dari kelompok Basri seorang anak buahnya terbunuh dan beberapa juga terluka,” tutupnya.

Selain jasa penagihan utang, kelompok Jhon Kei juga bergerak di bidang jasa pengawalan lahan dan tempat. Kelompok Jhon Kei semakin mendapatkan banyak ‘klien’ tatkala Basri Sangaji tewas terbunuh dan anggota keloompoknya tercerai berai. Padahal Basri Sangaji bersama kelompoknya memiliki nama besar pula dimana Basri CS pernah dipercaya terpidana kasus pembobol Bank BNI, Adrian Waworunto untuk menarik aset-asetnya. Tersiar kabar, Jamal Sangaji yang masih adik sepupu Basri yang jari-jari tangannya tertebas senjata tajam dalam peristiwa pembunuhan Basri menggantikan posisi Basri sebagai pimpinan dengan dibantu adiknya Ongen Sangaji.

Kelompok Jhon Kei pernah mendapat ‘order’ untuk menjaga lahan kosong di kawasan perumahan Permata Buana, Kembangan Jakarta Barat. Namun dalam menjalankan ‘tugas’ kelompok ini pernah mendapat serbuan dari kelompok Pendekar Banten yang merupakan bagian dari Persatuan Pendekar Persilatan Seni Budaya Banten Indonesia (PPPSBBI).

Sekedar diketahui, markas dan wilayah kerja mereka sebetulnya di Serang dan areal Provinsi Banten. Kepergian ratusan pendekar Banten itu ke Jakarta untuk menyerbu kelompok Jhon Kei pada 29 Mei 2005 ternyata di luar pengetahuan induk organisasinya. Kelompok penyerbu itu pun belum mengenal seluk-beluk Ibukota.

Akibatnya, seorang anggota Pendekar Banten bernama Jauhari tewas terbunuh dalam bentrokan itu. Selain itu sembilan anggota Pendekar Banten terluka dan 13 mobil dirusak. 3 SSK Brimob PMJ dibantu aparat Polres Jakarta Barat berhasil mengusir kedua kelompok yang bertikai dari areal lahan seluas 5.500 meter persegi di Perum Permata Buana Blok L/4, Kembangan Utara Jakbar. Namun buntut dari kasus ini, Jhon Kei hanya dimintakan keterangannya saja.

Sebuah sumber dari kalangan ini mengatakan kelompok penjaga lahan seperti kelompok Jhon Kei biasanya menempatkan anggotanya di lahan yang dipersengketakan. Besarnya honor disesuaikan dengan luasnya lahan, siapa pemiliknya, dan siapa lawan yang akan dihadapinya

“Semakin kuat lawan itu, semakin besar pula biaya pengamanannya. Kisaran nominal upahnya, bisa mencapai milyaran rupiah. Perjanjian honor atau upah dibuat antara pemilik lahan atau pihak yang mengklaim lahan itu milikya dengan pihak pengaman. Perjanjian itu bisa termasuk ongkos operasi sehari-hari bisa juga diluarnya, misalnya untuk sebuah lahan sengketa diperlukan 50 orang penjaga maka untuk logistik diperlukan Rp 100 ribu per orang per hari, maka harus disediakan Rp 5 juta/hari atau langsung Rp 150 juta untuk sebulan.

Selain pengamanan lahan sengketa, ada pula pengamanan asset yang diincar pihak lain maupun menjaga lokasi hiburan malam dari ancaman pengunjung yang membikin onar maupun ancaman pemerasan dengan dalih ‘jasa pengamanan’ oleh kelompok lain, walau begitu tapi tetap saja mekanisme kerja dan pembayarannya sama dengan pengamanan lahan sengketa.

Mafia preman ibu kota SEREM GAN....

Sumber



ane ngarepin

tapi jangan
[/QUOTE]


sumbangan: RATE BINTANG LIMA
0
Tampilkan isi Thread
Halaman 46 dari 261
mengenal JOHN KEI " BIG BOSS" paling serem di Jakarta
19-02-2012 16:05
wuuuiiik ngeri bgt nih gan emoticon-Takut emoticon-Takut smpek penangkapannya aja di iring2 in gitu
0 0
0
mengenal JOHN KEI " BIG BOSS" paling serem di Jakarta
19-02-2012 16:05
haalllaahhhhhh...ada apanya si john keyemoticon-Najisemoticon-Najisemoticon-Najisemoticon-Najis

berani ga lawan yang ini....kalo berani,ane beri ipad
mengenal JOHN KEI " BIG BOSS" paling serem di Jakarta

emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak

tembak aja jidat nya...biar mampus

bereskan.....emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
0 0
0
mengenal JOHN KEI " BIG BOSS" paling serem di Jakarta
19-02-2012 16:05
Ngeri juga yah kalo emang bener kelompok2 org serem itu jadi debt collectr.....
0 0
0
mengenal JOHN KEI " BIG BOSS" paling serem di Jakarta
19-02-2012 16:05
jakarta keras ye, untuk apa coba berebut kekuasaan di jakarta ye gan
emoticon-Rate 5 Star
0 0
0
mengenal JOHN KEI " BIG BOSS" paling serem di Jakarta
19-02-2012 16:05
gan, ane mw ksh tw aj. ane skrg kuliah di Saint Mary International Jakarta.
nah yg pny itu ketua preman daerah Tanah Abang, namanya Hercules.
skrg sih dy uda tobat gan.
0 0
0
mengenal JOHN KEI " BIG BOSS" paling serem di Jakarta
19-02-2012 16:06
Ngeri komisi bisa sampai 80% emoticon-EEK!:
Gila malah kaya yakuza aja ini emoticon-Takut (S)
0 0
0
mengenal JOHN KEI " BIG BOSS" paling serem di Jakarta
19-02-2012 16:06
Gw bingung, padahal Jhon Kei udah banyak uangnya ya, tp kok gak pergi ke klinik perawatan wajah bia cakepan dikit...emoticon-Ngacir2emoticon-Ngacir2
0 0
0
mengenal JOHN KEI " BIG BOSS" paling serem di Jakarta
19-02-2012 16:07
kalo ma FPI gasaaaaaaaaaaaaakk...
tak bersisa
0 0
0
mengenal JOHN KEI " BIG BOSS" paling serem di Jakarta
19-02-2012 16:07
Quote:Original Posted By RobertDabadboy
biasa aja. jgn ngeliat orang serem dari mukanya gan
jgn pernah takut, sama preman sekalipun
masa takut preman, sama2 makan nasi toh
kalah menang urusan belakangan
yang penting hajar dulu
yang ane tau, reman beraninya pas lagi nongkrong rame2 sama kelompoknya
tapi pas lagi sendiri langsung manut2 kaya sapi ompong
karna dia sadar dia banyak musuh

ane pernah dipalak 3 orang dijalan mlm2, pas ane pake motor
mereka bertiga berhentiin ane
pertama ane kasi aj tu HP
berhubung ane ga rela, ane cek bagasi motor
untung ada obeng gan
ane kejar balik dah tu preman2 tolol
ane tusuk bahu dari belakang yang pegang hp
hp jatoh, ane ambil hp ane trus temennya yang dua langsung lari balik arah
yang satunnya lagi meringis kesakitan gan
gw maki dah tu dua reman sambil lari
semenjak kejadian itu ane selalu bawa obeng gan kalo kmn2
emoticon-fuckbuat preman. JANGAN TAKUT GAN


widih agan yang satu ini gokil hhahahahaha sebuah pencerahan dan motivasi untuk berani emoticon-Ngakakemoticon-2 Jempolemoticon-2 Jempol
0 0
0
mengenal JOHN KEI " BIG BOSS" paling serem di Jakarta
19-02-2012 16:08
Mana nih kaskuser yg orng tytyan indah..absen lah!!emoticon-Blue Guy Smile (S) ..kebeneran ane 1 komplek nih sama bung jhon, orngnya baek kok sering sepedahan pagi-pagi dan masih nyapa warga..komplek ane jadi aman2 aja..hhehe!!cuman yg songong anak buahnya..klo baru dateng dari kampung ke bekasi songongnnya mnta ampunemoticon-Cape d... (S), klo yg uudah lama tinggal di bekasi anak buagnya sopan dan segen sama warga,,mesti di tatar dulu kali sama bung jhon!! klo anak buahnya bikin onar di tytyan hukumannya di setrum..hahaha dan klo bung jhon lagi pusing suka nembak anjingnnyaemoticon-Blue Guy Peace..

yg bilang berani sama doi monggo dateng ke tytyan..datengin kerumahnya aja emoticon-Malu (S)emoticon-Malu (S)

FYI anaknya yg cewe cantik bgt lhoemoticon-Kissemoticon-Kissemoticon-Kiss...tpi ga ada yg brani pacarin emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
0 0
0
mengenal JOHN KEI " BIG BOSS" paling serem di Jakarta
19-02-2012 16:08
dari ngeliat namanya, apalagi mukanya... serem banget gan!!!
ane nggak berani ketemu nih orang!! emoticon-Takut emoticon-Takut
0 0
0
mengenal JOHN KEI " BIG BOSS" paling serem di Jakarta
19-02-2012 16:08
buset mafia kayak di amrik aja nih gan emoticon-Takut
0 0
0
mengenal JOHN KEI " BIG BOSS" paling serem di Jakarta
19-02-2012 16:08
kalo antar preman berperang layaknya mafia di tipi tipi Taiwan,bakalan kayak apa yah..?emoticon-Cape d... (S)
0 0
0
mengenal JOHN KEI " BIG BOSS" paling serem di Jakarta
19-02-2012 16:08
paling2 hasil
putusan pengadilan nanti >>>> bebas <<<<<<<
dasar indo emoticon-Cape d... (S)
0 0
0
mengenal JOHN KEI " BIG BOSS" paling serem di Jakarta
19-02-2012 16:08
abisin aja orang kayak gini...meresahkan masyarakat..
0 0
0
mengenal JOHN KEI " BIG BOSS" paling serem di Jakarta
19-02-2012 16:08
Quote:Original Posted By chris208
jaman pak harto dulu yang beginian kaya nya ga ada deh emoticon-Embarrassment


heuhueu iya, langsung menghilang sekeluarga tanpa jejak
0 0
0
mengenal JOHN KEI " BIG BOSS" paling serem di Jakarta
19-02-2012 16:09
Widiw.. seremnya emoticon-Takut
0 0
0
mengenal JOHN KEI " BIG BOSS" paling serem di Jakarta
19-02-2012 16:09
Quote:seremmm gan sama antek anteknya
0 0
0
mengenal JOHN KEI " BIG BOSS" paling serem di Jakarta
19-02-2012 16:10
-----
0 0
0
Halaman 46 dari 261
icon-hot-thread
Hot Threads
Copyright © 2019, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia