Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

  • Beranda
  • ...
  • Bisnis
  • [Share] PlusMinus Jadi Reseller/membuat produk sendiri

KamekameAvatar border
TS
Kamekame
[Share] PlusMinus Jadi Reseller/membuat produk sendiri
Baikkah menjadi reseller produk? Bisa ya bisa tidak sebab setiap keputusan bisa kita lihat berbagai sudut pandang yang berbeda.
Namun dengan catatan bahwa sudut pandang yang kita jadikan pertimbangan haruslah dari wawasan yang luas dan visioner.
Kita membenarkan tindakan bukan karena ada satu hal kecil yang menarik tetapi juga harus mempertimbangkan sisi lain yang lebih jauh dalam keputusan tersebut.
Sekarang mari kita bahas satu persatu perbandingan antara Membuat produk sendiri dengan dengan menjadi Reseller;

Menjadi reseller

Spoiler for keuntungan:


Spoiler for kekurangan:


Membuat produk sendiri

Spoiler for keuntungan:


Spoiler for kekurangan:



Sebenarnya masih banyak plus minus yang lain dalam urusan membuat produk sendiri atau menjadi reseller, namun contoh di atas paling tidak sudah bisa mewakili. Nah…. sekarang pilihan manakah yang akan anda ambil dan pertahankan? Keputusan ada di tangan anda. Bisa jadi saat ini anda sudah menjalankan produk reseller, lanjutkan saja.
Beberapa asumsi dari saya yang mungkin baik untuk anda pertimbangkan mengenai reseller dan membuat produk;
  1. Jika menjadi reseller maka sebisa mungkin anda harus mengejar produk yang paling laris, dan begitu memiliki hak reseller anda harus melakukan bomber promosi sehingga anda sudah berhasil menjual banyak dan ketika produk tersebut sudah mulai tidak laku anda sudah mendapat banyak keuntungan.

  2. Carilah produk yang diminati dalam jangka waktu panjang, kalau bisa dibutuhkan sepenjang masa dan terupdate. Contoh ebook :” Panduan servis Nokia n 70” dan ebook ; “Cara Mendapatkan Uang dari Internet”. Menurut anda kedua ebook ini mana yang lebih lama dibutuhkan ?.

  3. Pikirkan ide lain yang bisa muncul dari produk reseller yang anda jual, misalnya produk yang satu tentang tutorial website, produk yang satu tentang SEO, produk yang satunya lagi tentang rahasia mencari uang diinternet. Nah sekarang bagaimana kalau ketiga buku ini anda praktekkan dan kemudian anda membuat produk sendiri dengan gabungan ketiga ide tersebut.

  4. Jangan terlalu lama menggantungkan nasib anda pada orang lain. Menjual produk orang lain (bukan PPC) artinya selamanya nasib kita ditentukan oleh pemilik produk. Artinya selama kita menjadi reseller penuh maka jangan tersinggung kalau saya katakan selama itu pula anda hanya akan selalu mengekor pada produk orang lain. Dengan demikian kita selamanya akan menjadi orang nomor 2 dan tidak pernah jadi orang nomor satu dalam urusan produksi produk.

  5. Jangankan 2 tahun, 1 tahun menjadi blogger anda sudah bisa membuat produk sendiri berupa ebook misalnya, tetapi dengan syarat anda belajar serius.

  6. Karena membuat produk sendiri bukan pekerjaan gampang maka dibutuhkan kesabaran, keuletan, dan ketelitian ibarat orang memancing ikan.

  7. Jika anda menjual produk reseller, juallah pada blog/website yang tidak menggunakan nama domain dengan nama anda sediri. Mengapa? Supaya jika suatu hari anda membuat produk sendiri, produk tersebut tidak dibayang-bayangi oleh produk orang lain.


Nah saya pikir sampai disini saja dulu, kelihatannya sudah mulai rumit untuk dicernah. Moga-moga bermanfaat bagi anda. Setelah membaca artikel ini, saya persilahkan menuju ruang komentar….hehehe perjamuan ‘kali ya. Salam sukses !

Quote:


================================================
mampir di thread ane yg lain ya gan Konflik indo malay[Video added]
================================================


Powered by : kamekame
sumber disini
Polling
0 suara
Pilih mana nih?
0
34.4K
495
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Bisnis
BisnisKASKUS Official
70.1KThread11.7KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.